Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kejahatan bibi Sonya


__ADS_3

Tepat pukul 13.00 siang, Alnord bersama Arabella sudah bersiap siap untuk pergi,


Kini mereka sedang berdiri di depan teras rumah bersama para keluarga yang mengantarkan mereka..


"Sayang... hati hati disana ya? disana kan negara orang, oya, jangan lupa bawa pulang kabar bahagia ya nak, kami akan menunggu kepulangan kalian berdua"


Ucap Nenek Maria memberi nasehat, Arabella langsung tersenyum dan memeluk tubuh tua renta itu dengan sayang,


Setelah itu mereka berdua mulai berpamitan kepada Kakek Martin dan juga Kakek Fernando, setelah itu baru lah Arabella berpamitan dengan adik yang sangat dia sayangi..


"Alice, kakak pergi dulu ya, ingat kamu harus menjaga kakek"


"Siap kakak, oya kak Alnord, nanti tolong buatkan Alice keponakan yang lucu ya, hihi.. "


Ucap Alice tertawa, membuat Alnord langsung mencubit pipi adik sepupunya tersebut..


"Pintar sekali kau membuat permintaan nya ya? memang nya siapa yang telah mengajar kan nya kepada mu? "


"Alice tahu sendiri dong kak, kalau pasangan pengantin baru itu, melakukan bulan madu karena mereka akan membuat anak, benar kan kek? "


tanya Alice kepada kakek Martin, membuat mereka semua langsung tertawa di buat nya,


Sedangkan Alnord mulai menatap tajam ke arah adik nya tersebut


"Alice seperti nya kau sudah besar sekarang, jadi kau harus aku berikan pengawal khusus untuk menjaga diri mu"


"Apa...! kakak jangan seperti itu, aku tidak mau"


"Jangan membantah Alice, siapa suruh kau suka sekali menanyakan hal orang dewasa, sekarang ayo kita pergi"


Ajak Arabella merangkul tubuh Arabella,


Dia meninggal kan gadis muda yang masih merasa sangat kesal...


"Da.. semua nya, tunggu aku pulang ya..! "


Jerit Arabella di dalam mobil, hingga akhirnya mobil milik Arabella dan Alnord mulai tak nampak lagi dari penglihatan mereka semua...


Sedangkan di atas balkon kamar, ternyata sedari tadi bibi Sonya terus memperhatikan kepergian Alnord dan Juga Arabella


Dengan cepat dia langsung menghubungi seseorang orang untuk melakukan rencana yang sudah dia susun dari tadi malam..


Bibi Sonya akan bergerak sendiri, tanpa suami nya, karena menurut dirinya, paman Boby terlalu lambat dan juga pengecut,


Dia tidak berani melawan apa lagi untuk menghabisi keponakan nya sendiri..


"Lakukan tugas mu, tabrak mobil mereka "


Ucap bibi Sonya di dalam telfon..

__ADS_1


"Baik, kami sudah menunggu kedatangan mobil mangsa, sedangkan mobil tangki ku sudah siap untuk menabrak nya hingga ludes dan hancur"


"Bagus,.... pastikan tabrakan itu mengenai kursi penumpang, agar kedua incaran mati tak berdaya"


"Siap nyonya"


Jawab seseorang di dalam telfon, setelah telfon mati bibi Sonya mulai tersenyum dengan senang..


Siang ini juga, dia akan melihat kematian dari Alnord dan juga Arabella, setelah semua nya terjadi, baru lah Bibi Sonya akan memaksa kakek Martin untuk menandatangani surat pemberian warisan atas nama diri nya...


"Tunggu tanggal main mu kakek tua, setelah kedua cucu kesayangan mu mati, maka kau yang akan menjadi korban selanjutnya"


Gumam bibi Sonya tertawa senang


Sedangkan di perjalanan menuju ke bandara, Asisten Bram mengemudi kan mobil dengan kecepatan kencang..


Sedangkan Alnord bersama istri nya saling melihat dan berbicara satu sama lain, mereka tidak tahu jika sudah ada mara bahaya yang menanti mereka bertiga..


Hingga tak lama kemudian, terdengar suara handphone milik nya berdering hingga berkali kali..


Alnord langsung melihat handphone dan mengangkat panggilan tersebut..


"Hallo, ada apa Jo? '


Tanya Alnord penasaran...


