
Satu jam kemudian, Devian dan Alexa sudah selesai dengan kegiatan mereka, dan sebelum keluar dari ruangan mereka pun berusaha memperbaiki penampilan seperti sedia kala
Dan kini Devian dan Alexa sedang berjalan menuju ke arah loby kantor, para karyawan yang menatap kemesraan mereka berdua pun mulai saling berbisik,
Andai saja Devian bukan pemilik dari perusahaan tersebut, sudah pasti para pekerja akan membuly dan mengolok tingkah bejad mereka berdua yang tidak mempunyai malu sedikit pun..
Saat sudah tiba di loby kantor, ternyata bertepatan dengan masuk nya seorang wanita yang membuat darah Devian berdesir dengan hebat...
Arabella, telah tiba dengan membawa para orang nya yang akan di tugaskan di perusahaan milik Devian, wanita itu menatap tajam ke arah Devian dan juga Alexa membuat Devian semakin mati kutu dan tidak dapat berkutik...
Alexa yang melihat kedatangan rival nya pun semakin mempererat pelukkan tangan nya di lengan Devian, hingga membuat Devian langsung menatap Alexa dengan tatapan tajam dan mencoba melepaskan pegangan tangan tersebut
"Jauhkan tangan mu Alexa! "
Kata Devian berbisik dengan nada kesal, Alexa yang mendapat kan perintah itu pun langsung membalas tatapan mata Devian dengan tidak kalah tajam
"Tidak akan Devian..., biarkan dia tahu jika kau hanya lah milik ku"
"Apa kau sudah gila, jangan karena kita sudah berhubungan intim, kau bisa memiliki ku lagi Alexa, aku akan tetap mengejar Arabella, karena dia yang akan menjadi pijakan ku untuk sukses kembali Alexa.. "
"Aku tidak perduli Devian"
"Ehmmm.......... "
Arabella mulai berdehem dengan kuat menyadarkan pasangan yang sedang berbisik dengan memasang wajah kesal...
"Tuan Devian, aku tidak mempunyai banyak waktu untuk melihat drama mu itu ,bisakah anda membawa saya keruangan kerja dengan segera? "
Tanya Arabella yang sangat muak melihat kedua orang tersebut,
"Tentu saja Bella, maaf jika aku tidak menyambut kedatangan mu dengan baik"
Jawab Devian langsung melepaskan pegangan tangan Alexa dengan kasar,
Setelah itu Devian berjalan mendekati Arabella dan mengajak Arabella serta karyawan nya untuk mengikuti langkah kaki Devian,
__ADS_1
Dan saat mereka mulai melangkah menuju ke arah lift, Tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dari Alexa yang membuat Arabella langsung berbalik menatap ke arah wanita j*L*ng tersebut...
"Arabella..., !! aku tahu jika kau mempunyai niat tidak baik, dengan kerja sama ini, kau ingin mendapatkan perhatian dari Devian bukan? cihh..... kau benar benar wanita serakah Arabella"
Teriak Alexa dengan lantang, membuat para penghuni yang ada di dalam loby mulai menatap ke arah Alexa...
Arabella mulai berjalan mendekati Alexa, dia memasang wajah santai seakan akan tidak termakan dengan fitnah yang di tuduhkan oleh Alexa,
Devian dan yang lain mulai mengikuti ke arah mereka berdua yang kini sudah saling mendekat dan bertatap muka,
Plakkkk....
Tiba-tiba terdengar suara tamparan yang menggema di ruangan luas tersebut,
Plakkk....
Plakkk.....
Arabella menampar wajah Alexa dengan sangat cepat, bahkan Alexa tidak dapat untuk menghindari nya,
Teriak Alexa sambil melayang kan sebelah tangan nya ke arah wajah Arabella, tapi detik kemudian, tangan itu sudah terhenti karena Arabella langsung menangkis tangan Alexa dan meremat nya dengan kuat menggunakan kuku panjang nya...
