
Devian terlonjak kaget saat mendengar ucapan dari kedua satpam tersebut...
Bagaimana bisa seorang putra dari keluarga kaya seperti dirinya, kini tidak di anggap status nya oleh orang rendahan seperti mereka,
Apakah mungkin jika berita kebangkrutan perusahaan cabang milik nya sudah terdengar oleh orang lain, tapi tidak mungkin itu terjadi.. karena kejadian itu hanya di ketahui oleh para pekerja di kantor milik nya...
"Lepaskan tangan kotor kalian berdua dari tubuh ku"
Teriak Devian marah,
"Tidak, sebelum anda pergi dari sini, maka kami tindak akan melepaskan diri mu"
"Hey.. apakah kau gila, aku ini adalah klien penting dari bos kalian, aku sedang melakukan kerja sama dengan tuan Jack, dan kalian harus mempersilahkan aku untuk masuk"
Teriak Devian tidak mau kalah, kini dia sudah di lepaskan pegangan tangan nya oleh kedua satpam itu, dan Devian mulai merapikan kembali pakaian nya yang sudah tampak berantakan...
"Cih, dasar manusia rendahan, lihat saja jika aku sudah bertemu dengan tuan Jack, maka kalian adalah orang pertama yang akan aku pecat.. "
"Terserah tuan mau mengatakan apa, karena tuan tetap tidak boleh masuk kedalam"
"Hey..., kenapa kau tidak mengerti juga hah! "
Saat Devian berteriak dengan penuh emosi, Tiba-tiba saja pintu lobi kantor itu mulai terbuka dari dalam,
Devian dan juga kedua satpam tersebut mulai menatap ke arah pintu yang sudah terbuka dengan lebar..
Degggh.....
Devian melotot kan kedua mata nya, saat melihat ke arah depan, terlihat jika rival bisnis nya yang selama ini dia benci sedang berjalan keluar bersama dengan tuan Jack dan orang orang penting perusahaan itu,
Mereka saling bersalaman antara satu sama lain, dengan menyunggingkan senyum kebahagiaan...
"Terimakasih untuk kerja sama nya tuan Jack, saya akan melontarkan banyak dana untuk perusahaan anda"
Ucap Alnord dengan suara lantang membuat Devian bisa mendengar nya dengan jelas...
"Sama sama tuan Alnord, sungguh saya sangat bahagia karena bisa bekerja sama dengan perusahaan anda tuan, dan suatu kehormatan bisa menjadi partner anda dalam berbisnis. "
__ADS_1
Jawab tuan Jack menerima tangan Alnord, mereka saling bersalaman tepat di depan Devian berdiri, berpura-pura tidak melihat orang yang sedang menatap mereka dengan tatapan tajam...
"Bedebah kalian semua"
Teriak Devian yang sudah tidak dapat menahan emosi nya...
Alnord , tuan Jack dan juga orang orang penting yang ada di belakang mereka, mulai menatap ke arah asal suara...
Dan Alnord memasang senyum ramah nya ketika melihat siapa yang sedang berteriak ke arah mereka...
"Oh..., seperti nya anda kedatangan tamu spesial tuan Jack"
Ujar Alnord sambil berjalan ke arah Devian, dia memasukkan kedua tangan nya ke kantong celana dengan gaya yang sangat keren...
Sedangkan Tuan Jack, mulai memasang wajah sedikit panik, dia sungguh tidak menyangka jika Devian Rodrigues akan datang ke kantor milik nya...
"Cih..., jadi ini perkerjaan mu selama ini, aku rasa kau bisa nya hanya merebut milik orang lain, kau benar benar sudah mengibarkan bendera perang kepada ku Alnord sialan"
"Hahha..... kenapa kau sangat emosi dan marah marah seperti itu Devian, apakah kau tidak lelah berteriak terus menerus sedari tadi"
Alnord yang mengetahui niat dari Devian pun langsung menghindari pukulan tersebut...
Hingga pukulan itu meleset ke arah angin, Devian bertambah kesal akibat kelakuan Alnord yang tidak dapat dia pukul..
