
Setelah persidangan selesai di lakukan, para tahanan langsung di bawa kembali untuk masuk kedalam ruang tahanan..
Dan Alexa yang sudah melihat wajah Arabella pun mencoba untuk memberontak minta di lepaskan oleh petugas yang memegang kedua tangan nya
Alexa menjerit tidak karuan sambil mengucapkan kasar untuk Arabella,
"Aaakhhh..... Amelia sialan kau adalah penipu ulung, seharusnya kau juga harus di penjara karena telah melakukan penipuan identitas, kalian cepat tangkap wanita itu juga, "
"Cukup nona Alexa, tolong jangan membuat keributan, atau kami akan menambah mass tahanan mu"
"Hahah.... kau menambah bagaimana lagi hah, aku sudah di vonis akan mendapatkan hukuman seumur hidup, lalu apa lagi yang ingin kalian berikan kepada, Amelia, ingat aku akan keluar dari penjara ini dan akan membunuh mu sekali lagi Amelia.., aku tidak akan membiarkan kan mu hidup dengan bahagia "
Teriak Alexa dengan lantang membuat Arabella sudah tidak dapat menahan rasa kesal nya lagi...
Dengan cepat Arabella langsung berlari mendekati wanita laknat tersebut, dan dia memberikan tamparan yang sangat menyakitkan tepat di pipi Alexa..
Plakkk.......
"Kau benar benar tidak tahu malu Alexa, bahkan setelah kau mendapat kan hukuman seumur hidup pun kau tidak jera juga, pak ... tolong bawa wanita ini pergi, penjara kan dia dan siksa dia agar wanita ini mau menyesali perbuatannya itu"
Ucap Arabella memerintah, dengan cepat para petugas mulai menarik paksa tangan Alexa, mereka juga menyumpal mulut Alexa menggunakan kain sapu tangan...
"Ayo ikut kami, kau benar-benar pembuat keributan"
Ucap para petugas tersebut..
Setelah melihat kepergian para tersangka mereka semua langsung memeluk dan menyalami para hakim dan pengacara yang sudah membela mereka...
Akhirnya satu permasalahan telah selesai di pertanggung jawab kan, tinggal menunggu penanggung jawaban untuk Bibi Sonya dan juga Edward..
Saat ini kedua orang tersebut sudah di masukkan kedalam rumah tahanan, dan Alnord berdoa agar tidak ada lagi orang jahat yang akan berani menganggu mereka...
"Sayang.....! apakah kau baik baik saja saat ini? "
Tanya Alnord menatap Arabella
"Iya, aku baik baik saja Al, apakah kita sudah boleh pulang? "
"Tentu saja, aku tahu kau pasti sangat lelah dan juga bosan karena menghadirkan persidangan yang lumayan lama"
"Hemm.... tapi aku juga puas Al, karena mereka para pembunuh orang tua kita sudah mendapatkan hukuman setimpal"
__ADS_1
"Iya aku juga begitu sayang,sekarang ayo kita pulang, "
Ajak Alnord menggenggam tangan Arabella, setelah itu mereka berdua mulai mendorong kursi roda kakek Martin di ikuti oleh yang lain nya..
Sesampainya di depan mobil, Tiba-tiba saja Alvin menyentuh tangan Arabella agar tidak naik terlebih dahulu
"Ada apa kak? apakah kakak memerlukan sesuatu?
Tanya Arabella berbalik menatap Alvin
" Adik... tadi di dalam persidangan aku sempat memperhatikan mu sedang menangis, apakah kau sedih melihat mereka di hukum mati? "
"Eh... bukan seperti itu kak, aku hanya teringat akan kebaikan paman Aaron di masa lalu, walaupun dia melakukan semua itu karena ada sesuatu yang harus dia tutupi, tapi aku tahu jika dia tulus saat membantu ku kak"
"Ya.. mungkin karena kau adalah orang yang menyenangkan adik, jadi siapa pun orang yang mengenal mu pasti akan langsung menyukai mu"
"Hahah... benarkah begitu kak? apakah kakak juga menyukai ku? "
"Tentu saja aku menyukai mu Adik ku, kalau saja kau bukan adik ku, pasti kau sudah aku ajak menikah"
"Kakak.... jangan bercanda seperti itu, nanti Alnord akan marah jika mendengar nya"
Ucap Arabella memperingatkan, tanpa. mereka tahu jika. orang yang di sebutkan ternyata sudah mendengar candaan Alvin tersebut..
