
Hari berganti hari, dan bulan berganti bulan sehingga tanpa terasa kini kehamilan Arabella sudah menginjak usia sembilan bulan
Wanita itu tampak sangat sehat dan juga berisi, sedangkan perut nya benar benar besar melebihi kehamilan pada umumnya
Alnord sampai heran dengan perut istri nya tersebut, apalagi saat dokter mengatakan jika Arabella sedang mengandung anak kembar di dalam perut nya
Apakah mungkin orang yang tidak mempunyai keturunan kembar bisa mendapatkan anak kembar seperti yang dokter jelaskan?
Mau menyangkal tapi apa daya, sebuah fakta memang mengatakan jika Arabella memang lah sedang mengandung anak kembar,
Entah bagaimana perasaan Alnord saat pertama kali mengetahui nya
Karena dia hanya diam tanpa mau mengucapkan selamat kepada sang istri...
Seperti malam ini contoh nya, kini Alnord sudah berbaring sambil memeluk perut istri nya tersebut...
Dia benar benar gemas dengan perut yang besar dan juga terlihat membulat sempurna itu..
"Sayang... apakah kau percaya jika kedua anak kita adalah anak yang kembar, ? "
Tanya Alnord mengerucutkan bibir nya, Arabella langsung tersenyum lucu melihat sikap suami nya tersebut
karena pertanyaan seperti ini sudah berkali-kali Alnord tanyakan hingga kehamilan sudah menginjak sembilan bulan..
"Tentu saja aku percaya sayang, bukan kah seharus nya kau senang sayang? karena kau telah di berikan dua anak sekaligus"
"Kau benar sayang, tapi.. bagaimana jika mereka mengambil semua kasih sayang mu kepada ku, aku belum siap sayang"
"Hahha..... mana mungkin itu terjadi Al... memang nya kasih sayang ku hanya sedikit apa, sehingga aku tidak bisa membagi nya dengan adil kepada kalian bertiga"
"Iya aku tahu sayang, tapi.... anak kita kan laki laki, sudah pasti mereka akan menjadi saingan terberat ku untuk mendapatkan kamu kembali"
Ucap Alnord dengan penuh keyakinan, dan ha itu membuat Arabella menjadi merasa lucu dan juga kasihan
Seperti nya suami nya ini mulai takut jika kasih sayang dirinya akan terbagi dengan kedua putra nya......
Dan tepat pukul dua malam, Tiba-tiba saja Arabella merasakan perut nya mengalami kram yang teramat sangat, dia juga merasakan mules yang datang nya secara silih berganti
Arabella yang sangat ingin melahirkan normal pun akhirnya bisa merasakan bagaimana sakitnya melahirkan..
Dan ini lah yang memang dia ingin kan sebagai seorang wanita, bisa melahirkan dan memiliki anak anak yang tampan
"Sayang.. perut ku sangat sakit, seperti nya aku ingin segera melahirkan"
__ADS_1
Teriak Arabella membangunkan suami nya tersebut..
Alnord yang mendengar panggilan dari sang istri langsung melebarkan kedua mata nya dengan perasaan terkejut, dan dia mulai bangkit untuk melihat keadaan istri nya tersebut .
"Sayang... jadi apa yang harus aku lakukan sekarang, tolong beri tahu aku sayang"
"Al..... cepat panggil paman dan bibi, aku.. aku mau melahirkan Al"
"Baiklah... tapi aku tidak bisa meninggal kan mu sendiri sayang, "
"Telfon Al..., kenapa kau sangat menyebalkan"
Ucap Arabella yang mulai kesal,karena rasa sakit mulai mendera diri nya..
"Baik sayang... aku.. aku akan melakukan nya"
Dengan cepat Alnord langsung mengambil handphone nya dan menghubungi nomor paman Mario
Hingga tak lama kemudian, pintu kamar Alnord mulai terbuka dengan lebar, di susul dengan masuk nya paman Mario bersama bibi Tia yang sengaja tinggal di rumah tersebut untuk menemani Arabella yang akan segera melahirkan....
"Al,kenapa kau tidak membawa Amelia langsung kerumah sakit, cepat sekarang angkat dia atau aku yang akan mengangkat nya"
Teriak paman Mario kesal,
Ucap Alnord bergerak menggendong tubuh Arabella, bibi Tia terus berdoa di dalam hati karena dia sangat tahu bagaimana rasa nya melahirkan seorang anak...
