Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Rencana licik Alnord Martinez


__ADS_3

Setelah selesai melakukan tugas nya, pria berbaju hitam dan memakai masker itu pun langsung bangkit dari duduk, dia berjalan meninggal kan cafe yang dia singgahi...


Dan saat ini, pria itu sudah masuk ke dalam mobil nya, setelah itu dia langsung melihat kembali video yang sempat dia rekam tadi,...


Devian serta asisten nya tidak menyadari dengan perlakuan pria tersebut, karena mereka terlalu fokus dengan Arabella dan juga berkas berkas penting yang sedang di baca.


Di dalam video, terlihat dan terdengar dengan jelas semua pembicaraan Devian bersama Arabella, dengan cepat pria itu langsung mengirim kan video dan melaporkan seluruh informasi yang dia dapatkan..


"Hallo bos"


"Hallo, apakah kau sudah selesai melakukan tugas mu? "


Tanya pria di sebrang sana yang tak lain adalah Alnord


"Sudah tuan, dan aku Sudah mengirim kan video nya ke via email,


" Bagus, lalu bagaimana dengan pantauan mu, apakah pria sialan itu berani mendekati kekasih ku? " tanya Alnord penasaran


"Dia tidak mendekati nya tuan, karena mereka duduk saling berhadapan, tapi dia selalu menggoda nona Arabella dengan rayuan maut nya tuan"


"Apa....!!, berani sekali dia menggoda kekasih seorang Alnord, lalu bagaimana dengan reaksi Arabella...? "


"Menurut penglihatan saya, sepertinya Nona Arabella mencoba untuk tetap tenang Tuan, karena dia selalu membalas setiap perkataan Devian dengan tersenyum tipis.. "


"Benarkah....! untuk apa dia memberikan senyuman kepada pria bajingan itu, aku benar-benar tidak suka mendengar nya"


"Tuan...,apakah saya sudah selesai dengan pekerjaan saya"


"Belum, sekarang tugas mu adalah, mencari tahu identitas asli Amelia, lakukan pencarian melalui yayasan panti asuhan Bunga Kasih, aku beri waktu kau selama seminggu"


"Baiklah tuan, jika begitu saya akan berangkat sekarang juga"


"Hem"


Jawab Alnord singkat, setelah itu dia pun mengakhiri panggilan...


Alnord kembali menatap hamparan kota di balik kaca transparan yang ada di ruangan milik nya..

__ADS_1


Menatap kedepan dengan sejuta pemikiran yang akan segera dia mainkan...


Masih teringat di benak nya tentang rencana pernikahan yang sudah di angung agungkan oleh sang kakek, dan Alnord harus sesegera mungkin melakukan rencana nya itu, agar dapat menguasai harta keluarga Martinez secara resmi, hingga tak dapat di ganggu gugat lagi...


Dan juga mengikat wanita yang kini sudah mulai memasuki relung hati nya, menggantikan sang mantan kekasih yang telah meninggal dunia...


"Aku harus bergerak cepat, dengan begitu aku akan mendapatkan semua yang aku inginkan"


Gumam Alnord dengan penuh ambisi


Setelah itu, dia pun kembali menelfon nomor seseorang, yang akan dia jadikan pion. untuk mendapatkan apa yang dia inginkan..


Arabella atau Amelia, saat ini masih sah menjadi istri dari rival nya Devian Rodrigues, dan rencana awal yang akan dia lakukan adalah membebaskan Arabella dari pernikahan yang masih menyemat di dalam hidup nya, Alnord harus bisa bermain tanpa di sadari oleh Devian, karena jika sampai pria itu mengetahui nya, maka sudah di pastikan Alnord tidak akan bisa melakukan semua rencana yang telah dia susun dengan rapi...


