
Keesokan hari nya, di rumah mewah keluarga Rodrigues, saat ini empat penghuni rumah tersebut sedang menikmati hidangan sarapan pagi...
Jesica yang sangat kesal dengan sikap kakak nya tersebut pun mulai membanting sendok makan nya di atas piring yang masih terdapat nasi di dalam nya..
Tingg......
Mereka bertiga langsung menatap ke arah asal suara, papa Aaron yang memperhatikan perubahan pada wajah putri nya itu pun berusaha untuk tidak terpancing emosi...
"Kau kenapa...? apa kau tidak bisa makan dengan cara yang lembut? "
Tanya Devian yang merasa kesal kepada sang adik, Jesica yang mendengar pertanyaan seperti itu pun langsung menatap tajam ke arah Devian...
"Lembut bagaimana yang kakak maksud? apa kakak tahu jika saat ini aku benar-benar menjadi bahan gosip disekolah karena ulah kakak"
"Apa maksud mu...! memang nya apa hubungannya dengan ku? "
Tanya Devian berpura-pura bodoh, sedangkan Jesica langsung berdiri menatap kakak nya dengan tatapan marah
"Kenapa kakak masih bertanya hah..! apa kakak sudah lupa dengan berita viral kemarin pagi, karena video itu, aku jadi bahan olok olokan satu sekolah kak, mereka mengatakan jika keluarga kita adalah keluarga penghianat, yang tega berselingkuh hingga istri nya meninggal dunia, kenapa kakak melakukan semua ini kak! "
Teriak Jesica yang sudah mulai mengeluarkan uneg uneg nya, sedangkan mama Agnes langsung berdiri mencoba menenangkan putri nya tersebut...
"Sayang..., jangan seperti ini, biarkan papa mu yang membereskan semua nya sayang"
Ucap nya mengelus punggung Jesica, tapi dengan cepat gadis remaja tersebut menyingkirkan tangan sang mama yang ada di atas punggung nya..
"Percuma ma...! Untuk apa papa menutup mulut mereka semua dengan ancaman, tetap saja mereka akan selalu mencemoh ku dari kejauhan, dan kau kak...! bukan kah kau sudah di larang oleh papa agar tidak berhubungan dengan wanita matre itu, tapi kenapa kau masih menjalin hubungan dengan nya, apakah kau tidak bisa mencari jodoh yang lebih baik dari dia dan juga Amelia... ? "
Teriak Jesica yang mulai geram, membuat papa Aaron langsung menatap tajam ke arah putri nya tersebut...
"Cukup Jesi...! jangan membawa bawa almarhum Amelia dalam masalah mu, karena dia tidak ada hubungannya dengan masalah mu"
"Papa.. kenapa papa selalu membela diri nya, bahkan saat wanita itu sudah mati pun , papa masih saja membela nya, kenapa pa... ? "
__ADS_1
Tanya Jesica semakin berteriak, mama Agnes mencoba menarik tubuh gadis tersebut dari kursi makan, tapi tetap saja tubuh nya dia tahan agar tidak bisa bergerak...
"Kau berani sekali membentak papa mu sendiri Jesi? " teriak papa Aaron yang mulai ikut Emosi
"Kenapa tidak pa..., aku benar-benar muak dengan papa dan kak Devian, kalian terlalu egois dalam mengejar keinginan kalian sendiri, bahkan kalian selalu melupakan aku yang masih membutuhkan perhatian kalian berdua, begitu pun dengan mama..., mama selalu saja sibuk dengan urusan nya sendiri, aku benar-benar benci kalian semua"
Ucap Jesica langsung pergi berlari dari ruang makan, dia kembali menaiki tangga menuju ke kamar nya.., seperti nya Jesica akan bolos dari sekolah nya Karena terlalu malu akibat menjadi bahan gosip di sekolah nya akibat berita Viral yang menimpa kakak nya Devian...
Sedangkan papa Aaron langsung mengusap wajah nya dengan kasar, setelah itu dia kembali menatap tajam ke arah mama Agnes...
"Lihat tingkah putri mu itu Agnes...! sebenarnya apa tugas mu selama ini, kenapa kau tidak bisa mendidik dia dengan baik, bahkan dia tidak bisa bersikap sopan kepada papa nya sendiri, Jawab aku Agnes? "
Tanya papa Aaron berteriak, membuat mama Agnes langsung membalas tatapan tajam dari suami nya sendiri...
