
Beberapa jam kemudian, Alnord sudah selesai melakukan aksi nya kepada Arabella,
Alnord tersenyum puas karena bisa menikmati bibir merah milik kekasih nya tersebut, dan dia juga berhasil memberikan cap kepemilikan di bagian leher Arabella...
Alnord duduk di kursi tamu dengan perasaan bangga, seperti nya ini akan menjadi hoby nya bersama Arabella untuk kedepan nya..
"Jangan tertawa Alnord"
Ucap Arabella yang sudah merasa sangat kesal akibat perlakuan yang Alnord berikan..
Arabella mencoba melihat hasil kreasi Alnord di dalam cermin yang dia pegang, rasa nya benar-benar kesal karena kini leher Arabella sudah penuh dengan bercak merah yang sangat tampak jika di lihat oleh orang lain...
"Jangan di gosok seperti itu sayang, aku takut kulit putih mu akan menjadi lecet dan terluka"
Ujar Alnord tersenyum lucu menatap Arabella...
"Ini semua karena ulah mu sayang, kenapa juga harus membuat bercak merah sebanyak ini di leher ku, aku kan malu jika sampai di lihat oleh orang lain"
"Haha... kenapa harus malu, mereka juga pasti akan mengerti, oya... kita akan makan malam di rumah utama malam ini"
Ucap Alnord membuat Arabella langsung terkejut...
"Apa...! kenapa tidak bilang sedari tadi? lalu bagaimana dengan leher ku ini, jika kakek melihat nya bagaimana? "
Tanya Arabella yang sudah berdiri mendekati Alnord, dia memasang wajah panik karena ini adalah pertama kali nya untuk diri nya...
"Tenang saja sayang, kau kan bisa memakai syal untuk menutupi hasil jerih payah ku itu"
"Jerih payah apa nya.., baiklah aku akan memakai Syal, seperti nya tidak buruk"
Jawab Arabella tersenyum dan langsung berjalan ke arah lemari yang menyediakan banyak aksesoris sebagai sample produk perusahaan...
Setelah mengambil salah satu syal yang sangat pas dengan warna baju nya, Arabella pun langsung memakai nya sambil bercermin...
Alnord yang menatap pemandangan tersebut pun mulai tidak tahan untuk tidak mendekati Arabella...
Dengan perlahan Alnord berjalan ke arah Arabella berdiri dan memeluk nya dari belakang...
"Alnord"
Ujar Arabella terkejut, kini mereka sudah saling menatap di depan cermin tersebut, Alnord tersenyum bahagia melihat ke arah pantulan mereka....
"Terimakasih karena sudah mau menerima ku Amelia"
__ADS_1
Ucap Alnord dengan tatapan mata yang tulus, Arabella yang di panggil dengan sebutan nama asli nya pun langsung berbalik badan menghadap ke arah Alnord...
"Kamu..... kamu memanggil ku Amelia kan? "
Tanya Arabella tidak percaya, sungguh hati nya benar benar merasa sangat bahagia di saat identitas nya yang asli kembali di akui oleh seseorang, apalagi orang itu adalah pria yang memang menyukai diri nya dengan tulus...
"Iya, kau kan memang Amelia, apakah aku salah telah memanggil mu seperti itu? "
"Tentu saja tidak..., aku... aku benar-benar sangat bahagia, akhirnya ada satu orang yang mengakui identitas asli ku, terimakasih Alnord ... "
Jawab Arabella langsung memeluk tubuh Alnord dengan sangat erat...
"Aku yang harus berterimakasih dengan mu Amelia, karena kau sudah mau mengisi kehidupan ku yang kosong dan juga menjadikan aku sebagai pria yang lebih baik lagi"
"Hemm..... aku tahu, kau memang lah orang yang baik, dan aku akan selalu mendukung mu kekasih ku"
"Aku bahagia mendengar nya Arabella"
Mereka Saling berpelukan merasakan kasih sayang yang mulai membesar menghiasi perasaan masing-masing..