"Hallo tuan Alnord,"


"Hallo juga tuan Jack,"


"Wah.. saya sangat senang karena tuan mau menghubungi saya lagi, apakah tuan membutuhkan bantuan saya"


"Apa....! benarkah tuan Alnord"


"Tentu saja, kapan saya berbohong kepada anda"


Ucap Alnord penuh keyakinan, membuat pria di sebrang sana merasa sangat senang


"Baiklah, apa yang harus saya lakukan tuan Alnord? "


" Hanya pekerjaan mudah tuan Jack, kau hanya harus mengajukan kerja sama dengan perusahaan yang di pimpin oleh Devian Rodrigues"


"Devian Rodrigues, maksud anda putra dari tuan Aaron Rodrigues"


"Benar tuan Jack.. "


"Baiklah, tapi hanya itu saja kan tugas saya, apakah tuan Alnord memiliki rencana yang lain nya? "


"Tentu saja, aku ingin di dalam surat kerja sama, kau memasukkan kertas kosong yang harus dia tanda tangani, ingat, jangan sampai dia curiga, dan soal isi kerja sama itu, kau bebas menulis nya, karena aku tidak mau tahu tentang itu semua"

__ADS_1


"Baiklah tuan Alnord, jika begitu, saya akan melakukan nya secepat mungkin, "


"Okey, aku tunggu hasil nya Tuan Jack"


Ucap Alnord tersenyum, setelah panggilan mati, Alnord langsung berbalik ke arah meja kerja nya,


Dan tidak disangka jika Asisten Bram sudah berdiri sedari tadi di dalam ruangan milik nya..


"Kau..., kapan kau masuk Bram, kenapa aku tidak mendengar nya? "


Tanya Alnord terkejut,


"Saya sudah sedari tadi disini Tuan, dan tentu saja anda tidak mendengar nya, karena anda terlalu fokus dengan rencana yg sedang anda buat"


"Iya..., kau benar Bram.., apakah kau mendengar semua pembicaraan ku...? "


"ya, saya mendengar nya tuan..., oya jika saya boleh bertanya, kenapa tuan tidak sekalian saja menyelipkan kertas kosong yang akan di tanda tangani oleh Devian di berkas kerja sama milik Nona Arabella, kenapa harus repot repot menyuruh tuan Jack untuk melakukan nya..? "


Tanya Asisten Bram yang mulai penasaran, sedangkan Alnord saat ini sudah duduk kembali di kursi kebesaran nya sambil menatap sang Asisten dengan tersenyum miring....


"Jangan suka gegabah dalam menjalankan rencana Bram, karena semua tidak bisa sesuai dengan rencana kita, "


"Apa maksud anda tuan? "


"Apa kau lupa jika kita telah menyelipkan banyak jebakan di dalam setiap poin yang ada di kertas kerja sama tersebut, disitu tertulis secara samar, jika.... Perusahaan Devian mengalami kebangkrutan, maka Dia harus membayar ganti rugi kepada pihak Arabella dengan memberikan separuh saham yang dia miliki di dalam perusahaan nya, dan juga tanpa sadar dia sudah menyetujui untuk mengizinkan para pekerja Arabella sebanyak 3 orang untuk mengambil jabatan di departemen perusahaan nya.., dan mereka juga membebaskan para pekerja tersebut untuk melakukan wewenang yang mereka anggap benar..,. aku yakin Devian tidak membaca semua itu Bram, karena tulisan tersebut, berada di pertengahan antara tulisan dari jumlah keuntungan untuk perusahaan Devian"


"Iya.., anda benar tuan, dan saat ini Nona Arabella telah selesai melakukan kerja sama tersebut, berarti itu Artinya pihak Devian sudah menyetujui semua syarat yang kita ajukan"


"Kau benar Bram, dan aku tidak mau mengambil resiko untuk Arabella,andai saja aku menyematkan kertas kosong itu ke dalam surat perjanjian, maka akan timbul pertanyaan yang di lontar kan oleh Pihak Devian, maka aku mengambil jalan lain nya"


"Wah... kau benar benar hebat tuan, aku yakin, sedikit demi sedikit kita dapat merobohkan perusahaan Devian"


"Tentu, setelah anak nya mati, baru lah induk nya yang kita serang tanpa ampun"


Ucap Alnord tersenyum menyeringai, bagi nya semua perbuatan jahat harus di balas dengan setimpal, agar mereka dapat merasakan sakit nya di buang dan di campakkan....


-

__ADS_1


__ADS_2