
Setiba nya di ruangan kerja milik nya sendiri, Alnord langsung berlari ke arah kursi yang sedang di duduki oleh Arabella,
Membuat Arabella langsung berdiri menghadap ke arah Alnord..
"Tuan.., bagaimana dengan Edward, apaka...!! "
"Arabella kenapa kau tidak memberikan ku kabar jika akan datang kemari hah! "
Tanya Alnord memegang kedua pundak wanita tersebut..
"Iya..., aku kira anda sedang sibuk, jadi aku memutuskan untuk tidak memberitahu Anda tuan"
"Ara.., ini adalah terakhir kali nya kau datang tanpa memberitahu ku, kedepan nya kau harus menelfon ku terlebih dahulu Ara apakah kau mengerti? "
"Aku mengerti tuan..., maaf jika aku telah salah"
Jawab Arabella dengan raut wajah bingung, tak lama kemudian Alnord langsung memeluk tubuh Arabella dengan sangat erat, membuat Arabella terkejut atas sikap pria tersebut..
Greppp....
"Aku tidak rela jika ada yang menyentuh apalagi memeluk mu Ara.., kau adalah milik ku, jadi hanya aku yang boleh melakukan nya"
Bisik Alnord tepat di telinga Arabella, membuat dia merasa sedikit geli
"Baiklah tuan, saya pastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi"
"Pegang kata-kata mu Ara, karena aku akan menghancurkan siapa pun yang berani mengusik dan menyentuh mu"
"Iya tuan,"
Setelah itu, Alnord kembali melerai pelukkan nya, dan dia mulai menatap wajah Arabella yang terlihat sangat cantik dan mempesona..
"Maaf jika aku telah meneriaki mu Arabella"
Ucap Alnord menyesal, membuat Arabella merasa terkejut...
Sejak kapan seorang Alnord merasa menyesal karena sudah meneriaki nya, bukan kah memang sudah menjadi kebiasaan nya yang selalu memaki dan meneriaki dirinya..
"Iya.., tidak apa apa tuan, bukan kah tuan sudah biasa meneriaki ku! "
Jawab Arabella yang mulai memukul samping, membuat Alnord langsung tersenyum tipis
"Iya.. kau benar Ara, dan mulai saat ini aku berjanji tidak akan melakukan hal seperti itu lagi, aku akan bersikap lembut layak nya seorang kekasih yang mencintai wanita nya"
"Hah.....!!!! apa tuan sedang bercanda saat ini? "
Teriak Arabella sedikit terkejut, sedangkan Alnord mulai menaikkan kedua alis nya..
__ADS_1
"Apa aku terlihat seperti bercanda Ara, aku sungguh berkata serius"
Jawab Alnord memasang wajah kecewa, membuat Arabella mulai tidak tahan untuk tidak tertawa...
"Hahaha..... tuan..., anda benar benar sangat pintar dalam bersandiwara, baiklah, aku akan mempercayai tuan, karena tuan adalah kekasih nya Arabella"
"Ara.... aku sedang tidak bersandiwara, kenapa kau tidak bisa membedakan nya hah! "
"Ya sudah, aku percaya tuan, sekarang biarkan saya mengatakan hal penting kepada tuan"
"Katakan lah.., kau benar benar membuat mod ku jadi anjlok"
Ucap Alnord membuang muka,
"Ayo duduk dahulu tuan, kenapa kita harus berdiri saja"
Ajak Arabella menarik tangan Alnord, dan kini mereka sudah duduk dengan saling berhadapan..
Arabella mulai menatap wajah Alnord yang masih membuang muka ke arah samping...
"Apa dia sungguhan dengan ucapan nya itu, tapi... tidak mungkin juga dia menyukai ku" gumam Arabella di dalam hati... .
"Kenapa kau diam saja Ara, cepat katakan apa yang ingin kau sampai kan kepada ku"
Teriak Alnord masih membuang muka, sedangkan Arabella mulai memiringkan bibir nya..
Setelah itu, Arabella mulai berdehem, membuat Alnord menatap ke arah nya..
"Jangan membuang muka tuan, bagaimana bisa aku berbicara jika anda seperti itu"
"Suka suka saya Arabella, kau sangat lah cerewet sekali"
"Ya terserah tuan mau mengatai ku apa, sebenarnya kedatangan saya ke sini ingin memberitahu jika saya sudah berhasil membuat Devian percayalah, jika saya adalah orang yang selalu setia mendukung nya, tadi di ruangan rapat, para investor dan juga klien penting milik nya mulai bersama sama mengundurkan diri, dan memutuskan kerja sama mereka, dan itu membuat Devian menjadi sangat frustasi "
"Benarkah...!! itu belum seberapa untuk nya Ara, bukan kah dia lebih kejam lagi memperlakukan mu di masa lalu, ? "
"Iya.anda benar tuan., lalu apalagi rencana kita selanjutnya tuan?