Ucap Alnord menimpali, membuat Alvin langsung tertawa dengan sangat geli..
"Hahaa.... jangan terlalu membenci ku Alnord, lagian aku tidak mungkin menjadi pembinor untuk adik ku sendiri, sekarang ayo kita pulang, kasihan para tua renta itu sudah menunggu kita mengendarai mobil"
Ajak Alvin sambil tersenyum mengejek Alnord,
Dengan cepat Alnord langsung memasukkan Arabella ke dalam mobil, dan dia mengemudikan mobil itu dengan lumayan kencang...
"Sayang... jangan ngebut seperti ini, kakek pasti takut melihat mu seperti ini"
Ucap Arabella memperingatkan, sedangkan kakek Martin yang berada di kursi belakang langsung tersenyum senang..
"Amelia, suami mu itu pasti sedang marah dan kesal, karena kakak sepupu mu terus saja menggoda diri nya"
"Iya... aku juga heran dengan kak Alvin, kenapa sangat suka sekali menggoda suami ku" ,
"Tentu saja karena suami mu ini orang yang sangat lucu, suka ngambek dan juga marah marah"
__ADS_1
Jawab kakek Martin sambil tertawa mengejek membuat Alnord mulai menatap pria tua itu dari kaca yang ada di depan nya..
"Jangan mengejek ku kek, sebenarnya kau sama saja dengan Alvin suka membuat ku marah"
"Sayang, mulai saat ini jangan perdulikan apa kata mereka, yang terpenting aku hanya mencintai kamu saja"
"Baiklah.. tapi seperti nya kita harus mencari kan Alvin jodoh, agar dia tidak selalu mengganggu kita Ara"
"Jodoh... memang nya ada apa wanita yang mau sama dia"
"Tentu saja ada sayang, dia itu kan kaya, dan tidak terlalu jelek juga"
"Iya, tapi.. gaya Berpakaian nya sangat lah aneh,seperti nya aku harus mengubah gaya nya terlebih dahulu Al"
"Kau benar sayang, oya... kenapa tidak kau jodoh kan saja dia dengan sekretaris mu Mega"
"Apa...!!! ya.. seperti nya itu ide yang sangat bagus sayang"
Jawab Arabella setuju,
"Aku yakin Alvin akan mati kutu ketika berhadapan dengan wanita pendiam seperti Mega, "
Ucap Alnord tersenyum penuh rencana.
Setelah beberapa jam mengendara, akhirnya mereka telah tiba di rumah kediaman Martinez, semua langsung turun dari mobil masing-masing, begitu juga Alvin yang sedang berjalan ke arah mereka semua..
"Adik ipar, kapan kau akan mengajak ku untuk berjalan jalan ke negara ini, aku bosan jika harus berada di apartemen terus"
Ucap Alvin menatap Alnord...
"Oh.. jadi kau bosan dan ingin jalan jalan begitu,
" Ya iya dong, aku kan kesini untuk liburan, jangan suruh aku untuk jalan jalan sendiri y, aku tidak mau"
"Baiklah, tapi kami tindak bisa menemani mu Alvin, kau akan kami beri teman untuk menemani mu liburan di negara ini"
"Benarkah...! memang nya siapa orang yang ingin kau jadikan teman ku? apakah adik mu Alice? " tanya Alvin tersenyum penuh arti
Alnord yang mendengar perkataan Alvin pun langsung memukul kepala pria itu dengan menggunakan kunci mobil yang sedang dia pegang....
"Jangan asal bicara Alvin, mana mungkin aku membiarkan adik cantik ku untuk berdekatan dengan pria aneh seperti mu, sekarang kau pulang lah ke apartemen"
__ADS_1
Usir Alnord dengan wajah kesal, membuat semua orang yang melihat nya langsung tertawa lucu