"Nak.... berdoa lah nak, agar persalinan mu bisa lancar, kamu harus kuat ya Amel"
"Iya bibi, doa kan aku ya bi"
Ucap Arabella bersedih, hingga tak lama kemudian kini mereka berempat sudah masuk ke dalam mobil...
Paman Mario mengemudikan mobilnya dengan kecepatan kencang , sehingga beberapa menit kemudian tiba lah mereka di rumah sakit terdekat..
Alnord yang merasa panik langsung menggendong tubuh istri nya dengan berlari membuat bibi Tia langsung mengingat kan Alnord agar tetap tenang dan tidak panik..
"Al.. tenang lah, jangan seperti itu, kamu bisa membahayakan istri mu nak"
"Iya bibi, maaf aku tidak akan mengulangi nya lagi"
Ucap Alnord sambil berjalan mulai tenang, dan tak lama kemudian dokter dan para Suster berdatangan dengan membawa brankar rumah sakit,
Alnord dengan cepat meletakkan tubuh Arabella di atas brankar tersebut
__ADS_1
"Dok... tolong istri saya dok, seperti nya dia akan segera melahirkan"
"Baik tuan Alnord, sekarang kami akan memeriksa keadaan pasien terlebih dahulu"
Ucap dokter tersebut langsung membawa Arabella ke dalam ruangan persalinan...
Alnord beserta paman dan bibi mulai ikut tegang menunggu informasi dari dokter yang menangani Arabella
Mereka saling mondar mandir kesana kemari dengan perasaan panik yang tidak karuan
"Bibi... apakah istri ku akan baik baik saja? kenapa juga dia tidak operasi saja bibi, aku benar-benar takut sekarang"
Ujar Alnord menatap bibi Tia
"Tenang lah Al, bibi yakin istri mu adalah wanita yang sangat kuat, dia pasti bisa melewati semua nya dengan cepat, dan melahirkan kedua anak ank mu dengan selamat"
"Tapi bi... aku... aku tidak tega melihat dia kesakitan seperti tadi"
"Kau tidak tega melihat nya kan Alnord, jika begitu mulai saat ini, kau tidak boleh menyakiti hati Amelia, dia sudah berjuang keras untuk melahirkan kedua anak mu, hargai jerih payah nya tersebut Alnord , jadi lah suami yang setia dan bisa membahagiakan istri dan juga anak mu Alnord"
Ucap paman Mario menberikan peringatan kepada Alnord,
"Tentu paman, aku pasti akan mengingat semua ucapan paman kepada ku, aku berjanji akan menjaga dan setia selalu kepada istri ku paman, dan aku juga akan membahagiakan keluarga kecil ku"
"Bagus, itu lah yang aku suka dari mu Alnord, kau adalah pria yang tegas dan bisa di percaya , semoga hidup mu semakin bahagia Alnord"
"Terimakasih untuk pujian nya dan juga doa nya paman"
Jawab Alnord mulai sedikit tenang, hingga tak lama kemudian keluar lah dokter y, menangani istri nya tersebut..
"Tuan Alnord, saat ini istri anda sudah pembukaan penuh, dan sekarang bisa langsung melakukan persalinan, saya harap anda bisa menemani istri anda untuk melakukan persalinan dan untuk yang lain nya saya mohon kalian keluarga nya agar mendoakan pasien agar persalinan nya berjalan dengan lancar"
"Baiklah dokter , saya akan menemani istri saya"
"Baiklah.. jika begitu ayo masuk sekarang ke dalam ruangan"
Ajak dokter tersebut kepada Alnord,setelah itu mereka berdua Kembali masuk kedalam dengan menggunakan pakaian khusus persalinan.
Hingga beberapa menit kemudian, Alnord mulai memegang tangan Arabella dengan erat, sambil menberikan semangat untuk istri nya tersebut
Tanpa terasa air mata Alnord sudah jatuh menetes, ketika melihat istri nya yang sedang berjuang mengeluarkan kedua anak mereka....
"Kuat lah sayang, kau adalah istri dan ibu yang hebat"
__ADS_1
Gumam Alnord di dalam hati nya