Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Alvin kena grebek


__ADS_3

Pagi telah datang menyapa membangun kan kedua sejoli yang baru saja bangun dari tidur nyenyak mereka berdua


Alvin menatap wajah Mega dengan tersenyum manis begitu juga dengan Mega, wanita itu seperti nya sudah gila saat ini, karena tidak merasa malu ataupun marah lagi kepada pria yang pernah membuat dirinya menjadi jengkel...


"Selamat pagi wanita es...! "


"Selamat pagi juga tuan Menjengkelkan"


Ucap mereka saling menyapa,


Alvin yang merasa geram dengan Mega pun kembali menimpai tubuh wanita itu,


Alvin sudah mengenakan celana bokser nya sedang kan Mega masih berbalut selimut putih yang menutupi seluruh tubuh nya..


"Apakah kau masih merasa sakit? "


Tanya Alvin dengan suara serak..


Dengan malu Mega mulai menggeleng kan kepala sebagai Jawaban jika dia sudah tidak merasakan sakit lagi di bagian intim milik nya,


Tentu saja hal itu membuat Alvin langsung tersenyum bahagia, seperti nya sebelum pulang dia bisa kembali mengerjai wanita yang ada di bawah nya tersebut agar bisa memohon lagi dan lagi..


Dan ketika Alvin akan memulai aksi nya tersebut, Tiba-tiba saja pintu kamar mulai terbuka dengan lebar membuat kedua sejoli yang sedang bermesraan tersebut langsung terlonjak kaget..


Arabella dan Alnord telah masuk ke dalam kamar dengan membawa tongkat Baseball


Alvin dan Mega terkejut setengah mati, melihat kedatangan mereka berdua persis seperti seorang suami yang sedang ketahuan berselingkuh, itu lah yang Alvin rasakan saat ini,


Sedang Mega langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang Alvin yang menutupi dirinya .


"Adik... kenapa kau bisa ada disini? "


Tanya Alvin terkejut, sambil bangkit dari tubuh Mega dan mulai memunggungi wanita tersebut.


"Kakak seharusnya aku yang bertanya seperti itu kepada mu, bukan kah kau sudah pindah dari apartemen ini"


Tanya Arabella menatap dengan tajam sambil memegang tongkat baseball di tangan nya.


Alvin langsung menelan ludah nya dengan kasar,adik cantik nya kini sudah berubah menjadi buas seperti seekor singa betina


"Adik.. kenapa kau terlihat sangat menyeramkan? aku... aku menjadi takut melihat nya Adik"

__ADS_1


Ucap Alvin menatap memohon..


"Jangan berpura-pura sedih kak,sekarang jelas kan kenapa kau bisa tidur berdua dengannya sekretaris ku! bukan kah kau mengatakan jika kau dan dia tidak saling menyukai, terutama kau kak, kau menolak mentah mentah perjodohan dengan dirinya bukan? "


Ucap Arabella dengan sangat jelas membuat Alvin langsung terdiam membisu , begitu juga dengan Mega


"Iya.. kau benar adik, karena sebenarnya kejadian ini terjadi tiba-tiba saja"


"Tiba tiba apa nya kak? kau dan Mega kalian tidur bersama layak nya pasangan suami istri"


"Adik kan kau sudah tahu jika kami telah menjadi teman baik sekarang, jadi bukan kah tidur bersama adalah hal yang wajar"


Jelas Alvin dengan wajah memelas, membuat Arabella dan Alnord langsung tersenyum mengejek..


"Sayang.... mungkin kakak mu kira kita tidak mengetahui apa yang sedang dia perbuat kepada sekretaris mu sayang"


Bisik Alnord dengan kuat, membuat Alvin bisa mendengar nya..


Mata Alvin langsung tertuju ke arah wajah adik ipar nya tersebut, dia menatap dengan tatapan permusuhan, lagi lagi Alnord menjadi kompor untuk mempengaruhi adik nya tersebut...


