
Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang bertugas menjemput adik dari Almarhum Arabella yang asli...
Gadis kecil itu mulai turun dari mobil dengan di bantu oleh Asisten Bram...
Arabella dan juga yang lain nya, sudah berdiri di depan teras rumah,mereka sengaja ingin menyambut kedatangan gadis kecil yang biasa di panggil Rara...
"kakak Arabella... "
Sapa Rara dari kejauhan, dengan cepat anak berumur 12 tahun itu langsung berlari ke arah Arabella, sedangkan Arabella dia mulai membungkuk kan sedikit tubuh nya untuk membalas pelukkan Rara...
"Kakak... Rara kangen sama kakak"
"Iya.. kakak juga kangen sama kamu, maaf ya jika kakak belum sempat melihat kamu di asrama"
"Tidak apa apa kak, Rara ngerti kok jika kakak sedang sangat sibuk, apa lagi kakak akan segera menikah.. "
"Iya.., kamu sudah semakin besar ya sayang, pasti makan nya banyak di asrama"
"Iya dong, kan Rara ingin cepat besar biar menjadi seperti kak Arabella"
Jawab Anak itu dengan sangat bijak, kakek Martin dan Alice langsung tertawa, sedangkan Alnord dia tetap diam seperti biasa,
Bagi Alnord, tidak ada yang bisa membuat dia bisa tertawa selain Arabella , maka dari itu Alnord akan bersikap dingin kembali jika bertemu dengan orang lain selain calon istri nya tersebut...
****
Tidak terasa pagi telah datang menyapa, dan saat ini di kediaman keluarga Martinez orang orang sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan mereka masing masing,
Anak buah Alnord sudah berjaga dengan menyamar menjadi pelayan pria untuk melayani para tamu yang akan datang,
Sedangkan di dalam kamar pengantin saat ini Arabella, Alice dan juga Rara telah selesai di make over oleh MUA ternama yang di bayar mahal oleh Alnord,
Arabella terlihat sangat cantik, dia mengenakan baju pengantin berwarna putih, menampakkan ke Anggunan dan kecantikan yang terpancar sangat alami dari wajah nya, ...
Rara bersama Alice yang melihat penampilan kakak mereka pun langsung terdiam terpukau, Arabella persis seperti seorang RATU di dalam negeri dongeng.
"Wah..... kakak terlihat sangat cantik, sungguh aku benar-benar terpana melihat kak Arabella"
"Iya, kakak Rara memang sangat cantik, sama seperti Rara hihi... "
Ucap Rara tertawa bahagia, Arabella yang melihat kedua adik nya itu pun ikut tersenyum bahagia,
__ADS_1
Bahkan MUA yang merias Arabella juga ikut terpesona melihat kecantikan dari wanita tersebut...
Sedangkan di sisi lain, tepat nya di kamar Alnord, saat ini dia sudah selesai memakai stelan jas nya, di samping kanan kiri nya sudah berdiri dengan setia sahabat dan juga sang Asisten...
Bastian tersenyum mengejek saat melihat ke arah sahabat nya, dia benar benar tidak menyangka jika Alnord sang manusia super dingin serta sombong, kini malah kepincut dan juga bucin dengan wanita yang dia jadikan sebagai alat pembalasan dendam nya,
Alnord yang mengetahui jika Bastian sedang tertawa mengejek diri nya pun langsung melemparkan bantal yang dia ambil di atas kursi...
"Hey.... sudah cukup kau tertawa mengejek ku, apakah menurut mu ini lucu? "
Tanya Alnord merasa kesal..
"Hahaha....., kenapa kau jadi kesal begitu , aku sedang tidak mengejek mu teman, tapi aku merasa ikut bahagia, karena teman ku kini sudah berhasil memakan omongan nya sendiri"
"Tutup mulut mu Bas... memang nya siapa yang telah memakan omongan ku sendiri?"
"Hahaha...... lihat lah Bram... ternyata bos sombong mu itu, sudah lupa ingatan sekarang,"
Ucap Bastian tertawa, begitu juga dengan Asisten Bram yang tanpa sengaja sudah ikut tertawa juga...
"Diam.... kalian berdua benar benar menyebalkan, memang nya, aku pernah mengatakan apa hah...! coba kau beritahu aku? "
"Baiklah... akan aku ingatkan kembali jika kau lupa, dulu tepat nya beberapa bulan yang lalu, kau pernah mengatakan, jika kau tidak akan pernah menyukai apa lagi mencintai wanita yang sudah kau rubah menjadi Arabella, karena bagi mu almarhum Arabella adalah satu satu nya wanita yang sangat kau cintai, tapi..... setelah beberapa bulan bersama Arabella palsu untuk memainkan sandiwara cinta, seperti nya kau menjadi jatuh cinta sungguhan kepada diri nya, bahkan sampai menikah... "
Rasa nya Alnord seperti sedang menjilat ludah nya sendiri..., uhhh.... membayangkan nya saja Alnord menjadi geli...
