Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kekesalan Alexa


__ADS_3

Saat ini papa Aaron telah tiba tepat di depan ruangan milik putra nya,


Dia sengaja tidak memberitahu atas kedatangan nya karena dia sengaja ingin membuat putra nya itu merasa sangat terkejut...


Papa Aaron benar benar merasa kesal, karena Devian sudah berani mengabaikan panggilan telfon yang berulang kali dia lakukan,


Dan saat Seketaris papa Aaron ingin membukakan pintu, tanpa di duga, Tiba-tiba pintu tersebut sudah terbuka dari dalam, di susul oleh seorang Pria yang juga baru keluar dari ruangan kerja milik Devian...


"Tuan besar!! "


Gumam Asisten Erik, yang merasa terkejut, saat sudah membalikkan tubuh nya,


Dia mulai menutup pintu dengan rapat, dan berdiri menghalangi pintu tersebut...


"Kau kenapa Erik, kenapa kau menghalangi jalan ku"


Teriak papa Aaron yang mulai meradang, dia sangat tahu jika Asisten dari putra nya ini sudah pasti sedang berusaha melindungi Devian dari dari dirinya...


"Tuan besar..., sepertinya anda tidak boleh masuk untuk saat ini, karena tuan Devian.....


" Minggir..., jangan menghalangi jalan ku, lebih baik kau kembali keruangan mu sendiri "


"Tapi.....!!!! "


"Kau mau menurut atau aku pecat sekarang juga"


Ancam papa Aaron memasang wajah sangar, dengan cepat Asisten Erik langsung melangkah menyamping membiarkan papa Aaron untuk membuka pintu ruangan tersebut...


Ckleekkk.......


Pintu mulai terbuka dengan lebar, bahkan sampai mengeluarkan suara gebrakan , karena papa Aaron mendorong nya terlalu kuat..


Devian yang sedang menaruh kedua kaki nya di atas meja pun langsung terkejut dan melihat ke arah sumber suara tersebut...


"Erik... kenapa kau sangat tidak sopan.....


Teriak Devian langsung terhenti, ketika melihat siapa orang yang telah berani masuk kedalam ruangannya dengan sangat tidak sopan...

__ADS_1


" Papa......!!! "


Ucap Devian tekejut, dengan cepat, pria tampan itu langsung menurunkan kedua kaki nya dari atas meja, dan mencoba berdiri dengan tergesa-gesa...


"Kenapa papa datang kesini? "


"Heh...., dasar anak tidak berguna, bahkan setelah kau melakukan hal memalukan yang membuat perusahaan ku rugi besar, kau masih bisa bersikap santai sambil menopang kan kedua kaki mu di atas meja, apa kau tidak mempunyai otak Devian"


Teriak papa Aaron emosi, sedangkan Devian hanya diam sambil membuang muka nya kesebelah kiri..


"Devian.., kenapa kau melakukan ini semua hah.. ! apa kau tidak malu dengan sikap mu yang ada divideo itu hah! "


"Iya.., aku mengaku bersalah pa, dan sekarang papa berhenti menyalahkan aku, karena aku akan segera memperbaiki nya"


"Cih..., memperbaiki bagaimana maksud mu, apa kau bisa menarik kembali para investor dan juga klien yang telah memutus kan kerja sama nya, apa kau bisa Devian? "


"Pa..., jangan terus meneriaki ku, aku ini tidak tuli, dan aku masih bisa mendengar dengan jelas, papa tenang saja, walaupun kita kehilangan banyak klien, tapi kini aku mendapatkan klien yang lebih hebat dari mereka semua"


Jelas Devian penuh percaya diri, kini dia sudah berdiri menghadap sang papa yang masih menatap tajam ke arah diri nya


"Perusahaan industri terbesar di negara A, milik Jack Bastian, apa papa mengenal nya? "


"Iya, aku mengenal nya, memang nya apa hubungan dia dengan kita, cepat jelaskan maksud mu itu"


"Papa..,mungkin ini sangat lah mustahil, tapi papa harus percaya, jika perusahaan mereka meminta kerja sama dengan perusahaan milim kita papa"


Jelas Devian tersenyum bahagia..


"Benarkah Dev? apakah kau bercanda,? bagaimana mungkin tuan Jack yang terhormat itu, malah meminta kerja sama dengan perusahaan kita sedang kan para pengusaha lain nya mulai mengundurkan diri, apa kau tidak sedang di permainkan saat ini Devian? "


"Tentu saja tidak, bahkan tuan Jack sendiri yang telah menelfon ku, dia mengajak ku untuk bertemu dengan nya malam nanti, di tempat yang sudah dia sediakan"


"Baiklah... jika begitu, papa akan mencoba percaya, tapi pesan papa, kau harus hati hati dalam menandatangani surat perjanjian yang di berikan untuk mu Dev, jangan sampai kau terkena jebakan dari seseorang"


Ucap papa Aaron memperingatkan, sedangkan Devian, langsung tersenyum lucu setelah mendengar peringatan dari papa nya tersebut..


"Haha..... papa...,apa papa kira aku ini sangat bodoh, tolong percaya kepada ku pa, aku tidak mungkin salah dalam melangkah"

__ADS_1


"Devian, aku masih kecewa terhadap mu, bagaimana bisa aku mempercayai mu saat ini"


"Baiklah, jika begitu papa tunggu hasil kedepan nya, kau akan bangga dengan ku pa"


Kata Devian penuh dengan percaya diri, setelah itu papa Aaron mulai melanjutkan pembahasan mengenai berita viral pagi ini, papa Aaron berniat akan mencari tahu siapa dalang di balik berita tersebut...


Sedangkan di apartemen mewah milik Alexa, saat ini wanita itu benar-benar merasa marah dan juga frustasi,


Dia terus saja mengumpat kesal kepada Devian, karena kekasih nya itu hingga detik ini belum juga mengirim kan orang suruhan nya untuk menyelamatkan nya agar bisa keluar dari kepungan para wartawan...


"Devian...., kenapa kau tidak memperdulikan aku sedikit pun, seperti nya kau sudah tidak takut dengan ancaman ku lagi saat ini, Aku benar-benar sangat kesal dengan mu Devian"


Teriak Alexa marah, tak lama kemudian dia pun mulai menghubungi kembali nomor handphone milik Devian..


Tutt..... tut.... tut....


"Sial, bahkan kau tidak mau mengangkat telfon dari ku, Baiklah aku tidak akan menyerah Devian"


Ujar Alexa kembali menelfon nomor handphone milik Devian, dan tak lama kemudian, terdengar suara bariton dari seseorang yang membuat Alexa langsung terdiam membeku...


"Hey kau wanita J*l*ng, apakah kau tidak bisa menjauhi putra ku hah! "


Teriak pria tersebut dengan sangat marah, Alexa yang masih terkejut langsung mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut...


"Paman Aaron, dimana Devian saat ini, kenapa anda yang memegang handphone milik nya? " tanya Alexa penasaran


"Kau tidak perlu tahu dimana Devian, karena aku tidak akan memberitahu mu, besok putra ku akan mengadakan konferensi pers, dan kau jangan pernah sekali pun berani muncul di depan para wartawan, atau jika tidak, aku akan menghancurkan keluarga mu"


Ancam Papa Aaron, membuat Alexa menjadi mati kutu...


"Tunggu..., aku mempunyai rahasia dengan putra mu, yang tidak kau ketahui paman"


"Jangan meracuni ku Alexa karena itu tidak akan mempan untuk ku"


Teriak papa Aaron langsung mematikan telfon tersebut...


"Akhhh...............

__ADS_1


__ADS_2