Walaupun saat ini Arabella belum mengetahui rasa cinta nya kepada Alnord, tapi dia berjanji akan belajar mencintai Alnord dengan sepenuh hati....
Saat ini mereka percaya, jika mereka adalah satu, satu hati, satu jalan dan satu kehidupan, tidak ada cobaan yang tak memberi Hikmah, dan mungkin ini lah cara Tuhan untuk menyatukan mereka berdua,
"Jangan menangis Ara, aku berjanji akan membahagiakan mumu selamanya"
Ucap Alnord yang sudah melerai pelukkan nya, dengan lembut pria itu mengusap pipi Arabella yang mengeluarkan air mata...
"Aku percaya kepada mu sayang"
Jawab Arabella tersenyum...
Setelah merasa lebih tenang, mereka pun memutuskan untuk keluar dari butik,
Kini tujuan mereka adalah rumah utama milik keluarga Martinez, entah mengapa Alnord sangat ingin pulang kerumah itu,
Dam kebetulan juga kakek Martin merindukan diri nya dan juga Arabella, jadi Alnord pun memutuskan untuk menjenguk kakek nya malam ini juga...
Di dalam mobil Alnord tidak henti henti nya memberikan peringatan kepada Arabella,
Dia sangat takut jika Edward berani mengganggu nya kembali, Alnord memang sudah memberikan perusahaan cabang untuk dia pegang, dengan satu syarat jika D
Edward tidak boleh menatap atau pun mengganggu Arabella sedikit pun
__ADS_1
..
Dam tentu saja Edward menyetujui semua syarat yang Alnord berikan, karena sudah sangat lama Edward mengingin kan menjadi direktur di salah satu perusahaan milik mereka
..
"Ingat Ara, jangan menatap mata nya, kau harus berada di samping ku saja, jangan pergi dari pantauan ku Arabella"
"Baik sayang, aku mengerti"
Jawab Arabella tersenyum, membuat Alnord juga ikut tersenyum....
Beberapa jam kemudian, mereka sudah tiba di kediaman rumah utama keluarga Martinez,
Sesampainya di sana, ternyata kakek Martin sudah menunggu kedatangan mereka di depan pintu utama..
Seperti nya Kakek tua itu benar-benar bahagia saat mengetahui jika kedua cucu nya aka datang kerumah ini,
Bahkan kakek Alnord langsung meminum obat dengan semangat agar bisa selalu sehat selalu...
"Kakek"
Sapa Arabella dengan ramah, wanita itu langsung berlari dan menyalami tangan kakek Martin...
"Arabella cucu mantu ku"
Ucap kakek Martin bahagia, setelah itu gantian Alnord yang juga mengikuti prilaku Arabella, dia mencium tangan kakek Martin dengan sopan membuat kakek Martin merass heran dan juga tertawa bangga...
"Wah... lihat lah cucuku ini , dia.. dia sekarang menjadi lebih sopan dengan ku, dan ini berkat Arabella yang telah merubah Alnord menjadi lebih baik lagi"
Puji Kakek sambil menatap ke arah Arabella dan juga Alnord, Arabella hanya tersenyum kaku mendengar perkataan dari sang kakek
Sungguh, sampai saat ini Arabella masih seperti mimpi ketika mengetahui jika Alnord adalah pria yang sangat mencintai diri nya...
Ketika mereka bertiga sedang asik berbincang, datang lah sepasang suami istri yang keluar dari pintu utama menyambut kedatangan diri ku dengan ramah...
"Arabella, wah... ini kejutan sayang"
Ucap tante Sonya langsung memeluk tubuh Arabella , dia bersikap sangat manis layak nya seorang ibu yang benar-benar tulus, bahkan jika saja Alnord tidak memberitahu kan ke busukkan wanita tersebut ,sudah bisa di pastikan jika Arabella pasti akan tergiur dengan sikap baik dari wanita paruh baya tersebut....
"Hampir saja aku masuk kedalam perangkap nya"
Gumam Arabella pelan...
__ADS_1