
Setiba nya di dalam apartemen milik Alnord, saat ini pria tampan itu langsung membuka jas nya dan membuang nya dengan asal
Dia mulai berteriak serta melompat lompat layak nya seperti anak kecil yang baru saja memenangkan hadiah...
"Haha....., aku tidak pernah menyangka jika aku bisa melakukan ini semua"
Ujar nya bahagia, Alnord masih merasa tegang dan juga berdebar kencang, walaupun tidak bisa mengungkapkan kata kata nya dengan ucapan yang romantis dan juga berterus terang, tapi Alnord sudah bisa mengatakan jika dia akan menikahi Arabella serta mengklaim jika Arabella adalah milik nya seorang...
"Gila...., akhirnya aku bisa mengatakan isi hati ku yang sebenarnya, jujur saat bersama Arabella dahulu, aku tidak pernah seperti ini, bahkan aku bisa bersikap biasa biasa saja, tapi kenapa saat bersama wanita kampungan itu, aku menjadi nervous dan juga kaku..., benar benar sudah gila"
Ujar nya mengejek diri nya sendiri, tak lama kemudian terdengar suara Handphone yang bergetar di balik saku celana nya,
Dengan cepat, Alnord pun langsung mengangkat panggilan tersebut..
"Hallo.., bagaimana..? "
"Tuan satu harian ini aku sudah melakukan perintah yang tuan berikan, tapi... aku tidak bisa mendapatkan hasil apapun tuan"
Ucap seseorang di sebarang sana dengan raut wajah panik
"Apa maksud mu..? bukan kah kau hanya mencari tahu siapa itu Amelia"
"Iya..., aku telah melakukan nya tuan, dan aku sudah mendatangi yayasan panti tempat dimana Amelia di besarkan, tapi disana aku tidak bisa menemukan informasi apapun tuan, "
"Apa maksud mu Jo..? bagaimana mungkin Amelia tidak memiliki informasi apa apa, jika pun dia dibuang, pasti tetap akan ada riwayat tentang itu"
"Iya... tapi mereka tidak mengatakan hal seperti itu tuan, ibu panti hanya mengatakan jika pemilik panti yang mengurus Amelia dia telah meninggal dunia tepat 2 tahun yang lalu"
"Lalu..., bagaimana dengan data yang lain nya, atau pun pengurus yang lain nya, tidak mungkin jika tidak ada informasi apa pun Jo"
"Anda benar tuan, tapi menurut yang saya dengar, Amelia adalah anak yang di sayangi oleh salah satu donatur kaya, karena dia juga lah yayasan panti menjadi hidup sejahtera dan tak kekurangan apa pun"
"Benarkah...! siapa donatur itu Jo..?"
"Aaron Rodrigues tuan"
__ADS_1
"Apa.....!!! bukan kah dia mertua Amelia, papa dari Devian, kenapa pria tua itu bisa menemukan Amelia sejak Amelia kecil, dan dia juga menjodohkan Amelia dengan putra nya sendiri, tidak mungkin jika ini hanya karena rasa suka biasa Jo.. "
"Anda benar tuan, saya juga sependapat dengan pemikiran anda"
"Okey.., sekarang tugas mu, cari tahu alasan paman Aaron bisa menyanyangi dan menjodohkan Amelia dengan putra nya, aku yakin dia tidak akan melakukan hal yang tidak menguntungkan untuk nya, aku sangat tahu bagaimana sifat keluarga Rodrigues itu, mereka akan selalu melakukan hal yang mereka anggap menguntungkan, apapun resiko nya, "
"Baik tuan, saya dan tim yang lain akan segera bergerak"
Setelah panggilan itu mati, Alnord langsung kembali duduk di kursi tamu nya, dia benar benar merasa curiga dengan keluarga Rodrigues yang mau menerima wanita jelek seperti Amelia menjadi menantu di keluarga kaya tersebut...
"Aku harus membongkar semua nya, aku merasa janggal dengan kebaikan yang paman Aaron berikan untuk Amelia, "
Ujar Alnord, setelah itu, dia kembali menatap dua video yang sudah tersimpan di dalam handphone milik nya..
