
Sesampainya di depan kamar tersebut, nenek Maria langsung membuka pintu dengan sangat perlahan,
Selama bertahun-tahun lama nya, nenek Maria selalu membersihkan kamar tersebut, dahulu ketika kepergian Antonio beberapa Minggu dari rumah itu,
Nenek Maria berharap agar kamar yang sedang dia bersihkan itu bisa Terisi kembali oleh pemilik nya,
Tapi setelah mendengar kabar kematian Antonio bersama istri nya, nenek Maria kembali berharap jika putri dari mereka berdua bisa datang ke rumah itu dan tidur di kamar milik Antonio bersama istri nya tersebut...
"Apakah ini kamar ayah dan ibu ku nek? "
Tanya Arabella mengejutkan lamunan nenek Maria, dengan cepat wanita tua itu langsung menganggukan kepala nya,
Arabella yang menatap ke arah wajah nenek Maria yang sudah menetes kan air mata pun kini langsung memeluk tubuh tua renta tersebut...
"Hiks... hiks.... walaupun terlambat, setidaknya aku bisa mengunjungi kamar kedua orang tua ku nek.., aku benar-benar senang dan juga sedih saat ini nek"
Ucap Arabella di dalam pelukkan nenek Maria,
"Yang sabar ya nak, kau adalah wanita yang kuat dan juga hebat, kau mampu bertahan di saat orang orang jahat itu berusaha menzalimi mu nak.. "
"Iya.., aku benar-benar sudah mendapatkan cobaan yang begitu berat nek, dan sebenarnya ada satu hal yang masih kami rahasia kan kepada nenek dan juga kakek"
"Apa itu nak..? katakan lah kepada nenek, anggap aku sebagai nenek mu sendiri nak,sama seperti kedua orang tua mu yang sudah menganggap ku sebagai ibu kandung nya sendiri... "
Ujar nenek Maria yang kini sudah melerai pelukkan nya di tubuh Arabella...
Dengan cepat Arabella langsung menatap wajah Alnord, dia meminta izin untuk mengatakan hal yang sebenarnya yang sudah terjadi kepada diri nya beberapa bulan ini...
Alnord yang di tatap oleh Arabella pun langsung mengangguk kan kepala nya, sebagai tanda jika dia mengizinkan untuk Arabella membuka rahasia yang mereka simpan dari semua orang...
__ADS_1
Alnord langsung menutup pintu kamar itu dengan rapat, dia ingin jika rahasia ini hanya diketahui oleh nenek Maria saja...
"Sekarang kau bisa mengatakan nya Ara"
Ucap Alnord kepada Arabella
Arabella langsung menuntun tangan Nenek Maria untuk duduk di atas ranjang, dia memegang tangan tua renta itu dengan air mata yang ingin segera tumpah...
"Nek..., sebenernya kejahatan paman Aaron tidak dia berikan kepada ayah dan ibu ku saja, tapi dia juga sudah membuat hidup ku menderita, bahkan aku hampir kehilangan nyawa ku nek"
Ucap Arabella menangis, sedangkan nenek Maria mulai terkejut setengah mati dengan apa yang Arabella ucapkan barusan...
