
Ke esokan hari nya, di perusahaan milik Devian, para anak buah yang Alnord utus untuk melakukan pencurian data kini telah selesai melakukan tugas mereka...
Tak butuh waktu lama untuk mereka meretas berbagai data perusahaan dan juga memanipulasi nya, karena di dalam perusahaan cabang yang Devian pegang ternyata memiliki keamanan yang sangat buruk...
Devian tidak pintar dalam menjalankan bisnis yang ada di perusahaan tersebut, dan dia juga tidak terlalu fokus dalam menjalankan perusahaan, karena Devian hanya fokus dengan keuntungan, tapi tidak pernah memeriksa bagaimana berjalan nya penjualan yang sedang perusahaan lakukan,
Sedangkan Aaron Rodrigues, dia tidak terlalu memperdulikan perusahaan cabang yang di pegang oleh putranya tersebut, karena bagi nya perusahaan pusat adalah hal paling utama yang harus dia kembangkan...
Dan kini tanpa. mereka berdua sadari, jika sudah ada kehancuran yang menantikan keluarga Rodrigues...
"Bagaimana tugas mu? apakah berjalan lancar? "
Tanya Alnord yang sedang melakukan pertemuan penting di dalam markas tersembunyi milik nya...
"Sudah tuan, semua data perusahaan milik Devian Rodrigues sudah terkumpul di dalam flashdisk ini, bahkan terdapat sedikit data tentang perusahaan utama mereka juga tuan"
Jelas salah satu anak buah Alnord menampakkan hasil pencarian mereka...
Alnord tersenyum bangga melihat hasil dari kepintaran para anak buah nya,
Seperti nya kehancuran Devian sudah berada di depan mata, setelah perusahaan cabang milik mereka tumbang , maka selanjutnya adalah perusahaan utama, yang menjadi incaran selanjutnya Karena perusahaan tersebut menjadi saingan terberat untuk perusahaan Alnord...
"Sangat bagus kerja kalian semua aku berjanji akan memberikan bayaran doble bulan ini"
"Terimakasih banyak tuan" Jawab mereka tersenyum senang
"Oya.., apakah kalian sudah menjadikan Devian sebagai tersangka nya? "
"Sudah tuan, tadi malam kami berkesempatan memanipulasi semua data dan memasukkan data tersebut ke data yang ada di laptop milik Devian, dan sekarang semua bukti sudah mengarah kepada nya tuan, bahkan kami menuduh Devian telah melakukan korupsi terhadap dana perusahaan yang menyebabkan perusahaan itu Bangkrut dalam sekejab...."
Jelas salah satu anak buah nya , Alnord langsung bangkit sambil tertawa bahagia.,
Rasa nya Alnord sudah tidak sabar menyaksikan kehancuran pria yang tidak mempunyai hati seperti dia, yang tega menyakiti Amelia dan mencoba untuk melenyapkan nya juga...
"Bagus.... kalian semua memang bisa aku andalkan, oya, aku mempunyai video lucu untuk kalian, jika berkenan maka tonton lah sebentar"
__ADS_1
"Video apa tuan! kami benar-benar sangat penasaran"
"Sebentar ya, aku akan memutar kan nya melalui layar lebar"
Kata Alnord sambil menahan tawa nya, setelah itu dia pun mulai menghidupkan video yang sudah dia kirim barusan...
Hingga detik kemudian, terlihat lah seorang pria yang mereka kenal sedang melakukan hal yang sangat memalukan bila di lihat oleh orang lain, para anak buah Alnord mulai tertawa dengan terbahak-bahak..
Bagaimana bisa seorang Casanova dan penjahat yang tidak mempunyai hati, kini harus melakukan hal yang sangat memalukan di depan umum...
Sungguh benar-benar sangat sangat memalukan, apalagi saat Devian berusaha menggesekkan bagian terlarang nya di tembok dan juga kursi pengunjung, itu benar-benar membuat dia menjadi pria yang sangat rendah harga diri nya...
"Bagaimana dengan video nya? ' tanya Alnord tersenyum...