Video tersebut benar benar alat untuk menghancurkan Devian, dan salah satu video itu akan Devian publikasikan agar popularitas mereka berdua jatuh di mata publik...
"Dasar wanita sampah, aku rasa kalian berdua benar benar cocok dan serasi, sama sama tidak mempunyai malu"
Ujar Alnord, setelah itu dia langsung bangkit dari duduknya berjalan menuju ke lantai dua kamar nya...
Sedangkan di rumah milik keluarga Martinez, saat ini telah terjadi pembicaraan serius antara ibu dan anak,
Bibi sonya, mendatangi kamar putra nya untuk segera menanyakan apakah putra nya itu sudah menemukan bukti atas pembunuhan yang Edward lakukan dengan Arabella..
"Jadi bagaimana Edward, apakah kau sudah mendapatkan bukti itu? "
Tanya bibi Sonya penasaran, sedangkan Edward langsung meraup wajah nya dengan kasar, sudah berulang kali dia mengutus orang nya untuk masuk ke dalam apartemen milik Alnord, tapi setiap kali dia mengutus orang suruhan nya itu, maka orang tersebut pun hilang tak ada kabar..
"Aku sudah berusaha untuk mengutus orang ku masuk ke dalam apartemen Alnord ma, tapi lagi lagi mereka hilang tanpa kabar"
Jelas Edward membuat bibi Sonya merasa sangat terkejut..
"Apa maksud mu Edward, kenapa bisa begitu? "
"Aku juga tidak tahu ma, aku rasa Alnord telah mengutus para pengawal nya untuk melumpuhkan orang orang suruhan ku"
__ADS_1
"Benarkah...! bukan kah kita sudah membayar mahal para pengawal Alnord agar mau bekerja sama dengan kita, apakah mereka berkhianat Edward? "
"Aku rasa tidak ma, karena mereka selalu setia menjalankan semua misi yang kita perintahkan, aku curiga jika Alnord sebenarnya mempunyai kelompok mafia atau pun Geng yang dia bentuk untuk membantu diri nya, tapi itu masih kecurigaan ku saja ma, karena aku belum bisa membuktikan kebenaran nya"
Jelas Edward membuat bibi Sonya langsung duduk di samping tubuh Edward..
"Edward, jangan sampai Alnord berhasil menikahi Arabella, karena jika itu terjadi maka kita tidak akan bisa mengambil kembali harta dari keluarga Martinez yang jatuh ke tangan nya Edward"
"Mama benar, lalu apa yang harus aku lakukan sekarang ma, aku benar benar pusing ma"
Ucap Edward frustasi, dia menjadi serba salah, karena mama nya yang sedari dulu terus saja menekan Edward untuk merebut semua milik Alnord,
"Bagaimana jika kau kembali mendekati Arabella, mama Yakin dia akan terpesona dengan diri mu sayang"
"Kenapa mama sangat yakin, aku rasa Arabella telah membenci ku saat ini, karena aku telah berusaha untuk menghabisi nya"
"Sayang..., Arabella itu wanita yang baik hati, mama yakin, dia sudah memaafkan semua perbuatan mu di masa lalu, coba lah lagi mendekati Arabella dengan cara halus, mama yakin dia akan mau menerima mu"
Rayu bibi Sonya membuat Edward menjadi bersemangat kembali,
"Baiklah ma, aku akan berusaha untuk mendekati Arabella kembali"
Jawab Edward tersenyum,
"Bagus sayang, mama akan membantu mu agar lebih mudah untuk meyakinkan Arabella jika kau lah yang pantas untuk nya"
"Terimakasih ma, karena selalu mensuport ku "
"Tentu sayang, apa pun akan mama lakukan asal kau bahagia"
Ucap bibi Sonya memeluk tubuh putra nya, tanpa dia ketahui jika di balik dinding saat ini sudah ada pria paruh baya yang mendengar dan melihat pembicaraan mereka berdua..
"Sonya..., kenapa kau tidak mengerti juga, sepertinya peringatan ku yang kemarin aku katakan kepada mu, tidak lah kau dengar, apa kau ingin membuat putra kita hancur dengan ulah nya sendiri, kau benar benar membuat ku marah Sonya"
Gumam pria paruh baya tersebut yang tak lain adalah paman Boby....
__ADS_1