"Apa..., bagaimana bisa terjadi Amelia, bukan kah kau dan nak Alnord...! "
"Tidak nenek, aku baru beberapa bulan saja bertemu dengan Alnord, dan dia lah yang sudah menyelamatkan aku dari kematian itu nenek, "
"Ya tuhan.., malang sekali nasib mu itu Amelia"
"Nenek,sebenarnya istri paman Aaron lah yang menaruh aku ke dalam panti asuhan, dan setelah beberapa tahun kemudian, baru paman Aaron datang ke panti untuk menjadi donatur tetap disana, dia sangat dekat dengan ku nek, dia seperti ayah bagi ku yang selalu memperhatikan ku layak nya anak sendiri, hingga sampai aku berumur 21 tahun, paman Aaron menyuruh ku agar mau menikah dengan putra nya yang bernama Devian Rodrigues, hingga setelah pernikahan selesai di lakukan, mereka mulai menyiksa jasmani dan juga rohani ku nenek, hanya paman Aaron yang selalu baik kepada,hingga setelah satu tahun pernikahan , Devian ketahuan berselingkuh di rumah kami, dan aku melihat nya sendiri nenek, kami bertengkar dengan sangat hebat mengakibatkan kepala ku terluka terkena pukulan dari botol kaca, setelah kejadian itu aku langsung kabur untuk keluar dari rumah,dengan menggunakan mobil milik Devian, awal nya aku mengira, jika aku sudah selamat dari kejahatan mereka berdua, tapi ternyata aku salah nenek, Devian dan selingkuhhan nya menabrak mobil ku dari belakang dengan sangat kuat, membuat mobil ku terjun bebas ke dalam lautan"
"Ya Tuhan... tega sekali mereka kepada mu nak, kau adalah orang baik, kenapa kau mendapatkan cobaan yang begitu berat, lalu apa yang tejadi dengan mu selanjutnya nak? siapa orang yang telah menolong mu? "
"Alnord yang telah menolong ku nek, dia mengerahkan anak buah nya untuk menyelamatkan aku, dan apa nenek tahu, setelah kecelakaan itu, wajah ku menjadi rusak sangat parah, bahkan jika aku hidup pun, aku akan mengalami wajah yang Cacat sehingga Alnord memilih jalan untuk mengoperasi wajah ku nenek "
"Apa..., ! jadi wajah mu sekarang telah berubah maksud mu nak? "
"Iya nenek, aku memakai wajah mantan kekasih Alnord yang telah di bunuh Oleh seseorang, sebenarnya kami memiliki tujuan yang sama yaitu ingin membalaskan dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti kami berdua nek"
"Baiklah... nenek mengerti sekarang, apakah nenek bisa melihat wajah mu itu nak Amelia? "
__ADS_1
"Tentu nek, aku akan memperlihatkan wajah ku kepada nenek"
Ucap Arabella mulai membuka masker milik nya, ..
Nenek Maria langsung terpana melihat kecantikan yang dimiliki oleh Amelia saat ini, dia sudah melihat bagaimana wajah Amelia yang asli di dalam foto, dan jika dibandingkan dengan wajah Amelia saat ini, hasil nya benar benar sangat lah berbeda jauh..
"Ya Tuhan.., kau sangat cantik sayang, persis seperti seorang dewi"
"Terimakasih nenek, walaupun sebenarnya aku lebih menyukai wajah ku yang sebelumnya, tapi.. aku tidak bisa menggunakan identitas asli ku itu nenek, Karena di mata dunia Amelia sudah mati karena kecelakaan, saat ini aku sedang menuntut balas kepada keluarga Rodrigues nenek, mereka harus mendapatkan ganjaran atas apa yang sudah mereka lakukan kepada ku"
"Iya, nenek mengerti maksud mu itu nak, sekarang nenek akan mendukung mu, kau harus bisa memberikan keadilan kepada diri mu sendiri dan juga orang tua mu, semangat lah Amelia, orang yang berada di jalan yang benar pasti akan menjadi pemenang nya"
Ucap nenek Maria memberi semangat, Arabella kembali memeluk tubuh wanita itu dengan erat Akhirnya dia memiliki keluarga yang tulus menyanyangi diri nya..
"Terimakasih nenek, aku sangat bahagia saat ini"
Ucap nya tulus setelah berpelukan nenek Maria langsung menatap ke arah Alnord
Pria tampan itu sedang berdiri menatap ke arah mereka berdua,
"Kemarilah nak Alnord, aku ingin mengatakan sesuatu kepada mu"
Dengan cepat Alnord langsung melangkah kan kaki nya mendekati nenek Maria,
"Ada apa nenek? "
"Nak Alnord, aku sangat percaya kepada mu, jika kau memang tulus mencinta Amelia , pesan nenek, tolong kau jaga Amelia dari orang orang yang tidak menyukai nya, nenek mohon, lindungi dia semampu nak, karena dia sudah merasakan penderitaan sejak dia masih kecil"
"Iya, aku berjanji kepada nenek, akan menjaga Amelia dan menjadikan dia sebagai pendamping hidupku yang akan aku cintai seumur hidup ku nenek, mohon doakan kami berdua, agar kami bisa mengalahkan para penjahat yang telah membuat kedua orang tua kami meninggal dunia"
__ADS_1
"Pasti... pasti aku akan mendoakan kalian berdua, semoga kalian bahagia selalu cucu ku,....
Ujar nenek Maria sambil menyatukan tangan Arabella dan juga Alnord... mereka saling menatap dengan senyum yang merekah di bibir masing-masing...