
Sesampainya di dalam ruangan lantai bawah yang tertutup, Devian langsung mengunci pintu dengan rapat dan menampar pipi Alexa hingga membuat wanita tersebut jatuh terperanjat di atas lantai...
Plakkk....
"Akhhh...... "
Teriak Alexa menahan rasa sakit di wajah dan juga bokongnya, setelah itu dia pun menatap wajah Devian sambil memegang pipi nya yang terasa perih akibat terkena tamparan...
"Apa yang kau lakukan Devian!! ""
Tanya Alexa tidak Terima, membuat Devian kembali mendatangi nya dan mencengkram kedua rahang pipi Alexa dengan kuat...
"Itu belum seberapa Alexa...! dengan apa yang kau lakukan barusan di depan para wartawan, apa kau sudah gila saat ini, sehingga kau dengan sadar membuka sendiri hubungan gelap kita hah....! "
"Aku sadar Devian, semua aku lakukan karena kau tidak menganggap ku di depan mereka para wartawan, apa kau tahu, jika ucapan mu itu juga akan menghancurkan karir ku,! dan kau... kau pergi kemana selama ini, kenapa kau tidak mencari ku Devian"
Ucap Alexa mencoba berbicara, dengan terbata bata, menahan sakit akibat cengkraman dari tangan Devian...
Pria itu langsung melepaskan cengkraman nya dan berdiri dengan perasaan sangat kesal...
Dia kembali menatap wajah Alexa dengan tatapan tajam
"Memang nya untuk apa aku mencari mu, bukan kah kau berada di Apartemen mu selama ini, seperti yang sudah aku perintahkan, "
"Tidak Devian..., aku keluar dari Apartemen dengan bantuan papa ku, tapi saat aku akan menaiki mobil, Tiba-tiba saja ada yang mendekap ku dari belakang, aku di culik oleh orang orang berpakaian serba hitam Devian... apakah kau tahu jika aku benar-benar menderita beberapa hari ini hah...! "
"Tidak... kau pasti bercanda bukan...? memang nya siapa yang mau menculik mu, bukan kah selama ini kita tidak memiliki musuh...? "
Tanya Devian penasaran sambil terus berfikir
"Aku berbicara yang sebenarnya Devian, bahkan mereka mengancam akan membunuh ku jika aku sampai berani melawan"
__ADS_1
"Haha.... jika kau memang di culik, lalu mengapa saat ini kau bisa berada disini Hah...! apa kau pikir aku ini bodoh Alexa...! "
"Percayalah pada ku Dev, aku bisa berada disini karena mereka yang memberi tahu tentang konfrensi pers yang sedang kau lakukan, mereka mengatakan jika aku harus mengakui semua hubungan gelap ku dengan mu, bahkan aku harus mengatakan jika aku sedang hamil saat ini, agar publik mengetahui hubungan kita, aku rasa ini tidak merugikan untuk ku, jadi aku menyetujui permintaan mereka... "
Plakkk......
"Dasar wanita bodoh..., kenapa kau selalu berfikir untuk keuntungan diri mu sendiri hah...! apa kau tidak pernah berfikir dampak nya untuk karir dan usaha ku, kau benar benar mengecewakan Alexa"
Devian berjongkok kembali di depan Alexa, sedangkan Alexa mulai tersenyum tipis menatap wajah Devian yang berada dekat dengan wajah nya...
"Mungkin kau lupa satu hal Devian..., jika kita adalah satu, kau tidak bisa meninggalkan ku begitu saja, karena saat ini publik sudah mengetahui berita kehamilan ku"
"Kau.... kau benar benar wanita iblish Alexa... Akhhh...... aku sangat membenci mu Alexa"
Teriak Devian sambil berdiri kembali, dia mulai bingung dan mondar mandir di dalam ruangan tersebut..
Sedangkan Alexa masih betah duduk di lantai dengan memasang senyum kepuasan..
Saat ini Devian sedang mencerna kembali semua yang terjadi kepada diri nya, dan satu kesimpulan yang dia temukan, seperti nya ada seseorang yang memang sengaja ingin menghancurkan diri nya...
