Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Penyiksaan untuk Devian


__ADS_3

Devian yang di sergap dengan tiba-tiba pun langsung terkejut setengah mati, bagaimana bisa bar yang sangat aman itu kini dimasuki oleh orang yang tak di kenal dan langsung menodong kan senjata nya ke arah Devian...


Tanpa Devian tahu jika Alnord sudah mengancam pemilik bar untuk memberi tahu dimana Devian berada, dan jika mereka tidak mau memberi tahu maka Alnord akan menghancurkan bar tersebut...


Dan tentu saja pemilik Bar lebih memilih memberitahu keberadaan Devian, dari pada dia harus kehilangan bisnis haram nya tersebut...


Devian yang mendapat kan todongan senjata dari orang asing tersebut pun langsung mengangkat tangan nya dengan cepat..


Sedangkan wanita yang menemani dirinya, sudah di intruksikan untuk segera keluar meninggal kan kamar...


"Siapa kau? aku tidak memiliki masalah dengan mu? "


Tanya Devian dengan geram..


"Aku adalah malaikat pencabut nyawa, lebih baik kau serahkan diri mu tanpa ada nya perlawanan"


"Tidak..., apa kau kira aku takut kepada mu, "


"Baiklah.. jika kau mampu maka kau bisa melawan ku"


"Okey, tapi buang terlebih dahulu senjata mu itu, kita bertarung secara pria sejati"


"Baik, aku Terima tantangan mu"


Jawab pria yang memakai penutup wajah , dengan cepat pria itu langsung menaruh senjata milik nya ke belakang tubuh,


Setelah itu, mereka mulai mengambil ancang ancang untuk segera saling menyerang , hingga beberapa menit kemudian, perkelahian sengit mulai terjadi..


Devian yang memang habis membuang tenaga nya dengan wanita j*l*ng, tentu saja merasakan lemas di tubuh nya,


Sehingga saat lawan nya memberikan pukulan penuh, Devian tidak dapat menghindari nya...


Bukkk.. bukkkk...


Pukulan bertubi tubi mengenai wajah Devian, dia berusaha untuk membalas pukulan itu, tapi selalu melesat dan juga gagal,


Pria asing itu mulai tertawa mengejek, membuat Devian menjadi marah dan langsung kembali melayang kan serangannya..


Bruukkkkk...


Saat Devian akan menyerang, dengan cepat pria asing itu sudah menendang perut Devian dengan sangat kuat, membuat pria bajingan itu terpental ke belakang...


"Aaaak hhhh....

__ADS_1


Suara teriakan menggelegar di dalam kamar tersebut, saat pria asing mulai menginjak kaki Devian tanpa ampun sedikit pun..


" Kau siapa sebenarnya, tolong lepas kan aku! "


"Cih,, dasar pengecut, kau itu tidak pantas menjadi seorang pembunuh, karena kau adalah pria banci


Kretakk...... "


"Aaaakkhhhh, sakit, bajingan kau, lepas kan tangan mu dari tangan ku...


" Bagaimana rasa nya jika tangan mu di patahkan seperti itu,apakah kau senang Devian Rodrigues "


"Kurang ajar kau bangsat, cepat lepaskan aku, ini sangat menyakitkan"


Ucap Devian memohon,sedangkan pria asing itu terus saja menyiksa tubuh Devian hingga dia menjerit kesakitan..


Setelah puas membuat Devian tidak berdaya, pria asing itu langsung memanggil rekan nya dari dalam kamar,


Dan tak lama kemudian, masuk lah rekan nya yang mengenakan pakaian serba hitam dan penutup wajah,


Rambut panjang nya dia ikat seperti ekor kuda persis seperti seorang Mafia wanita...


"Sayang... apakah kau mau menambahkan luka untuk pria bajingan ini? "


"Tentu, aku akan memijak perut nya menggunakan hak tinggi ku ini, agar dia tahu bagaimana rasa sakit nya saat dia menabrak ku dengan keji"


Dengan cepat wanita itu langsung mengarahkan kaki nya untuk memijak perut Devian Yang sudah berbaring sedari tadi...


"Aaaaakkkhhh, lepas kan, aku mohon lepas kan aku"


Mohon Devian, tanpa di gubris dengan kedua orang tersebut..


