Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Niat terselubung Devian


__ADS_3

Sedangkan di dalam bilik apartemen mewah, terdengar suara barang barang yang di banting dengan sangat keras..


Disertai suara jeritan dari seorang wanita yang tidak Terima atas perlakuan kekasih nya,


Alexa merasa marah setelah menerima amukan dari Devian, ya... pria tampan itu baru saja memarahi sang kekasih karena sudah berani mempublikasikan hubungan mereka di media dengan foto yang terlihat sangat intim


Dan karena foto itu juga lah, yang menyebabkan popularitas perusahaan Rodrigues menjadi sedikit merosot, bahkan jika berlangsung lama maka kerugian nya bisa mencapai ratusan dolar..


Tarrrr..........


Alexa melempar seluruh peralatan make up milik nya ke lantai kamar tersebut, membuat semua pecah dan berserakan..


"Cukup Devian..., aku sudah bosan dengan peraturan yang di buat oleh keluarga mu, bukan papa mu saja yang tidak merestui hubungan kita bahkan saat ini mama mu juga ikut ikutan melarang kau menjalin hubungan dengan ku kan"


"Itu semua karena ulah mu sendiri Alexa, bukan kah sudah aku katakan, agar kau mau bersabar,tapi apa yang kau lakukan hah..?! "


Teriak Devian menatap Alexa dengan nyalang, begitupun dengan Alexa yang tidak mau kalah...


Dengan cepat dia menjawab perkataan yang Devian ucapkan...


"Bulshit..... aku sudah tidak percaya dengan semua janji mu itu Devian, aku sudah sangat bersabar selama ini, asal kau tahu saja jika sebenarnya aku memang sengaja mempublikasikan hubungan kita, agar popularitas ku dapat naik di dunia Entertainment,dan lihat lah sekarang, karir ku menjadi menanjak tajam, jadi kau jangan khawatir dengan perusahaan Rodrigues, aku yakin besok juga para penanam saham akan melirik perusahaan mu untuk mengajak kerja sama"


Jelas Alexa dengan penuh percaya diri, sedangkan Devian langsung terkejut setelah mendengar penjelasan yang di ungkapkan oleh kekasih nya tersebut..


"Jadi kau sengaja melakukan ini semua Alexa...! "


"Iya, sudah tenanglah, aku yakin besok kau akan mendapatkan banyak kerja sama dari perusahaan ternama, mereka pasti ingin juga mendompleng popularitas yang engkau dapat kan Devian, "


"Baiklah, kali ini aku akan memaafkan mu, tapi jika semua prediksi mu itu salah, maka aku akan benar-benar murka terhadap mu Alexa... "


"Tidak akan Devian, sudah jangan marah marah lagi, bukan kah kau sangat lelah malam ini"


Ujar Alexa mulai merayu, dan kini dia sudah menggelayut manja di punggung Devian, membuat pria tersebut kembali tenang..


"Iya, aku memang lah sangat lelah Alexa, apa lagi setelah mendapat amukan dari papa dan juga mama, rasa nya kepala ku benar benar stres saat ini"


"Maaf, sayang..., karena aku kau jadi bulan bulanan amukan kedua orang tua mu"

__ADS_1


"Maka dari itu, mulai saat ini jika kau ingin melakukan sesuatu yang menyangkut hubungan kita, maka kau harus membicarakan nya terlebih dahulu dengan ku, agar aku tidak terkejut seperti saat ini Alexa"


Ucap Devian menatap Alexa, saat ini mereka sudah duduk di atas ranjang, dan dengan manja Alexa mulai mengangguk patuh atas apa yang Devian ucapkan...


"Baiklah, aku pasti akan menuruti apa kata mu Devian sayang"


Jawab Alexa tersenyum, saat ini mereka saling menatap satu sama lain, dan dengan cepat, Alexa mencondongkan wajah nya mendekati bibir Devian..


Alexa mencium bibir tersebut, dengan sangat bergairah, membuat Devian tidak dapat menolak dan ikut terbuai dengan apa yang Alexa lakukan..


Kini Alexa sudah bertengger indah di pangkuan Devian, mereka saling menyecap dan melilit satu sama lain, bermain lidah dan mengeksplor rongga mulut masing-masing, Devian yang mulai menegang pun mulai meremas kedua gundukan yang sudah sedikit mencuat kepermukaan, dia meremas bukit Indah tersebut dengan sedikit keras...


"Ahhhkkkh........


Terdengar suara Des*h*n dari bibir Alexa, membuat Devian semakin semangat melakukan aksi nya untuk mengobrak abrik bagian atas tubuh Alexa...