"Jangan memarahi ku mas Aaron..., jika putri mu bersikap tidak sopan dan keras kepala, tanya saja kepada diri mu sendiri... karena kau pasti tahu jawaban nya"
Jawab mama Agnes dengan tak kalah lantang, sedangkan papa Aaron langsung terdiam dengan jawaban dari sang istri,
Devian tersenyum miring melihat pertengkaran yang terjadi di depan mata nya, bagi nya perdebatan seperti ini sudah hampir setiap hari dia dengar..
"Kenapa kalian selalu meributkan hal yang itu itu saja, "
Kata Devian membuat kedua orang tua nya langsung menatap ke arah diri nya...
"Pa...! jangan menatap ku seperti itu, aku benar-benar bosan dengan sikap kalian berdua..., apakah kalian tidak menyadari nya, jika selama 29 tahun aku hidup di dunia ini, papa dan mama selalu ribut dan saling menyindir.., jujur aku tidak tahu dengan apa yang kalian permasalahkan, tapi... satu kesimpulan yang dapat aku ambil, jika kalian memiliki rahasia yang tidak aku ketahui, dan rahasia itu, sangat berpengaruh dengan watak kami berdua saat ini, bukan kah benar tebakan aku ini mama? "
Tanya Devian membuat mama Agnes langsung terdiam membisu, bahkan dia tidak dapat menjawab pertanyaan dari putra nya tersebut...
"Jaga ucapan mu Devian...! jangan suka membuat masalah seperti mama mu juga, sudah cukup kau menambah masalah untuk ku saat ini"
Ujar papa Aaron yang mulai malas berdebat, Devian langsung tertawa lucu saat menatap wajah sang papa yang terlihat panik dan memerah...
"Haha.... papa..., jangan panik seperti itu, bukan kah aku adalah putra kandung mu, jadi tidak mungkin aku mempermasalahkan rahasia mu itu papa, walaupun di masa lalu kalian berdua telah melakukan kejahatan sekali pun, tetap saja aku akan melindungi kalian berdua"
__ADS_1
"Jangan berkata yang bukan bukan Devian, kau sudah berlebihan dalam berfikir"
"Baiklah... jika menurut papa begitu, sekarang aku akan pergi ke kantor, seperti yang papa perintahkan pagi ini, aku akan melakukan konferensi pers untuk memperbaiki nama baik ku kembali"
"Ya.. kau pergilah segera, orang orang ku sudah menyiapkan semua yang kau butuhkan.. "
"Baik, terimakasih papa...,"
Jawab Devian tersenyum bahagia, dan saat dia akan bangkit dari kursi nya tiba-tiba saja papa Aaron memanggil putra nya kembali..
"Tunggu Devian, papa lupa menanyakan soal pertemuan mu dengan tuan Jack, apakah semua berjalan lancar? "
Tanya Papa Aaron penasaran.., sedangkan Devian langsung menyunggingkan senyuman nya kembali..
"Tentu saja papa..., bukan kah sudah aku katakan jika kerja sama itu akan terlaksana, aku sudah menandatangani surat perjanjian kerja sama tersebut, dan hari ini, aku benar-benar sibuk papa"
"Bagus jika begitu, jika pun tuan Jack tidak ingin melakukan kerja sama di kantor pusat, tapi jika melalui dirimu, aku sudah merasa senang, sekarang pergilah... jadilah pria yang bertanggung jawab Mulai saat ini Devian, agar kau bisa mendapatkan keinginan mu"
"Tentu papa..., aku akan berubah mulai saat ini, demi seseorang yang sangat aku sukai"
Jawab Devian tersenyum dan berlalu pergi dari ruang makan tersebut..
Sedangkan mama Agnes dia mulai berjalan mendekati papa Aaron, sungguh mama Agnes merasa sangat penasaran dengan penyebab yang bisa merubah putra nakal nya tersebut...
"Ada apa dengan anak itu pa..! kenapa dia bisa berubah dalam sekejap? " tanya mama Agnes penasaran...
"Tentu saja bisa ma..., karena itu semua berkat Arabella"
"Benarkah pa...! wah... jika begitu mama akan membantu Devian agar bisa mendapatkan wanita itu pa, bagaimana jika mama mulai mendekati diri nya"
"Ide bagus ma, mulai lah dari sering sering berbelanja ke butik milik nya, dengan begitu mama akan lebih mudah untuk mendekati nya"
"Iya..., papa benar benar pintar sedari dulu, mama akan melakukan saran yang papa berikan"
__ADS_1
Jawab mama Agnes semangat, setelah itu papa Aaron pun ikut pamit menuju pergi ke kantor milik nya...