" Tidak ada, kau bisa bersantai saat ini, karena ketiga anak buah ku yang akan melakukan tugas selanjutnya, "
"Terimakasih tuan, oya aku lupa memberitahu tuan, sebenarnya tadi saat keluar dari kantor saya bertemu dengan papa Aaron, dan dia mengundang ku untuk makan malam di kediaman nya"
"Apa....!!! lalu apa Jawaban mu Ara? apakah kau menerima nya? "
"Tidak tuan, mana mungkin aku mau menginjakkan kaki kerumah itu lagi, hati ku belum sekuat itu tuan"
Jawab Arabella memasang wajah sedih, sedangkan Alnord mulai berdiri dari duduk nya dan berjalan mondar mandir kesana kemari...
__ADS_1
"Brengsek..., apa mau pria tua itu, kenapa dia bersikap ramah kepada mu Ara... "
Teriak Alnord mulai meraup wajah nya dengan kasar, sedangkan Arabella hanya menatap ke arah Alnord dengan perasaan bingung...
"Aku tidak tahu tuan, mungkin dia hanya berbasa basi saja tadi"
"Tidak Ara..., kau itu sangat lugu, jadi kau tidak mengerti dengan niat dari seseorang, aku yakin paman Aaron mempunyai niat terselubung di balik keramahan nya... "
"Benarkah tuan... tapi selama aku mengenal nya....
" Jangan memuji dirinya Ara..., kau boleh memuji nya jika anak buah ku memang tidak berhasil membongkar siapa kau sebenarnya, sebelum itu terjadi, maka jangan percaya dengan pria tua itu, aku merasa dia sengaja menutupi identitas asli mu karena ada hal penting yang sedang dia tutupi, jika tidak mana mungkin sampai saat ini anak buah ku belum juga berhasil menemukan identitas asli mu Ara, bukan kah kau hanya anak panti biasa, lalu kenapa mereka menutupi nya"
Jelas Alnord mulai membungkuk menatap Arabella dengan intens...
"Kau benar tuan, baiklah mulai sekarang aku akan lebih waspada kepada keluaga Rodrigues"
"Bagus, aku suka dengan sifat mu ini Arabella"
Cuuppp......
"Apa yang kau lakukan tuan!!! " teriak Arabella kesal...
****
Malam telah datang, dan saat ini terlihat seorang pria tampan yang mulai keluar dari mobil nya,
Devian memakai baju stelan anak muda, tak lupa juga dia menutupi wajah nya dengan masker dan juga kaca mata hitam
Setelah semua terlihat aman, Devian langsung berjalan cepat memasuki cafe yang menjadi tempat pertemuan nya bersama dengan pengusaha Sukses yaitu tuan Jack...
Setiba nya diruangan VIP, Devian langsung disambut oleh orang orang yang telah menunggu nya, Tuan Jack terlihat bangkit dan berdiri menyambut kedatangan Devian...
"Selamat datang nak Devian, saya sangat senang karena anda mau datang menemui saya"
"Tuan Jack..., anda sangat berlebihan, saya lah yang harus nya bangga tuan, suatu kehormatan Karena bisa bekerja sama dengan perusahaan anda"
Puji Devian tersenyum bahagia, setelah berbincang bincang beberapa menit, Akhirnya tuan Jack langsung mengeluarkan berkas kerja sama mereka...
Devian di buat tekejut, saat setelah selesai membaca surat perjanjian, di sebalik nya terdapat kertas kosong yang harus dia tanda tangani..
"Tuan Jack, kenapa kertas ini kosong? '" tanya Devian penasaran.
"Iya itu, karena aku akan menulis keuntungan untuk perusahaan mu Devian, dan seketaris ku yang akan mengisi nya, sekarang kau bisa menandatangani nya terlebih dahulu"
"Oh begitu, baiklah tuan, jika begitu aku akan menandatangani nya sekarang juga"
Jawab Devian semangat dan langsung mengukir indah tanda tangan nya di atas kertas putih kosong tersebut...
__ADS_1
"Masuk perangkap kau Devian" gumam tuan Jack tersenyum tipis