"Tidak.. aku rasa saat itu kau telah salah mendengar nya Bastian, ya sudah lah, sekarang waktu nya untuk ku melakukan pernikahan, jadi kalian berdua jangan coba coba merusak mood ku saat ini"
Ucap Alnord dengan tegas, dia sengaja ingin menghindari sahabat nya untuk kembali membahas soal perkataan nya di masa lalu,
Setelah itu mereka bertiga mulai keluar dari kamar, kebetulan kamar Alnord dan juga Kamar Arabella terpisah kan oleh ruangan tengah, jadi sangat tidak mungkin untuk Alnord merayap sebentar ke kamar pengantin wanita nya...
"Ayo jalan, kenapa kau malah berhenti disini? "
Tanya Bastian memukul pundak Alnord,
"Iya, ini juga aku mau jalan, oya Bram... apakah kau sudah melakukan semua perintah ku? "
"Sudah tuan besar, saya jamin tidak akan ada penyusup yang bisa masuk ke dalam rumah ini tuan muda"
"Bagus.. , kau sangat cepat dan pintar, seperti nya setelah pernikahan selesai aku akan memberikan bonus yang banyak untuk mu Bram.. "
__ADS_1
"Benar kah tuan? "
Tanya Asisten Bram terkejut..
"Tentu saja benar, aku tidak pernah berbohong bukan? kenapa kau seperti tidak percaya begitu"
"Saya percaya tuan muda, jika begitu terimakasih banyak tuan muda, saya doakan semoga pernikahan anda lancar dan juga langgeng untuk selamanya"
"Terimakasih Bram... akan aku tambah bonus untuk mu lagi"
"Wah... aku juga mau kalau begitu Al"
Ucap Bastian tidak mau kalah, setelah itu mereka mulai turun dari tangga dengan wajah yang penuh kebahagiaan.
Sesampainya di bawah, para tamu penting langsung menyambut kedatangan Alnord, mereka tampak terpesona melihat mempelai pria yang sangat terlihat tampan, setelah itu Alnord langsung menyalami para tamu undangan,
Hingga tak lama kemudian, dia mulia duduk di tempat yang di sediakan khusus untuk nya...
Alnord berbincang bincang dengan pak Penghulu dan juga wali nikah Arabella, dan hampir setengah jam kemudian, akhirnya mempelai wanita mulai turun dengan di dampingi oleh kedua adik perempuan nya dan juga Sekretaris Mega..
Saat melihat mempelai wanita mulai turun dari atas tangga, mereka tamu undangan mulai menatap ke arah dirinya, sungguh para tamu benar benar di buat terpesona dan juga takjub dengan kecantikan yang Arabella miliki,
Arabella sudah seperti putri yang turun dari kayangan,, karena terlihat sangat cantik dan juga menawan..
Alnord yang melihat ke arah calon pengantin itu pun langsung terdiam membisu, bagaimana mungkin Arabella terlihat cantik hingga berkali kali lipat,
Dia bahkan sampai terbengong menatap calon istri nya tersebut...
Dan tampa sadar, kini Arabella sudah tiba di depan Alnord, membuat Alnord dengan replek langsung berdiri untuk menyambut kedatangan Arabella...
"Sayang... kau sangat lah cantik, aku benar-benar terpesona sayang"
Ujar Alnord ingin memeluk tubuh Arabella, hingga beberapa detik kemudian, Alnord di kejutkan dengan sebuah tongkat pendek yang menahan gerakkan nya tersebut...
"Hei... jangan asal peluk nya, dia itu belum sah menjadi istri mu, dasar Cucu tidak tahu malu"
Maki kakek Martin membuat semua para tamu tertawa mendengar nya,..
Hanya satu orang yang terlihat memasang wajah benci dan juga dendam, yaitu bibi Sonya..
Dia benar-benar marah kepada Alnord, karena Alnord sudah berani menampar wajah nya hingga meninggal kan sedikit bekas merah di wajah nya saat ini, tapi dia masih merasa sedikit menang, setidaknya dia sudah berhasil membantu putra nya Edward untuk melarikan diri dari seorang Alnord...
__ADS_1
"Cih..., dasar sepupu sialan, sok nya berlagak tegas dan menyeramkan, tau nya kau sangat bucin kepada istri mu itu, lihat saja apa yang akan aku lakukan selanjutnya kepada mu dan juga istri mu itu"
Gumam bibi Sonya di dalam hati ,dia bahkan sampai meremas kedua tangan nya dengan sangat kuat....