Mereka terus menyiksa tubuh Devian, walau pun belum sepadan dengan apa yang dia lakukan di masa lalu...


"Sayang, sudah cukup, sekarang saat nya, bajingan ini mengetahui siapa kita sebenarnya"


"Baiklah, sekarang kau lihat wajah kami baik baik Devian Rodrigues, kau pasti akan terkejut setengah mati"


Ucap pria itu sambil membuka penutup wajah nya, begitu pun dengan Sang wanita..


Hingga detik kemudian, mata Devian melotot dengan sangat sempurna, jantung nya berdetak dengan hebat, dan nafas nya bagaikan tercekak oleh sesuatu...


"Kau.. "

__ADS_1


"Iya, ini kami Devian, Arabella sang wanita incaran mu dan Alnord sang rival mu yang sangat kau benci"


Jelas Arabella tersenyum menyeringai


"Bansat kau Alnord, bajingan, sialan kalian berdua, aku sudah mengira pasti kau lah orang nya di balik kehancuran ku dan keluarga ku, sebenarnya apa masalah mu Alnord, kenapa kau berniat menghancurkan ku hah! "


Teriak Devian dengan sangat frustasi, dengan tubuh yang tidak dapat bangkit kembali, karena tubuh dan wajah nya sudah lebam dan penuh luka...


"Devian, sebenarnya kau tidak memiliki masalah apa apa dengan ku, tapi ayah mu lah yang memiliki masalah dengan ku, sedangkan kepada Arabella, apa kau lupa jika kau pernah membunuh seorang wanita"


"Kapan aku membunuh wanita, aku tidak pernah melakukan nya, jangan memfitnah ku sialan"


"Haha, .. baiklah, sayang seperti nya dia sudah lupa dengan perbuatan nya itu, bagaimana jika kau memperlihatkan foto wajah mu yang sebenarnya"


"Iya, itu lebih bagus, sekarang kau perhatikan foto yang aku perlihatkan dengan mu Devian, aku yakin kau akan merindukan wanita itu jika kau melihat wajah nya"


Dengan cepat Arabella mulai mengambil foto yang dia simpan di balik punggung nya, hingga detik kemudian..


Degg........


Devian seperti berhenti bernafas, dada nya bahkan ingin meledak,


Wajah itu, adalah wajah istri nya sendiri, yang sudah dia akhiri hidup nya dengan cara membunuh nya...


Devian tanpa sadar langsung meneteskan air mata, sungguh betapa jahat diri nya di saat Amelia masih hidup dan menjadi istri yang sangat berbakti untuk diri nya...


"Amelia istri ku"


Gumam Devian yang masih bisa di dengar oleh Mereka berdua,


"Cih... pede sekali kau mengatakan dia istri mu, asal kau tahu aku sudah mengurus surat perceraian kalian dari 3 bulan yang lalu"


Jelas Alnord yang merasa marah, dia tidak Terima jika Kekasih nya di sebut sebagai istri dari pria lain...


"Tidak, bagaimana mungkin Amelia mengugat surat cerai sedang kan dia sudah meninggal dunia, kau jangan membodohi ku Alnord"


"Siapa bilang Amelia telah meninggal dunia Devian bajingan, karena aku masih sehat wal afiat hingga saat ini"


Deggg.....


"Apa maksud perkataan mu itu Bella, ? " tanya Devian penasaran..


"Dengar baik baik ucapan ku ini, aku adalah Amelia mantan istri mu yang pernah kau bunuh, aku adalah orang nya Devian, aku bahkan belum mati dan juga cacat, aku masih hidup dengan sehat karena Tuhan sangat menyayangi diri ku, tida seperti kau, yang telah berusaha membunuh ku bersama selingkuhan mu Alexa, kau benar benar bukan manusia Devian, kau adalah iblis, iblis yang pantas berada di neraka, aku benar-benar mengutuk mu Devian"

__ADS_1


Ucap Arabella dengan sangat marah dan emosi, dia benar benar meluapkan semua sakit hati nya selama ini,


Sedangkan Devian, benar benar seperti patung yang tidak bisa bergerak sama sekali...


__ADS_2