Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Penampilan baru Alvin


__ADS_3

Setelah melewati drama yang begitu panjang, akhirnya kini Arabella bisa melakukan apa yang di ingin kan oleh sang jabang bayi


Alnord tidak bisa berkutik saat Arabella mengatas nama kan kehamilan nya tersebut, dan Alnord dengan terpaksa harus mengikuti ke inginan anak nya yang belum lahir tapi sudah banyak kemauan nya. ...


Saat ini Arabella sedang tertawa karena menyaksikan sesuatu hal yang membuat nya merasa senang bukan kepalang,


Sedangkan Alvin dia benar benar telah menyesal karena sudah mau mengikuti keinginan sang adik yang kata nya ingin di ajak berjalan jalan..


Karena semua yang Alvin bayangkan ternyata tidak sesuai ekspektasi, Arabella bukan nya mengajak Alvin untuk pergi ke tempat tempat liburan, tapi wanita itu malah mengajak Alvin menyinggahi sebuah salon ternama yang ada di kota itu...


Awal nya Alvin mengira jika Arabella lah yang ingin potong rambut di salon tersebut, tapi pemikiran nya langsung terpatahkan saat itu juga ketika Arabella memerintah kan pria itu untuk duduk di kursi pemotongan rambut...


Hingga detik kemudian, seorang pria jadi jadian mulai mengikat kedua tangan Alvin dengan kuat di kursi tersebut dan menyiapkan alat pemotong rambut..


Alvin terkejut setengah mati, dengan perlakuan pria gemulai tersebut, dan dia menatap Arabella dengan tatapan memohon...


"Adik... apa yang kau lakukan sebenarnya? bukan kah kau mau mengajak aku untuk menemani mu jalan jalan? "


"Tidak kakak... aku tidak mau Jalan dengan pria berpenampilan aneh seperti mu, seperti nya anak ku. malu mempunyai paman yang sangat bergaya kuno, jadi mulai hari ini, kau akan aku permak menjadi pria macho yang sebenarnya kakak"


"Apa...!!!! jangan Adik..., kau jangan mengubah penampilan ku, aku sangat suka dengan penampilan ku yang unik ini"


"Unik dari mana kak, kau telihat aneh dengan memakai celana jubrai berwarna warni, di padu padan kan dengan baju kemeja berwarna bunga bunga, serta rambut mu yang panjang dan kau ikat seperti ekor kuda.., tidak.... aku sangat tidak menyukai penampilan mu itu kakak"


Jelas Arabella yang tak mau kalah, sedangkan Alvin terus berusaha memberontak agar bisa terlepas dari ikatan para pria gemulai itu


"Bagaimana nona, apakah sudah bisa eike mulai? "


Tanya pria gemulai tersebut..


"Sudah, sekarang ayo permak kakak ku menjadi pria tertampan di kota ini, agar sekretaris Mega mau menyukai diri nya"


"Apa maksud perkataan mu Adik.. apakah kau mau menjodohkan ku dengan sekretaris pendiam mu itu hah! "


"Iya kakak, kau sudah berumur jadi harus segera di nikah kan juga"


"Tidak.... aku tidak mau dengan dia adik, lebih baik aku kembali ke kota C saja jika begitu"


"Tidak ada penawaran kakak, kau harus menuruti keinginan keponakan mu ini"

__ADS_1


Jawab Arabella tersenyum menyeringai..


Hingga detik kemudian, mereka para pria gemulai langsung melakukan tugas mereka untuk memermak Alvin secara paksa.....


Arabella tersenyum bangga saat melihat hasil dari permak dari pemilik salon bernama Mince


Kini Alvin sudah berubah dengan penampilan nya yang baru, pria itu terlihat sangat gagah dan juga Macho saat mengenakan celana ponggol serta baju kaos berwarna hitam...


Dengan gaya rambut mohak dua sisir, membuat penampilan Alvin menjadi sangat berbeda dari sebelumnya..


"Wah.... yea terlihat sangat tampan, tidak seperti tadi yang bergaya sangat kuno"


Ucap Mince sambil menyentuh pipi Alvin dengan perasaan gemas..


