Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Rencana mama Agnes


__ADS_3

Setelah melewati pagi yang menegangkan untuk senjata milik Alnord,


akhirnya waktu itu sudah terlewati dengan di akhiri kecupan yang Alnord berikan di bibir merah milik Arabella,


Arabella benar-benar merasa sangat terkejut, dengan perlakuan Alnord yang terasa sudah sangat berlebihan, mereka persis seperti sepasang kekasih pada umum nya yang selalu bercumbu di setiap ada kesempatan...


Dan saat ini, Alnord dan juga Arabella telah berada di dalam mobil, dengan perasaan malu, Alnord hanya diam tidak berbicara...


Masih teringat dengan jelas perkataan Arabella beberapa jam yang lalu,setelah ciuman panas itu selesai dia berikan,dan perkataan itu lah yang membuat Alnord menjadi mati kutu...


"Tuan..., saya merasa jika tuan sudah sangat sering mencium bibir saya dengan tiba-tiba, apakah ini juga bukan sandiwara, karena ini tidak tertulis di dalam surat perjanjian, saya merasa jika tuan sudah berlebihan, kita kan bukan sepasang kekasih sungguhan, bahkan status saya saat ini baru saja berubah menjadi janda, apakah tidak apa apa jika tuan mencium saya seperti ini? "


Tanya Arabella yang langsung menusuk ke dalam jantung Alnord...


Ya memang benar semua yang Arabella katakan, jika seharusnya dia tidak boleh melakukan hal tersebut...


Keheningan terus terjadi di dalam mobil, hingga sudah di pertengahan perjalanan pun mereka masih tetap sama sama diam..


Alnord mulai meraup wajah nya dengan kasar, rasa nya, dia sangat ingin mengungkapkan perasaan nya yang sesungguhnya kepada wanita yang ada disamping nya saat ini, tapi... lagi lagi, Alnord tidak tahu harus memulai nya dari mana...


"Tuan..., bagaimana dengan para anak buah tuan? apakah mereka sudah melakukan tugas mereka ? "


Tanya Arabella memecahkan keheningan...,


"Ehm..., sudah, dan kita hanya menunggu hasil nya saja Ara, anak buah ku mulai mencuri data data perusahaan milik Devian, dan juga merusak data keuangan milik nya, "


"Benarkah tuan...! lalu apakah semua perbuatan mereka itu tidak akan di curigai oleh siapapun? "


Tanya Arabella penasaran, dan dia langsung memutar duduk nya menatap ke arah Alnord yang sedang fokus menyetir...


Alnord tidak berani membalas tatapan dari Arabella, karena dia masih belum bisa melupakan manis nya bibir yang baru beberapa jam tadi dia rasakan...


Jangan sampai karena menatap nya juga Alnord langsung menghentikan mobil dan menyosor kembali bibir manis tersebut...


"Tentu saja tidak Ara, aku menaruh orang orang yang memang ahli dalam ilmu ITU dan keuangan, mereka bekerja dengan sangat bersih tanpa celah sedikit pun"


"Bagus lah jika begitu tuan, aku hanya sedikit khawatir saja, karena jika mereka sampai ketahuan, pasti aku juga akan ketahuan"


"Jangan berbicara seperti itu Ara, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi"

__ADS_1


Jawab Alnord tegas, yang tanpa sadar sudah memegang sebelah tangan Arabella..


Arabella yang merasakan pegangan tangan itu pun, langsung menatap nya lama, dan dia membiarkan perlakuan dari bos nya tersebut...


"Kenapa aku merasa tenang saat dia memegang tangan ku, seperti ada rasa hangat yang mengalir ke perasaan ku saat ini"


Gumam Arabella pelan, sambil menatap wajah Alnord yang sedang fokus menyetir...


*****


Saat ini, Arabella sudah mulai bekerja di dalam ruangan nya, dia sedang belajar membuat Desain baju untuk pertama kali nya...


Dengan belajar dengan senior yang lebih berpengalaman, akhirnya Arabella bisa menguasai ilmu desain, dan sangat kebetulan sekali karena tenyata Arabella memang lah wanita yang cukup cerdas, jadi tidak susah untuk nya mempelajari sesuatu yang baru...


Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan, setelah mempersilahkan masuk,


Pintu pun mulai terbuka di susul masuk nya sekretaris Mega sambil menunduk hormat...


"Nona Arabella, saya ingin menyampaikan sesuatu kepada Anda.. "


Ucap Seketaris Mega membuat Arabella langsung menghentikan pekerjaan nya..


"Diluar, telah datang istri dari tuan Aaron Rodrigues bersama dengan putri nya Jessica Rodrigues, mereka sengaja berkunjung untuk membeli pakaian sekalian bertemu dengan anda nona"


"Apa.....!!! Untuk apa mereka berdua ingin menemui ku, bukan kah sudah banyak karyawan kerja yang menemani mereka disana? "


"Iya... tapi ini adalah permintaan dari nyonya Agnes Nona, saya sudah mencoba menjelaskan jika nona saat ini sedang sibuk, tapi... mereka berdua tetap bersikeras ingin bertemu dengan anda nona"


Jelas Sekretaris Mega, membuat Arabella langsung merasa kesal dan marah...


Masih teringat jelas, semua perlakuan buruk yang pernah mereka lakukan kepada diri nya di masa lalu, dan semua itu membekas di hati Arabella...


"Baiklah, jika mereka memaksa, maka aku akan datang menemui nya"


Jawab Arabella sambil merencanakan sesuatu...


"Baiklah, jika begitu saya akan mengatakan kepada nyonya Agnes sekarang juga, "


"Hemm...... "

__ADS_1


Dan setelah Seketaris Mega pergi dari ruangan milik nya, Arabella langsung memukul meja kerja nya dengan kasar...


Brak.........


" Apa sudah saat nya membalas perlakuan mu dahulu kepada ku mantan ibu mertua dan adik ipar, bukan salah ku jika aku membuat kalian merasakan di permalukan, karena kalian sendiri lah yang sudah datang menemui ku disini"


Gumam Arabella sambil tersenyum menyeringai...


Setelah itu, dia pun melangkah menuju pintu ruangan untuk turun kebawah...


Sesampainya di bawah, terlihat di kursi tunggu sudah ada dua orang wanita yang sedang berbisik bisik seperti sedang merencanakan sesuatu...


Arabella yang mencurigai nya pun mulai bersembunyi di balik tembok yang ada di samping mereka...


"Ma.. kenapa kita harus kesini? " tanya putri nya yang bernama Jessica...


"Tentu saja untuk membantu kakak mu sayang, kita harus bisa membuat Arabella agar menyukai keluarga kita"


"Apa mungkin kak Arabella mau dengan kakak, mama tahu sendiri bukan, jika nama kakak sudah jelek di mata publik akibat wanita matre itu"


"Kau salah sayang, mama rasa, Arabella mempunyai perasaan dengan kakak mu, jika tidak mana mungkin sampai saat ini dia mau bertahan dengan kerja sama antar perusahaan,walaupun dia sudah tahu jika usaha mereka tidak akan laku keras di pasaran... "


"Benar juga yang mama katakan, baiklah, aku akan bersikap ramah dengan kak Arabella, aku juga setuju jika Arabella menjadi kakak ipar ku, karena aku akan mendapatkan keuntungan juga.. "


"Memang nya keuntungan apa yang akan kamu dapatkan sayang? "


Tanya mama Agnes penasaran


"Tentu saja keuntungan berbelanja baju mewah secara gratis, lihat lah ma... aku benar-benar menyukai semua baju dari merek Arabella"


"Kau benar sayang, kenapa mama tidak kepikiran sampai kesana ya??? "


"Haha..... mama, otak ku kan sama licik nya dengan papa dan kakak, "


Jawab Jessica tersenyum bangga, membuat mama Agnes langsung memeluk putri nya dengan sayang,


Tanpa mereka tahu, jika sedari tadi sudah ada sepasang telinga yang mendengar kan pembicaraan mereka berdua...


"Dasar manusia hina..., jadi ini rencana kalian terhadap ku, baiklah akan aku ikuti permainan kalian berdua"

__ADS_1


Gumam Arabella tersenyum jahat.....


__ADS_2