
Setelah selesai menandatangani berkas kosong tersebut, Devian langsung menaruh pena nya kembali dan menatap ke arah Tuan Jack..
Sedangkan Tuan Jack tersenyum senang melihat sikap Devian yang sangat menerima kerja sama mereka...
"Terimakasih tuan Devian, karena kau telah menandatangani surat perjanjian kerja sama kita"
Ucap Tuan Jack mengulurkan sebelah tangan nya..
"Sama sama Tuan, terimakasih juga karena anda sudah bersedia untuk bekerjasama dengan perusahaan cabang milik ku, oya soal berita viral tadi pagi, saya berharap anda tidak termakan oleh berita itu Tuan, karena yang media kabar kan semua nya hanya lah fitnah"
Ucap Devian mencoba menjelaskan, kini mereka sudah mulai duduk kembali dengan saling berhadapan...
"Aku tahu Tuan Devian, maka dari itu aku tidak terlalu memikirkan nya, tapi saran ku untuk mu, jika bisa kau harus menjauhi para pekerja Intertaimen, karena mereka lah yang menimbulkan gosip untuk diri mu Tuan Devian"
"Kau memang benar Tuan, semenjak hubungan percintaan ku di publikasikan oleh Alexa Julio, mulai saat itu lah nama ku selalu masuk berita, dan parah nya lagi, mereka mengabarkan berita yang membuat Reputasi ku sebagai pembisnis hebat menjadi turun drastis"
"Iya..., lebih baik kau berkencan dengan sesama pengusaha juga, agar kalian bisa lebih saling menjaga nama baik"
Kata Tuan Jack memberi solusi, sedangkan Devian langsung tersenyum setelah mendengar saran dari rekan nya tersebut...
"Haha... anda benar Tuan Jack, dan seperti nya aku sudah menemukan siapa wanita itu saat ini"
"Benarkah..., jika begitu kau kejar wanita itu Devian, jangan biarkan berlian jatuh ke tangan orang lain"
"Baiklah... akan aku lakukan Tuan Jack, oya soal kerja sama kita, kapan kau akan datang ke perusahaan ku, ? " tanya Devian tak sabar
" Dua hari lagi, aku akan berkunjung ke perusahaan mu Tuan Devian, dan aku akan memberikan keuntungan yang sangat fantastis"
"Benarkah..!! terimakasih Tuan Jack, aku akan menanti kan kedatangan anda"
"Ya sudah, jika begitu aku pamit sekarang, karena aku harus segera pulang kerumah"
"Iya.. silahkan Tuan Jack,.. terimakasih sekali lagi"
Jawab Devian masih tersenyum bahagia, setelah itu Tuan Jack bersama asisten dan pengawal nya mulai keluar dari ruangan VIP tersebut...
Dan tinggal lah Devian seorang diri, yang mulai tertawa terbahak bahak
"Haha.... aku tidak pernah menyangka, jika perusahaan ku akan bekerja sama dengan perusahaan tersukses milik Tuan Jack, biarkan saja para klien bodoh itu memutuskan kerja sama mereka, karena saat ini aku telah mendapat ganti yang lebih dari mereka"
Kata Devian masih tertawa, dia menikmati segelas wine yang belum sempat dia minum, dan dia berencana akan menghabiskan waktu sebentar untuk menikmati kemengan nya..
Sedangkan di luar Cafe, saat ini Tuan Jack mulai menaiki mobil nya, para pengawal yang mengikuti nya sedari tadi langsung menyuruh pria paruh baya tersebut untuk segera menelfon Tuan mereka..
"Cepat kau hubungi bos kami, karena dia pasti sudah menunggu kabar baik ini"
__ADS_1
Ucap nya memerintah,
"Baiklah..., terimakasih Karena kalian sudah menjadi pengawal ku walau hanya sesaat, tadi itu benar benar sangat luar biasa, aku seperti pria kaya raya pada umumnya "
"Jangan banyak berkhayal, kau bisa sukses seperti saat ini juga berkat bantuan dari Tuan kami, sekarang kau lakukan tugas yang kami perintahkan"
"Iya.. ini juga aku mulai menelpon nya"
Jawab Tuan Jack yang sudah menghubungkan panggilan ke nomor handphone milik Alnord...
Tut.... tut....tut...
Suara handphone mulai tersambung, dan pria di sebrang sana langsung mengangkat panggilan tersebut...