" Bos.. gawat bos, bibi anda telah merencanakan pembunuhan untuk bos dan juga istri bos"


"Bos, dia tidak takut sama sekali, dan saat ini ada sebuah mobil tangki yang menunggu kedatangan mobil bos tepat di simpang tiga menuju ke bandara, jalan itu sangat lah sunyi jadi akan memudahkan mereka melakukan tugas nya untuk menabrak mobil bos dengan kekuatan yang sangat tinggi.. "


"Bangsat...., Bram.. hentikan mobil nya sekarang juga"


Teriak Alnord membuat Asisten Bram dan juga Arabella langsung merasa terkejut..


"Ada apa Al...? apakah ada masalah? "


Tanya Arabella panik...


"Tidak, sekarang kau tetap tenang, jangan panik"


Ucap Alnord menatap Arabella


"Baiklah Al"


Kata Arabella mengikuti perkataan Alnord...


"Jo, mobil kami hampir saja melewati persimpangan itu, sekarang aku sudah berhenti dan menjauh dari mobil tangki itu Jo"


"Bos.., sekarang apa yang harus kami lakukan, apakah kami habisi saja orang suruhan Bibi Sonya? "

__ADS_1


"Bisa juga, kalian habisi orang orang yang ada di dalam mobil itu, dan setelah nya kalian menyamar menjadi mereka, kita jebak bibi Sonya agar masuk ke dalam perangkap nya sendiri Jo"


"Baik bos, jika begitu kami akan langsung menuju ke arah lokasi"


"Cepat, aku tidak mempunyai banyak waktu.. "


"Siap bos"


Jawab anak buah Alnord yang dia pilih sebagai ketua di negara A,


Alnord langsung menceritakan apa yang bibi Sonya rencanakan, dari kejauhan, Arabella bisa melihat jika ada sebuah mobil tangki besar yang terparkir tak jauh dari persimpangan jalan..


Seperti nya mobil itu sedang menantikan kedatangan mobil milik Alnord,,


"Sayang.. seperti nya mobil itu lah yang sedang menunggu mobil kita"


Tunjuk Arabella ke arah mobil yang terparkir tersebut..


"Benar sayang, seperti nya bibi Sonya sudah tidak bisa di abaikan lagi, dia telah menantang ku saat ini"


"Lalu apa rencana mu selanjutnya nya Al? "


"Tunggu saja sebentar lagi sayang, kau akan kembali melihat pertunjukan film Action "


"Benar kah... wah... baru di perjalanan saja, kau sudah kembali memberikan aku kejutan, apa lagi saat tiba di negara C nanti,, seperti nya aku harus siap dengan banyak kejutan yang akan terjadi"


"Kau benar sayang, dan sebagai istri dari seorang Alnord Martinez kau harus mempunyai jiwa yang kuat dan juga tahan banting ,maaf jika aku terpaksa memberikan syarat ini, tapi... ini lah aku yang sebenarnya, penuh dengan musuh dan juga kejutan"


"Baik lah.., aku sudah sia untuk menjadi istri yang kuat saat ini, sekarang , ayo kita lihat pertunjukan selanjutnya sayang"


Ajak Arabella semangat, membuat Alnord tersenyum dengan senang.


"Hallo, bagaimana Jo? "


"Kami sudah berada tepat di belakang mobil Tangki bos"


"Bagus, aku bisa melihat kalian dari sini, sekarang cepat habisi manusia bodoh itu,ingat jangan sampai meninggal kan jejak"


"Baik bos"


Tak lama kemudian, para anak buah Alnord mulai bergerak keluar dari mobil, dengan membawa senjata masing-masing, mereka mulai menyergap orang orang yang berada di dalam mobil Tangki...


Perlawanan sempat di layang kan oleh kelompok orang di dalam mobil tangki, hingga akhir nya mereka kalah dan jatuh ke atas aspal..


"Aaakhhhhh..... "


Suara jeritan mulai terdengar di telinga Arabella, mereka anak buah Alnord telah menusuk mereka hingga berkali-kali menggunakan pisau yang sangat tajam,


Dan dari dalam mobil, Arabella bisa menyaksikan kejadian tersebut, dia langsung menelusup kan wajah nya ke dada bidang Alnord..

__ADS_1


"Jangan melihat nya sayang"


Ucap Alnord kepada Arabella...


__ADS_2