Ujar Devian yang mulai menyadari kejanggalan disetiap kejadian yang dia alami,
Alexa langsung bangkit berdiri dan tanpa menunggu persetujuan, dia langsung memeluk tubuh Devian dari arah belakang...
"Kau sadar bukan..! jika kau tidak bisa tanpa aku Devian, kita sudah terbiasa dalam melakukan apapun secara bersama sama, dan saat ini, kau sedang memiliki musuh yang belum diketahui siapa orang nya, maka hanya aku yang bisa membantu mu Devian"
Rayu Alexa dengan tak tahu malu, dia mulai meraba seluruh dada bidang tubuh Devian, hingga membuat Devian terdiam membisu...
Merasa jika Devian hanya diam dan menerima nya kembali, Alexa pun tidak melewati kesempatan tersebut, tangan nya yang nakal mulai dia arahkan ke daerah bawah yang sudah tegak berdiri dengan sangat kokoh, dan Alexa langsung meremas tongkat sakti milik Devian yang sudah 2 minggu ini tidak pernah lagi menyentuh dirinya..
"Alexa apa yang kau lakukan...? " tanya Devian menahan gairah nya...
__ADS_1
"Menurut mu apa sayang...? aku tahu jika kau pasti sangat merindukan belaian ku ini, jangan mencoba untuk menjauhi ku sayang , karena kau tidak akan mampu"
Jawab Alexa terus menambah gerakkan nya, dia menaikturunkan tangan nya tepat di atas tongkat ajaib yang masih berada di balik celana hitam tersebut...
"Alexa, kau benar benar sudah gila"
Teriak Devian tak tahan, dan dengan cepat pria itu langsung memutar tubuh nya dan mendekap tubuh Alexa, dia mencumbu bibir itu dengan Sangat buas dan bergairah, begitu pun dengan Alexa yang tak kalah bergairah membalas perlakuan Devian...
Hingga detik kemudian, mereka sudah polos seperti bayi, dan kegiatan bercocok tanam pun, tidak dapat terhindar kan lagi.....
***
Sedangkan di perusahaan utama Rodrigues, papa Aaron baru saja menyaksikan berita yang sedikit dia lewat kan...
Awal nya pria tua itu tersenyum senang saat melihat para suruhan nya mulai bekerja dengan sangat baik, bahkan Putra nya pun sangat pintar dalam bersandiwara...
Hingga di akhir video, terjadi sesuatu yang membuat pria paruh baya tersebut menatap tajam ke arah Layar laptop milik nya...
Dia meremas tangan nya dengan sangat kuat, sungguh rasa nya dia sangat ingin menghabisi wanita j*l*ng tersebut
"Bangsat..., kenapa dia bisa datang dengan tiba-tiba, bukan kah aku sudah mengutus anak buah ku untuk menghalau diri nya..., jika begini, nama ku juga akan ikut hancur,.... apa sebenarnya yang di lakukan oleh para anak buah ku? "
Tanya papa Aaron kesal, dengan cepat pria itu langsung menghubungi salah satu dari anak buah nya tersebut...
"Hallo...,tuan besar"
Jawab mereka dengan nada panik
"Apa yang kau lakukan bersama kelima teman mu hah! bukan kah sudah aku peringatkan untuk menjaga ketat wilayah kantor dari wanita j*l*ng itu saat Putra ku sedang melakukan konfrensi pers, lalu kenapa kalian bisa kecolongan begini bodoh"
"Maaf Tuan besar, tapi... sebelum nona Alexa datang, kami sudah diserang oleh kelompok pria berbaju hitam Tuan, mereka mendekap kami dengan sapu tangan yang terdapat bius di dalam nya, dan menempatkan kami di sebuah gudang tidak berpenghuni, bahkan saat ini kami masih berada di tempat ini tuan"
__ADS_1
Jelas salah satu anak buah papa Aaron, sedangkan pria tua itu langsung membulatkan mata nya ketika mendengar penjelasan dari anak buah nya tersebut...
"Apa maksud perkataan mu hah! apakah kalian diserang diam diam oleh kelompok orang, siapa mereka,? kenapa kita tidak menyadari nya jika ada musuh yang sedang mengintai teriak papa Aaron panik dan kesal...