Dan lagi lagi Devian melayang kan tinju nya ke arah tubuh Alnord hingga detik kemudian....
"Aaghhhhh......... bangsat kau Alnord"
Terdengar suara jeritan dari mulut Devian, Alnord menangkis tangan Devian yang akan meninju nya dan langsung memutar tangan itu kebelakang tubuh nya sendiri...
Bisa di bayangkan bertapa sakit nya tangan Devian Saat ini karena sudah di putar paksa oleh Alnord...
"Kau mengenal ku Devian, aku paling tidak suka ada yang mencoba menyerang ku duluan, aku bisa saja menghabisi nyawa mu saat ini juga"
"Lepas brengsek, kenapa kau selalu menggangu ku Alnord, bahkan wanita ku pun kau sukai, dan sekarang kau mengambil klien yang akan bekerja sama dengan ku, apa mau mu sebenar nya hah? " tanya Devian sambil menahan sakit....
"Aku tidak merasa melakukan apa yang kau tuduhkan itu Devian, sekarang kau jangan menganggu ku, kau urus masalah mu bersama tuan Jack"
__ADS_1
Ucap Alnord sambil melepaskan pegangan tangan nya di punggung Devian...
Devian hampir saja terjatuh jika dia tidak mencoba untuk bertahan dari dorongan yang di lakukan oleh Alnord, setelah itu Alnord langsung berpamitan untuk pergi meninggalkan kantor tersebut...
Setelah kepergian Alnord dan juga asisten nya Bram...,
Kini tinggallah Devian dan juga tuan Jack yang saling menatap satu sama lain...
Devian memegang tangan nya terasa sakit sambil terus berjalan mendekati tuan Jack..
Sedangkan Tuan Jack mulai merasa panik, . pasal nya dia juga hanya direktur pilihan yang di tugas kan menjadi ketua di perusahaan tersebut , karena pemilik perusahaan se sebenarnya adalah Alnord Martinez...
"Apa maksud dari semua ini tuan Jack, kenapa kau tega menipu ku hah!
" Tuan Devian sebenarnya aku tidak pernah menipu mu, sebenarnya kegagalan kita dalam berbisnis itu adalah kesalahan mu sendiri, karena perusahaan mu sudah dalam masa kebangkrutan "
"Apa.... tutup mulut mu Jack, siapa yang mengatakan jika perusahaan ku sudah bangkrut hah" tanya Devian marah...
"Hahaha...... semua pembisnis sudah mengetahui nya Devian, bahkan mereka bisa meramal nya di saat kau pertama kali menjabat sebagai direktur di perusahaan itu, "
"Benarkah! lalu kenapa kau mau mengajak ku bekerja sama jika kau sudah mengetahui kualitas kerja ku,apa niat mu sebenarnya Hah? "
"Aku....,memang sengaja menjebak mu tuan Devian, karena aku ingin mengambil tanda tangan dari mu, yang kau lakukan secara sadar, sekarang kau pergilah dari sini, sebelum aku berbuat dengan kasar.. "
"Dasar penipu kau Jack, katakan yang sebenarnya, kenapa kau membutuhkan tanda tangan dari ku ! , apa rencana mu sebenarnya? "
"Wah... seperti nya kau sangat penasaran ya Devian, baiklah, aku akan memberikan mu sedikit rahasia, aku membutuhkan tanda tangan dari mu, Untuk mengurus surat perceraian kau dan juga mendiang Amelia, aku sengaja melakukan ini, karena aku adalah kerabat jauh dari nyonya Amelia"
"Cih.... dasar pembohong kau Jack, mana mungkin kau adalah kerabat dari Amelia, lagian apa untung nya juga kau melakukan semua itu ,mengurus surat perceraian orang yang sudah mati, apakah kau sudah gila, iya? "
"Terserah kau mau percaya atau tidak, satpam usir orang ini dari kantor ku"
"Baik tuan besar"
Jawab Mereka kompak langsung memegang kembali lengan tangan Devian
Devian terus memberontak dengan berteriak histeris, seperti nya dia benar benar sudah kehilangan harga diri nya saat ini
__ADS_1