
Saat ini Alnord dan juga Arabella sudah berada di dalam mobil, Alnord memutuskan untuk pulang karena sudah sangat terganggu dengan sikap bibi Sonya yang terus terusan mempengaruhi kekasih nya agar lebih memilih putra nya Edward dari pada dirinya...
Jujur, hati terdalam Alnord sangat kesal mendengar setiap ucapan yang keluar dari mulut bibi nya tersebut...
Bagaimana jika kekasih nya Arabella tergoda dengan rayuan dari bibi nya itu, maka dia akan kehilangan kekasih nya untuk yang kedua kali...
"Ada apa? "
Tanya Arabella yang sudah sangat penasaran dengan sikap Alnord yang tidak seperti biasanya..
Sedari tadi Alnord selalu saja menggenggam sebelah tangan kekasih nya dengan erat, bahkan saat sedang menyetir pun Alnord sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan nya di jari Arabella....
"Emmm...... jika ingin mengatakan sesuatu, katakan lah Sa... yang... aku akan mendengar kan nya"
Ujar Arabella dengan gugup, saat ini dia masih belum terbiasa dengan panggilan sayang kepada mantan tuan nya itu, jadi Arabella sedikit kurang percaya diri untuk memanggilnya dengan sebutan mesra...
"Ara..., aku akan membawa mu ke pantai, apakah kau mau? "
Tanya Alnord mengarahkan wajah nya kesamping...
"Iya... aku mau sayang"
Jawab Arabella dengan wajah malu,Alnord yang mengetahui perasaan kekasih nya saat ini pun langsung mengelus rambut Arabella dengan perasaan sayang....
"Jangan malu sayang, panggil aku semesra mungkin, aku ingin kau terbiasa melakukan nya"
"Baiklah.. aku akan membiasakan nya sayang"
"Hem.... begitu kan terlihat lebih mesra, jangan takut memanggil ku dengan sebutan sayang, karena kita sekarang adalah satu"
"Satu.... satu apa nya? " tanya Arabella yang tidak mengerti..
"Satu hati, satu tujuan dan satu kehidupan, kamu mau kan menjadi satu sama aku? "
Tanya Alnord memasang wajah penuh kebahagiaan,
"Iya, aku mau, mari kita menjadi satu sayang"
"Terimakasih Arabella ku"
Jawab Alnord sambil mencium sebelah tangan Arabella, setelah itu mereka saling tertawa bersama menikmati rasa cinta yang mulai tumbuh setiap detik nya...
Arabella tidak pernah menyangka, jika dalam masa lalu nya yang sangat menyedihkan akhirnya Tuhan memberikan dia kebahagiaan dengan hadir nya seorang pria yang mencintai nya dengan sangat tulus...
Begitu pun dengan Alnord, dia benar benar merasa sangat bersyukur, karena setelah di tinggal kan oleh orang orang yang dia sayangi, akhirnya Alnord mendapatkan wanita yang dapat menghiasi hari hari nya menjadi lebih cerah secerah mentari...
__ADS_1
Satu jam kemudian, akhirnya mereka berdua kini sudah tiba di pantai yang sangat indah...
Alnord langsung membuka pintu mobil nya untuk mempersilahkan Arabella turun dari mobil...
Setelah itu mereka berdua mulai berjalan ke arah pesisir pantai...
Ini adalah kedua kali nya Arabella bermain di pantai pada saat malam hari, dan dia benar benar sangat merasa senang, jika pantai yang pertama kali dia singgahi dulu sangat ramai dengan orang-orang,
lain hal nya dengan pantai yang saat ini sedang mereka kunjungi, pantai tersebut terlihat sunyi karena tidak terlalu di sukai Oleh banyak orang,
Mungkin dari kejauhan pantai tersebut akan tampak menyeramkan tapi setelah mendekati nya, maka kita akan melihat betapa indahnya pantai itu pada malam hari...
"Sayang,... apakah kau akan mengajak ku untuk bermain air seperti waktu itu? "
Tanya Arabella yang ingin melepaskan hels milik nya..