Hingga beberapa detik kemudian, terdengar suara handphone milik Devian yang mengganggu kegiatan panas mereka...


" Sebentar, aku angkat telfon dahulu"


Ujar Devian, menghentikan kegiatan nya, dengan cepat dia mengangkat tubuh Alexa dan mendudukkan nya di atas ranjang..


"Siapa sebenarnya yang menelfon, apa lebih penting dari pada aku" ujar Alexa..


Sedangkan Devian, saat ini dia sudah mengangkat panggilan telphone itu dengan menyunggingkan senyum bahagia, Devian berdiri menatap jendela kaca yang menyuguhkan pemandangan di malam hari..


"Hallo.., bagaimana? "


"Semua berjalan sesuai dengan ke inginan tuan, besok nona Arabella akan datang ketempat yang sudah tuan pesan"


"Benarkah...! wah aku benar benar sangat bahagia, Erik, akhirnya setelah sekian lama aku bisa kembali bertemu dengan Arabella"


Ucap Devian tersenyum, tanpa dia tahu jika saat ini Alexa sedang berdiri tak jauh dari Devian untuk mendengar kan perkataan kekasih nya tersebut...


"Erik, apapun isi dari proposal yang mereka ajukan, aku akan tetap menerima kerja sama ini, dengan begitu aku akan mempunyai kesempatan untuk mendekati Arabella kembali"


"Baik tuan, jika begitu saya akan mengurus semua berkas nya, oya satu lagi tuan, tadi sekretaris nona Arabella sempat mengatakan jika berkas kerja sama untuk besok akan di Siapkan oleh pihak mereka, bagaimana menurut tuan? "

__ADS_1


"Terima saja Erik, jangan mempersulit mereka, aku tidak ingin incaran ku yang sudah lama kembali hilang"


"Baik tuan, saya akan melakukan yang tuan perintah kan"


"Iya, bagus,besok kita akan bertemu di kantor"


Ucap Devian meng akhiri pembicaraan nya, sedangkan Alexa saat ini dia benar benar marah dan emosi,


Dengan kuat wanita itu mulai mengepal kan kedua tangan nya sambil berjalan menuju ke arah Devian berdiri..


"Devian... "


Teriak Alexa membuat Devian terkejut, dan langsung berbalik menatap ke arah belakang..


"Alexa..., kau..., mengapa kau..


" Apa..., kau kira aku akan menunggu kedatangan mu di atas ranjang begitu, dan membiarkan kekasih ku menyusun rencananya untuk mendekati wanita lain, iya..! "


"Apa maksud perkataan mu Alexa, aku tidak mengerti"


"Jangan berpura-pura bodoh Devian, karena aku sudah mendengar semua pembicaraan mu bersama asisten mu itu, kenapa kau melakukan ini Devian, apa kau berniat ingin berpaling dari ku, iya... "


"Kau salah paham Alexa, aku dan Asisten ku hanya membicarakan soal kerja sama yang di ajukan oleh perusahaan Arabella Fashion, dan besok kami akan datang untuk menemui nya, membahas kerja sama tersebut"


"Bohong..., kau pasti mempunyai niat lain Kan..? kau akan berusaha untuk mendekati Desainer muda itu"


"Tidak Alexa, mana mungkin aku melakukan itu, apa kau lupa jika Arabella adalah milik dari pengusaha bernama Alnord Martinez, salah satu rival ku di dunia bisnis, mana mungkin aku mau mengambil kekasih musuh ku sendiri"


Jelas Devian mencoba meyakinkan Alexa, membuat wanita cantik itu langsung dilema dan menatap Devian dengan sangat intens..


"Benarkah yang kau ucapkan ini Devian? "


"Tentu saja Alexa sayang, kau adalah satu satu nya wanita yang aku cinta "


"Baik lah, aku akan mempercayai mu Devian, jangan pernah berniat menghianati ku Devian"


"Tidak akan Alexa, percaya lah.. "

__ADS_1


Jawab Devian memeluk tubuh Alexa dengan erat, sambil menyunggingkan senyuman tipis yang penuh makna...


"Tidak akan, tidak akan salah lagi maksud nya... Arabella akhirnya kita dapat bertemu lagi, sungguh aku benar-benar menyukai mu hingga sampai saat ini, jika kau mau melakukan kerja sama dengan ku, maka ini adalah peluang untuk ku merebut mu dari tangan Alnord, bersiap lah Alnord, aku akan kembali datang menantang mu" gumam Devian di dalam hati....


__ADS_2