
Setelah menyaksikan tayangan film romantis secaa live, akhirnya Mega dan Alvin memutuskan untuk pergi dari tempat tersebut..
Seperti nya tidak ada guna nya juga menguntit mereka berdua jika akhirnya telah membuat Alvin merasa sangat panas dan juga gerah..
Alnord benar benar sungguh keterlaluan, setelah menyelesaikan acara makan malam pada tengah malam, akhirnya dia memberikan ciuman yang sangat bergairah kepada istri nya tersebut,
setelah itu Alnord langsung memboyong tubuh Arabella ke dalam gendongan nya dan membawa nya untuk masuk ke dalam kapal yang ada di pesisir dermaga tersebut..
mereka berdua yang melihat adegan romantis itu pun langsung bisa menerka, apa lagi kelanjutan dari adegan romantis yang terasa sangat hot.
Tentu saja Alnord akan meminta jatah kepada adik nya Arabella di dalam kamar yang ada di kapal itu..
"Sial... jika aku tahu akan seperti ini jadi nya, lebih baik aku tidak akan mengikuti mereka berdua"
Gumam Alvin dengan perasaan kesal, membuat Mega langsung tersenyum tipis..
"Jangan mengejek ku wanita es, aku tahu jika kau juga merasa ingin seperti mereka bukan, tapi sayang nya kau tidak tahu mau meminta nya dengan siapa, karena kau kan jomblo"
Ucap Alvin membuat Mega menatap dirinya dengan tatapan tajam..
"Jaga mulut mu tuan, aku sama sekali tidak menginginkan hal seperti mereka, karena kalau aku mau pasti sedari dulu aku sudah mencari seorang pasangan yang serius dengan ku"
"Hahaha..... kau jangan malu untuk mengakui nya Mega , aku tahu jika sebenarnya kau juga menginginkan hal seperti yang mereka lakukan karena sudah terlihat dari wajah mu itu Mega, "
"Benarkah tuan..? akhh... aku sungguh malu saat ini, sejujurnya aku belum pernah berpacaran jadi saat melihat kemesraan mereka berdua jiwa jomblo ku langsung meronta ronta tuan,"
"Wah... jadi kau juga belum pernah pacaran ya? kenapa kita bisa sama Mega? "
Tanya Alvin tidak percaya ,membuat dia langsung menghadap ke arah tubuh Mega...
"Kalau boleh tahu? apa alasan mu tidak pernah pacaran, tidak mungkin kan jika kau tidak laku, secara kau juga bukan wanita yang jelek"
"Hahaha..... benar kah seperti itu tuan? tapi aku memang belum pernah berpacaran, karena aku sangat takut jika pacar ku nanti nya akan mengajak ku untuk melakukan ciuman"
"Apa...! kenapa kau harus takut Mega, bukan kah melakukan ciuman itu hal yang sangat wajar ya"
"Kau benar tuan, tapi aku tidak berani, karena aku memiliki sesuatu hal yang berlebihan di diriku"
"Berlebihan di dirimu? memang nya apa Mega, cepat beritahu aku, jangan membuat ku menjadi mati penasaran"
Ucap Alvin memaksa..
__ADS_1
"Tidak... nanti kau malah akan mengejek ku"
"Hah... tidak akan Mega, aku berjanji"
"Baiklah.. tapi kau harus menjaga rahasia ini ya tuan Alvin"
"Okey, sekarang cepat katakan"
Ucap Alvin mulai tidak sabaran,
Membuat Mega langsung bersiap siap untuk mengatakan apa yang sudah lama dia rahasia kan dari semua orang tentang diri nya sendiri..
"Emm.... sebenarnya, aku itu memiliki kelebihan di dalam hormon seksual, jadi jika aku melakukan sentuhan ataupun ciuman dengan seseorang yang aku sukai, maka aku tidak akan bisa menghentikan nya begitu saja, hormon itu akan langsung naik dan menguasai diri ku, dan hal yang aku takut kan adalah, aku akan memperkosa pacar ku tersebut"
"Apa...! kau serius mengatakan hal ini Mega? apakah kau tidak sedang bercanda? "
Tanya Alvin menatap tidak percaya.. membuat Mega langsung menggelengkan kepala nya
"Aku serius tuan, dan karena itu lah aku menjadi tidak berani untuk berpacaran, sampai detik ini"
Jawab Mega mulai menundukkan wajah nya dengan perasaan sedih..