Alvin langsung menangkis tangan pria gemulai itu dengan kuat, dia benar-benar geli di pegang oleh pria tersebut.


"Jangan menyentuh ku Mince, kau pergi lah sekarang, karena tugas mu sudah selesai"


Ucap Alvin dengan wajah sangar..


Membuat Arabella menjadi tertawa terbahak bahak...


"Aku tidak perduli Amelia, sekarang ayo kita pergi dari sini, aku sangat lapar"


Ucap Alvin dengan wajah cemberut, Arabella tahu jika kakak nya saat ini sedang marah dan juga ngambek, karena dia sudah memaksa Alvin untuk mengubah penampilan aneh nya tersebut..


Tapi.... apa mau dikata , jujur Arabella sangat tidak suka dengan penampilan Alvin yang seperti pria pada jaman kuno, dan saat ini setelah di permak dengan gaya modern, Alvin terlihat lebih tampan dan juga keren,


Arabella yang merasa terpesona pun langsung memeluk tubuh Alvin dengan sayang..


"Jujur... kau sangat keren kakak, seperti nya aku mulai menyukai mu saat ini, jadi jika anak ku ingin mirip dengan mu, aku akan mengizinkan nya dengan senang hati"


Ucap Arabella menatap wajah Alvin, membuat Alvin langsung tersenyum senang sambil mengelus kepala Arabella..


"Hahaha.... kau bisa saja Adik, sepertinya aku sudah tidak marah lagi dengan mu, tapi.... bagaimana jika anak mu beneran mirip dengan ku? apakah Alnord akan menerima nya? "


Tanya Alvin menatap Arabella..


"Tentu saja dia menerima nya, karena jika dia tidak menerima nya, maka aku akan pergi membawa anak ku kerumah paman dan bibi"

__ADS_1


"Benarkah...! wah.. jika begitu aku akan berdoa agar dia tidak menerima nya saja"


"Kakak... jangan seperti itu, aku kan hanya bercanda saja "


Ucap Arabella mengerucut kan bibir nya, membuat Alvin menjadi tertawa dengan lucu


.


"Hahha... aku juga hanya bercanda adik, ayo sekarang kita pergi dari sini, mencari makanan dan juga jalan jalan"


"Okey kak, lets go.... "


Ucap Arabella dengan semangat, setelah itu mereka berdua mulai meninggal kan salon tersebut untuk mencari tempat makan yang sangat enak dan juga lezat..


******


Sedangkan di di tempat lain, tepat di perusahaan Martinez, saat ini Alnord sedang kesal dengan berkas yang tidak ada habis nya..


Entah mengapa tiba-tiba saja Alnord menjadu sangat ingin agar bisa menyusul istri dan kakak ipar nya yang sedang berjalan jalan..


Dan kini Alnord sudah menutup seluruh berkas yang dia pegang, dan menumpuk nya menjadi satu kembali...


"Huh.... aku sudah tidak bisa menahan nya lagi.. dan aku harus segera menyusul mereka berdua"


gumam Alnord sambil bersiap siap..


"Kenapa aku menjadi seperti ini, apa mungkin anak yang di dalam kandungan Arabella sedang memanggil manggil papa nya.., wah... seperti nya kami memiliki ikatan batin yang sangat kuat, baiklah... tunggu papa sayang, papa akan datang menyusul mu"


Ucap Alnord dengan semangat, setelah semua selesai dia bereskan, Alnord langsung bergegas untuk membuka pintu ruangan milik nya,


Hingga saat pintu sudah terbuka lebar, Tiba-tiba saja, Alnord langsung menghentikan langkah nya karena sudah di hadang oleh seseorang....


"Kau....!!!


" Tuan muda mau pergi kemana..? bukan kah sudah saya katakan jika tuan muda harus menyelesaikan pekerjaan tuan muda, para klien sudah menunggu tanda tangan itu, dan tidak bisa di tunda terlalu lama lagi tuan"


Ucap asisten Bram dengan sangat tegas, membuat Alnord langsung terdiam kaku...


"Bram... aku rasa, anak ku saat ini sedang memanggil manggil nama ku Bram"

__ADS_1


Ucap Alnord dengan pelan membuat Asisten Bram merasa terkejut....


__ADS_2