"Lepaskan Arabella, kau telah menyakiti lengan ku"
"Itu pantas untuk wanita j*l*ng seperti mu Alexa, berani sekali kau memfitnah ku dengan mulut kotor mu itu, apakah kau tidak sadar diri dengan yang kau tuduhkan kepada ku, jangan menjadi maling teriak maling Alexa"
Teriak Arabella semakin meremas kuat lengan Alexa, Devian yang melihat pertengkaran tersebut pun mulai berlari dan melerai mereka berdua..
"Bella, tolong lepas kan dia, aku mohon"
"Tidak...., aku sudah sabar selama ini dengan nya Devian, dan kau benar-benar tidak bisa mendidik kekasih mu ini,, sepertinya aku tidak bisa melanjutkan kerja sama kita kembali tuan Devian"
Ucap Arabella mengancam, membuat Devian langsung terkejut dan membulatkan mata nya dengan sempurna...
"Arabella.., tolong jangan kau putuskan kerja sama kita, aku mohon! "
__ADS_1
"kenapa tidak boleh tuan Devian, setelah aku fikir fikir seperti nya tidak ada untung nya kerja sama yang kita lakukan ini, anda bukan hanya sudah jelek di mata pubilk, tapi anda juga memiliki kekasih yang benar-benar merugikan, aku tidak mau di hina terus menerus dengan mulut kotor nya itu"
"Arabella, jika ini menyangkut dengan Alexa, maka aku akan memutuskan hubungan ku dengan dirinya, tapi aku mohon kau harus tetap menjalankan kerja sama kita"
Ucap Devian memohon, membuat Alexa langsung geram dan emosi mendengar perkataan dari Dirinya...
"Devian.., tarik ucapan mu itu, apakah kau lebih memilih dia dari pada aku yang selalu ada untuk mu hah! "
"Cukup Alexa, kau benar benar sudah membuat ku malu dan hancur, satpam..... cepat bawa wanita ini keluar dari gerbang, aku tidak mau dia masuk kembali ke dalam kantor milik ku"
Dengan cepat ketiga satpam yang berjaga di depan pintu masuk, langsung berlari dan memegang tangan Alexa,, mereka menyeret Alexa dengan paksa, mengabaikan penolak kan dari wanita tersebut...
"Devian..., kau tega mengusir ku dengan hina seperti ini, dan kau lebih memilih dia dari pada aku kekasih mu, aku tak Akan tinggal diam Devian... "
Teriak Alexa sambil ditarik oleh ketiga satpam, sampai keluar dari kantor milik nya,
Setelah memastikan Alexa telah pergi, Devian pun langsung berjalan ke arah Arabella, dan menatap wajah wanita tersebut...
"Maaf Karena aku, kau mendapatkan hinaan dari Alexa, aku benar benar meminta maaf Bella"
"Tidak masalah, asal anda mau menepati janji, sekarang ayo antar para karyawan ku ke dalam ruangan nya,"
Ajak Arabella yang menahan kebahagiaan nya di dalam hati,
"Baiklah.., mari ikut aku ke lantai atas"
Ajak Devian berjalan ke arah lift.. setelah beberapa menit kemudian mereka kini sudah tiba di tempat yang menjadi ruangan khusus para karyawan Arabella bekerja,
Devian menyambut baik kerja sama nya bersama Arabella, karena menurut nya berkat kerja sama ini lah dia akan berhasil mendapatkan nama baik nya kembali,
Devian akan mencoba untuk mendapatkan hati Arabella, dan juga memajukan perusahaan nya secara bersama sama, Arabella yang menatap senyuman dari Devain pun mulai tersenyum dengan puas
"Akhirnya.... mangsa jatuh ke dalam tangan ku dengan sangat tepat..., sekarang tinggal menunggu kehancuran mu yang sesungguhnya Devian Rodrigues"
Ujar Arabella di dalam hati,.....
__ADS_1