Membuat Alvin merasa tidak tega dan langsung memeluk tubuh Mega secara tiba-tiba..
Hingga tanpa sadar sudah membangun kan hormon seksual yang Mega miliki
Mega yang mulai merasa aneh pun langsung bergerak secara tidak tenang, hingga detik kemudian,
Tangan Mega menarik tangan Alvin dengan sangat erat..
"Tuan cepat buka pintu mobilnya sekarang juga, aku mohon"
ujar Mega dengan wajah berubah merah, dengan cepat Alvin mulai membuka pintu mobil tersebut, hingga tak lama kemudian
Alvin merasakan tubuh nya langsung di dorong oleh Mega dari arah luar agar terperanjat masuk ke dalam mobil
Setelah itu Mega mengikuti Alvin dan menutup pintu mobil dengan sangat rapat..
Sungguh hal itu membuat Alvin menjadi terkejut setengah mati, karena tanpa sadar kini Mega sudah melakukan apa yang dia katakan barusan...
"Mega... apa yang akan kau lakukan? kenapa kau mendorong tubuh ku Mega? "
__ADS_1
Tanya Alvin penasaran..
"Tuan...maaf jika aku telah lancang kepada mu, tapi seperti nya pelukan mu barusan tadi sudah membuat hormon seksual ku langsung bangkit dengan cepat, dan sekarang aku ingin menikmati mu tuan Alvin...."
"Apa...! jangan Mega..., apakah kau sudah gila, aku takut kau akan menyesal setelah nya Mega.. "
Ucap Alvin berteriak mencoba menyadarkan wanita tersebut..
"Tidak.. aku tidak bisa tuan, ayo kita lakukan"
Jawab Mega langsung mengecup bibir Alvin yang kini terlihat sangat menggoda,
Mega langsung menikmati bibir tersebut tanpa henti sedikit pun, membuat Alvin menjadi terikut dengan suasana yang ada..
"Mega... aku juga memiliki hormon seksual Mega dan sekarang kau benar-benar sudah membangun kan senjata perang ku, jangan salah kan aku jika aku sudah menodai mu Mega, karena kau juga menginginkan nya.. "
Gumam Alvin langsung membalas perlakuan wanita yang terus menyerang nya tersebut
Hingga beberapa menit berlalu permainan di dalam mobil masih terus terjadi,
Mega dan Alvin merasa saling memberikan kenikmatan antara satu sama lain dan sampai lah pada permainan inti, Alvin telah berhasil berada di atas tubuh Mega untuk menjadi panglima pertempuran yang sebenarnya..
"Apakah kau menginginkan nya Mega? "
Tanya Alvin dengan mata penuh gairah..
"Iya tuan.., cepat berikan aku kenikmatan tersebut, aku sungguh sudah tidak tahan tuan"
"Tapi.. bagaimana jika kau telah sadar nanti, apakah kau akan marah kepada ku?"
"Tidak akan tuan, karena saya meminta nya dengan keadaan sadar, saya tidak sedang mabuk tuan, sekarang ayo lakukan, saya. sudah merasa tidak tahan"
Ucap Mega dengan wajah memerah membuat Alvin langsung melakukan keinginan nya yang sudah di restui tersebut..
"Akhh..... pelan pelan tuan, aku merasakan sakit "
Racau Mega di setiap detik nya, Alvin yang juga masih belajar pun mulai berusaha menekan dengan lumayan kuat, agar gawang tersebut bisa bobol dengan sangat cepat..
Hingga detik kemudian....
Tok... tok... tok.....
__ADS_1
Terdengar suara kaca mobil Alvin yang di ketuk dari arah luar, . membuat kedua orang tersebut langsung terlonjak kaget...