"Tentu saja, aku akan melepaskan sepatu ku juga"
Ucap Alnord melepaskan sepatu nya, lalu dia mengambil hels milik Arabella dan menaruh nya di atas pasir yang lumayan tinggi...
Kini mereka berdua sudah turun ke arah pantai, Arabella bermain gelombang ombak yang mulai menerpa kaki nya, Alnord tersebut bahagia saat menatap senyum dari kekasih nya tersebut..
Alnord akan membiarkan Arabella bahagia sebelum dia mengatakan tentang rahasia yang mulai dia ketahui,
Apa lagi jika terbukti kalau Aaron Rodrigues adalah dalang di balik kematian kedua orang tua nya, dan tega merebut harta milik. keluarga nya, sudah bisa di pastikan jika Arabella akan sangat membenci pria yang bernama Aaron Rodrigues itu....
"Pelan pelan Ara"
Teriak Alnord kepada Arabella yang sedang berlari layak nya seorang anak kecil,
"Sayang, aku sangat senang bermain di pantai, bagaimana jika kapan kapan kita kesini lagi pada waktu siang hari, apakah kau mau mengantarkan ku Sayang? "
Tanya Arabella yang berada sedikit jauh dari Alnord..
"Tentu, aku akan menuruti semua keinginan mu Ara"
"Benarkah...? "
Tanya Arabella tidak percaya,
"Tentu saja, apa yang tidak untuk mu Arabella, aku akan melakukan apa pun asalkan kau bahagia"
jawab Alnord dengan tulus, membuat Arabella tersenyum senang dan langsung berlari ke arah Alnord....
"Terimakasih kekasih ku Alnord"
__ADS_1
Ucap Arabella memeluk tubuh Alnord dengan erat, Alnord yang mendapat kan pelukkan. itu pun langsung membalas pelukan Arabella dengan tak kalah erat...
Setelah beberapa menit bermain air, akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di pinggir pantai,
Alnord akan memberitahu semua bukti yang dia temukan di dalam perkarangan panti puluhan tahun yang lalu...
Alnord mulai mengeluarkan Handphone milik nya yang ada di saku celana, setelah itu dia menatap Arabella dengan sangat intens....
"Ara...!
Sapa Alnord membuat Arabella membalas tatapan nya tersebut,
" Iya, ada apa sayang? " tanya Arabella penasaran...
"Aku ingin memberikan mu sebuah video, yang akan menjadi bukti atas kecurigaan ku selama ini, apakah kau sudah siap jika harus mengetahui fakta yang sebenarnya di masa lalu? "
"Maksudnya, fakta tentang kehidupan ku begitu? "
"Iya..., dan mungkin kau akan merasa sangat terkejut karena orang yang melakukan kejahatan untuk kehidupan mu selama ini adalah orang yang sangat kau hormati"
"Memang nya siapa orang itu Al.., aku... aku benar-benar penasaran? "
Tanya Arabella mulai tidak sabar...
"Okey, sekarang kau lihat video ini, dan kau akan menemukan Jawaban nya"
Ucap Alnord sambil memberikan handphone milik nya ke tangan Arabella...
Dengan bergetar Arabella mulai menerima handphone tersebut, dan dia menatap video yang sudah Alnord putarkan...
Video pertama membuat Arabella menjadi terkejut setengah mati, ternyata orang yang dahulu memasukkan dirinya ke panti tersebut adalah ibu mertuanya sendiri...
Saat itu Arabella masih terlalu kecil, sedangkan Mama Agnes masih tampak sangat muda dan cantik, jadi Arabella tidak bisa mengingat kejadian yang terjadi tepat saat dia masih berumur 3 tahun....
"Al...., jadi dia...!! "
Ucap Arabella menutup mulut nya dengan tangan....
"Iya.., dia orang nya Arabella... "
"Bagaimana bisa mereka mengenal ku sedari kecil Al, bukan kah aku bertemu dengan papa Aaron tanpa sengaja, karena papa Aaron adalah donatur di panti tempat aku di besarkan...? "
"Kau harus bisa menerima nya Ara, karena masih ada video yang lebih mengejutkan lagi... "
Ujar Alnord menatap wajah Arabella yang terlihat memendam rasa kecewa dan juga sedih....
__ADS_1