"Hallo Jack..! bagaimana? "
"Semua berjalan dengan lancar Tuan Alnord, saat ini aku sudah mendapatkan banyak tanda tangan dari Devian Rodriguez dan dia sangat percaya dengan kerja sama ini Tuan"
"Bagus..., cepat kau berikan berkas tersebut kepada anak buah ku, malam ini juga tanda tangan Devian harus sudah tiba di meja kerja ku"
"Baik Tuan..., lalu bagaimana dengan kerja sama nya? apa yang harus saya lakukan selanjutnya Tuan? "
"Kenapa kau bertanya...! memang nya kau mau bekerja sama dengan perusahaan milik nya yang sedang merosot saat ini? "
"Iya..., itu lah yang harus kau lakukan Jack, aku ingin lihat bagaimana reaksi keluarga Rodrigues saat mengetahui jika mereka telah di tipu mentah mentah oleh dirimu... "
Jawab Alnord tersenyum menyeringai, sedangkan pria paruh baya yang disebrang sana mulai merasa panik..
"Tuan..., tapi bagaimana jika Aaron Rodrigues murka kepada saya, apa yang akan saya lakukan? "
"Kau akan berada di bawah perlindungan ku Tuan Jack, jadi jangan panik seperti itu, sekarang kau pulang lah, jangan sampai Devian melihat mobil mu yang masih berada di cafe tersebut"
"Baik Tuan, terimakasih jika begitu"
Tuan Jack pun mulai mematikan panggilan tersebut, dan memerintah kan asisten nya agar pergi dari tempat itu,
Begitu pun dengan mobil milik anak buah Alnord, mereka mulai melaju kencang menuju ke apartemen Alnord...
Setelah menempuh beberapa menit, akhirnya para anak buah terpercaya Alnord sudah tiba dan masuk kedalam apartemen,
Alnord langsung menyambut kedatangan mereka, dan mengambil berkas yang di berikan oleh anak buah nya..
"Dasar bodoh...! apa dia tidak mempunyai otak dan cara berfikir yang cerdas, kau benar-benar pria bodoh yang pernah aku temui Devian"
Ucap Alnord sambil melihat tanda tangan yang terdapat di kertas putih,
__ADS_1
Di apartemen milik nya sudah hadir seorang pengacara yang akan mengurus berkas perceraian Amelia,
Pengacara tersebut akan melakukan tugas nya dengan sangat rapi dan juga tertutup..
"Bawalah tanda tangan ini, lakukan tugas yang aku perintah kan dengan secepat mungkin"
"Baik Tuan, dua hari akan selesai aku lakukan, tanpa Devian sadari, dia akan segera bercerai dari mendiang istrinya Amelia"
"Bagus..., aku tunggu kabar selanjutnya, jika kau membutuh kan apapun langsung hubungi aku"
"Siap Tuan, jika begitu saya permisi sekarang"
Pamit pengacara tersebut, dan kini tinggal lah anak buah Alnord yang masih menatap hormat kepada Alnord...
"Bagaimana dengan pencarian kalian? apakah sudah membuahkan hasil? "
Tanya Alnord menatap tajam
"Tuan, kami memang belum bisa mengetahui identitas asli nona Amelia, tapi kami sudah menemukan kejanggalan disetiap pencarian kami tersebut Tuan"
"Apa maksud kalian, kejanggalan seperti apa itu? "
"Tuan, menurut informasi yang kami dapat, nona Amelia sudah tinggal di panti asuhan sejak dia berumur 3 tahun, bukan sedari bayi Tuan"
"Iya, lalu dimana kejanggalan nya Rio? " tanya Alnord tak sabar
"Nona Amelia bisa datang ke panti asuhan tersebut karena di antar oleh seorang wanita, dan wanita itu bukan lah orang sembarangan, dia sangat berkelas dan glamor, dan bisa di pastikan wanita itu adalah golongan orang kaya Tuan"
"Apa....!! siapa wanita itu? jika memang Amelia memiliki keluarga yang kaya, lalu kenapa juga dia harus tinggal di panti asuhan, kenapa bukan keluarga nya sendiri yang membesarkan nya? "
"Atau mungkin nona Amelia sengaja di buang Tuan" ucap Anak buah nya menimpali
"Bisa jadi, sekarang kita harus mengetahui siapa wanita tersebut, baru lah kita bisa tahu siapa orang tua Amelia sebenarnya"
"Baik bos, kami akan semakin berusaha untuk membongkar rahasia ini Tuan"
"Iya... lakukan dengan cara apa pun, keluarkan uang yang banyak untuk membongkar mulut mulut para saksi yang mengetahui rahasia ini, aku yakin jika di dalam pantai asuhan tersebut, pasti memiliki petugas yang mengetahui identitas Amelia"
"Baik Tuan, jika begitu kami pergi sekarang juga"
"Hem.... "
Jawab Alnord singkat, saat ini pemikiran nya sedang bercabang cabang, Alnord akan membongkar siapa identitas Amelia yang sebenarnya nya,
Dia yakin Amelia memiliki rahasia yang di tutupi oleh seseorang yang sengaja menutupi nya...
__ADS_1