"Hahaha.....,tuan, kenapa video ini sangat lucu, aku benar-benar tidak menyangka jika seorang Devian akan melakukan hal rendahan seperti ini. "
"Iya, tuan kenapa dia bisa seperti itu? apakah dia Sedang menggunakan obat terlarang...! "
Alnord langsung tersenyum tertawa terpingkal pingkal, seperti nya anak buah nya ini benar-benar masih lugu dan perjaka...
Jawab Alnord membuat kelima anak buah nya menjadi terkejut...
'
"Bagaimana bisa tuan? apakah tuan menyuruh teman kami yang lain untuk beraksi? "
"Tidak, aku hanya menyuruh kekasih ku Arabella yang melakukan jebakan ini, dan dengan kepintaran kekasih ku, pria bajingan tersebut langsung terkena karma nya.., "
"Wah.... kekasih anda benar-benar hebat tuan, dan sangat cocok dengan anda tuan"
"Kenapa kau baru mengatakan nya sekarang? aku kira kalian semua sudah mengetahui nya sejak lama"
"Anda benar tuan, tapi beberapa bulan ini, nona Arabella benar-benar sangat berbeda, nona Arabella terlihat lebih tegar dan tidak cengeng seperti dulu tuan" .
Ucap salah satu anak buah nya, setelah itu Alnord kembali tersenyum bahagia, dia belum merasa puas karena musuh nya masih terlalu mudah untuk menyelamatkan diri... "
__ADS_1
Setelah berbincang bincang membahas musuh nya tersebut, sekarang Alnord kembali menanyakan tentang pantauan mereka terhadap keluarga Rodrigues...
"Oya, aku lupa menanya kan mu, bagaimana soal pencarian kalian tentang identitas Amelia, kenapa kita tidak menyusuri nya melalui paman Aaron, bukan kah dia juga mengenal siapa orang tua Amelia? "
Tanya Alnord mulai berfikir dengan keras..
"Iya, anda benar tuan, dan mulai besok aku akan mengutus yang lain nya untuk mencari tentang kedekatan Aaron Rodrigues dengan nona Amelia, "
"Bagus, sekarang kalian sudah boleh bubar, kalian bertiga kembali kekantor milik Devian, dan 2 orang yang tersisa mulai mencari hubungan Paman Aaron dengan Amelia"
"Siap tuan'
Ucap mereka kompak dan langsung keluar dari ruangan tersebut...
Kini tinggal lah Alnord yang masih memikirkan hal aneh yang terjadi oleh identitas Arabella,
Dia masih belum menerima bagaimana bisa wanita biasa seperti Amelia, di tutupi oleh semua orang yang berada di yayasan panti tersebut...
"Aku akan mencari jati dirimu yang sebenarnya Ara, dan kau akan mengetahui siapa kau sebenarnya, kita mulai dengan menelusuri awal perkenalan mu dengan Aaron Rodrigues bagaimana bisa orang sombong dan picik seperti dia, mau perduli dengan wanita jelek seperti Amelia, aku tidak yakin jika tidak ada yang menguntungkan untuk seorang Aaron Rodrigues"
Gumam Alnord yang kini sudah kembali duduk di kursi kebesaran nya di dalam markas..
****
Sedangkan di rumah mewah milik keluarga Martinez, saat ini kakek Martin sedang menatap foto foto usang masa sekolah sang putra nya yang telah meninggal dunia.
..
Kakek Martin, tersenyum bahagia melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah pria tampan tersebut...
Dengan memakai seragam SMA, mendiang papa Nya Alnord berfoto bersama kedua sahabat karib nya yaitu Aaron dan juga Antonia....
"Semoga kamu tenang disana putra ku, tanpa disangka kau telah meninggal bersama dengan sahabat mu juga, kalian memang lah sahabat sejati, yang meninggal secara bersamaan, papa sangat menyayangkan kecelakaan maut waktu itu, rem kalian berdua sama sama dalam keadaan blong dan saling beradu arah, bahkan Kau tidak mengetahui jika sahabat mu yang sudah lama merantau ke negeri orang, ternyata sudah kembali ke negara A bersama kekasih nya, sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi dan mempertemukan kalian dalam kondisi sudah tidak bernyawa..., sungguh malang nasib mu dan sahabat mu itu putra ku"
Gumam Kakek Marin meneteskan air mata,sambil mengelus foto yang sudah sedikit usang tersebut...
__ADS_1