"Adik.. aku mohon jangan dengar kan dia, kau harus percaya kepada ku Adik"


"Kau benar Al.. kakak benar benar sudah meremehkan aku, ".. Jawab Arabella menatap Alvin dengan tajam


" Kakak... aku tahu apa yang telah kau lakukan kepada Mega, dan aku sangat terkejut melihat nya, di saat seorang pria dan wanita berada di dalam satu ranjang yang sama, tanpa menggunakan sehelai benang pun, semua orang pasti bisa menebak jika kalian berdua habis melakukan apa! jangan berbohong kakak, aku tahu jika kau sudah melakukan hubungan terlarang dengan Mega "


Deggh.....


Alvin dan Mega langsung terdiam mendengar pernyataan dari adik nya tersebut , kini semua bukti sudah terjawab dan Alvin sudah tidak dapat mengelak lagi...


Bagaikan seorang penjahat, Alvin sudah menjadi tersangka saat ini..


"Adik... baiklah aku akan mengakui nya sekarang"


"Ya sudah akui saja kakak, apa yang terjadi sebenarnya"


"Adik sebenarnya aku dan Mega, kami sudah melakukan cocok tanam di sawah yang sangat subur dan juga asri, aku... benar benar sangat menyukai nya adik, bahkan aku berencana akan bercocok tanam kembali"


Plak.......


Sebuah tongkat baseball langsung mendarat di kepala Alvin, tapi... bukan Arabella atau pun Alnord yang melakukan nya, melainkan...

__ADS_1


"Mama....., kenapa mama bisa ada disini? tidak ini pasti mimpi"


Teriak Alvin berteriak, begitu juga dengan Mega, dia langsung membuka selimut yang menutupi wajahnya dan melihat ke asal suara tersebut..


"Tuan dia siapa? "


Tanya Mega mulai panik dan takut


"Dia itu mama ku, mama yang suka kepo dan heboh, bahkan dia bisa menangis satu harian hanya Karena merasa terharu ataupun sedih, dan sekarang seperti nya dia sedang marah, bersiap lah Mega, aku tidak bisa membantu mu, karena aku juga akan terkena amukan dari nya"


Jelas Alvin membuat Mega langsung takut.


"Tuan... kenapa anda seperti itu, sekarang bagaimana ini, mereka sudah mempergoki kita tuan"


Ucap Mega panik, sedang kan bibi Sonya langsung menatap wanita yang ada di balik tubuh anak nya, dia menyuruh Alvin untuk bangkit dari ranjang dan langsung di sergap oleh paman


"Apakah kau korban dari putra ku, sekarang ayo ikut aku, jangan takut Mega, anggap saja aku seperti ibu mu sendiri"


Ajak bibi Tia kepada Mega, dengan perlahan Mega langsung bangkit dari ranjang dan pergi mengikuti wanita paruh baya yang tampak cantik tersebut


Sedangkan Alvin mulai tidak rela melihat kepergian wanita nya..


"Mama.... jangan pisah kan aku dengan dia"


"Jangan lebay kak Alvin, sekarang kau akan berurusan dengan kami bertiga"


Ujar Arabella menatap Alvin dengan tajam, begitu juga dengan paman Mario dan Alnord, membuat Alvin langsung terdiam tidak berani membantah...


"Papa... aku bisa menjelaskan nya"


"Alvin, kau sudah melakukan hal yang terlarang, dan kau harus bertanggung jawab, untung saja adik mu langsung menelfon kami, jadi kami langsung pergi kemari untuk melihat tingkah mu itu"


"Papa.... aku hanya sedang belajar bercocok tanam untuk menumbuhkan benih yang sehat sempurna seperti yang papa dan mama ingin kan, tolong jangan marah pa... setelah Mega hamil maka aku akan langsung menikahi nya...


" Apa......!!! jangan gila kau Alvin....


Mereka bertiga berteriak menatap Alvin dengan tatapan terkejut, bagaimana mungkin pria gila ini malah berniat menghamili dahulu baru akan menikahi nya..


"Dasar kak Alvin tidak waras"


Ucap Arabella pusing

__ADS_1


__ADS_2