
Tepat malam hari nya, Alnord bersama Arabella telah tiba di depan rumah mewah milik keluarga Fernandez.
Entah mengapa saat ini Arabella merasakan jantung nya berdetak sangat cepat, bahkan telapak tangan Arabella juga sudah mengeluarkan keringat dingin ..
Alnord yang merasakan telapak tangan istri nya mulai membasah pun langsung menatap wajah Arabella dengan intens..
"Kau kenapa sayang? apakah kau sakit? "
Tanya Alnord merasa khawatir..
"Tidak Al... tapi entah mengapa aku merasa panik saat ini"
"Benarkah..! memang nya apa yang kau takut kan sayang? "
Tanya Alnord merasa penasaran
"Tidak tahu, mungkin karena akan bertemu dengan paman Mario untuk yang pertama kali nya Al,
" Ya... bisa juga begitu, tapi sekarang kau jangan takut Ara , kan ada aku yang selalu menemani dirimu.. "
"Iya.. baik lah, sekarang ayo kita masuk"
Ajak Arabella mencoba untuk tidak panik, Alnord langsung tersenyum senang melihat istri nya tersebut,
Alnord sangat mengerti jika istri nya sedang merasa panik dan juga takut , karena baru pertama kali nya dia akan bertemu dengan paman kandung nya...
Setiba nya di depan gerbang rumah tersebut, para Bodyguard yang berjaga langsung mempersilahkan mereka berdua untuk masuk kedalam..
Sedangkan Anak buah Alnord yang mengikuti Bos mereka mulai menunggu di luar gerbang..
Alnord memegang tangan Arabella dengan sangat erat, sambil melangkah masuk ke atas teras rumah tersebut...
Setiba nya di teras rumah, tak lama kemudian, tampak lah seorang pria aneh yang membuat Alnord merasa jengkel satu harian ini,
Alvin tersenyum menyambut kedatangan mereka berdua, sedangkan Alnord mulai kembali memasang wajah dingin terhadap saudara ipar nya tersebut...
"Selamat datang adik ku, akhirnya kau bisa menginjakkan kaki mu di rumah paman mu sendiri, aku sangat bahagia melihat mu Amelia"
Ucap Alvin sambil bersiap untuk memeluk adik nya tersebut, Alnord yang melihat niat dari Alvin pun langsung mengarahkan kedua tangan nya untuk menutupi tubuh Arabella...
__ADS_1
"Jangan mengambil kesempatan di dalam kesempitan Alvin"
Teriak Alnord tegas, membuat Alvin langsung memundurkan tubuh nya kembali,
..
"Dasar pelit, aku kan hanya ingin menyambut kedatangan nya, awas saja jika kau bertemu dengan ayah ku, aku yakin kau tidak akan berani dengan diri nya"
Ucap Alvin tersenyum menantang ...
"Apa kau kira aku sepengecut itu hah! apa yang aku katakan maka akan aku lakukan Alvin, siapa pun yang ingin memeluk istri ku, maka aku tidak akan mengizinkan nya"
"Sayang... sudah jangan seperti ini, kita adalah tamu di rumah mereka"
Ucap Arabella mendamaikan, membuat Alvin langsung tersenyum menyeringai, seperti nya sangat seru untuk mengerjai adik ipar nya yang sangat posesif tersebut...
Dan dengan gerakan cepat Alvin langsung menarik tangan Arabella agar mengikuti nya untuk masuk ke dalam rumah milik nya
Membuat Alnord menjadi terkejut karena telah silap untuk menjaga istri nya
"Adik ayo ikut aku keruangan keluarga, ayah dan ibu ku sudah menunggu kedatangan mu disana"
"Tenang lah, dia itu tidak mungkin nyasar di dalam rumah ku, nanti juga dia akan menyusul kita"
Ucap Alvin tersenyum sangat manis di dalam hati nya Alvin merasa senang karena bisa membuat seorang Alnord kembali kesal karena ulah diri nya..
Setiba nya di ruangan yang sangat mewah, Alvin langsung menghentikan langkah nya, begitu juga dengan Arabella..
Dia melihat ke arah sepasang suami istri yang sudah menatap ke arah dirinya dengan tatapan nanar
Membuat Arabella langsung memasang wajah serba salah, pria tua tersebut tidak terlalu mirip dengan mendiang ayah nya, tapi mata mereka terlihat sama persis,
Arabella seakan melihat sosok Ayah yang sudah pergi meninggalkan nya sejak lama, sehingga tanpa sadar kini kaki Arabella sudah melangkah dengan sendirinya menuju ke arah pria tersebut...
"Ayah.... "
Gumam Arabella dengan mata berkaca kaca, tanpa terasa air mata Arabella telah menetes membasahi pipi nya, dia menangis terisak dan langsung memeluk pria tua tersebut...
Mario yang merasakan pelukan dari keponakan nya itu pun langsung membalas pelukan dengan sangat erat,
__ADS_1
Akhirnya dia bisa bertemu dengan putri kandung dari adik nya sendiri, Antonio Fernandez, dan tanpa terasa air mata Mario juga telah jatuh membasahi pipi yang sudah mulai keriput itu
"Amelia... apakah kau keponakan ku yang tidak aku ketahui itu, maaf Amelia, aku benar-benar bukan paman yang baik untuk mu, aku bahkan tidak tahu jika adik ku sudah menikah dan memiliki seorang putri "
Ucap Mario penuh dengan penyesalan, dia benar-benar tidak mengetahui jika Antonio telah menikah, karena setelah mereka berpisah, Mario sangat sibuk dengan dunia nya sendiri,
Dia hanya berfikir jika saudara nya akan tetap aman Karena memiliki teman sebaik papa nya Alnord...
"Hiks... hiks..., tidak apa paman, mungkin memang sudah jalan takdir nya harus seperti ini, aku sudah menerima nya dengan iklhas paman"
Jawab Arabella sambil terisak,
Istri paman Mario yang bernama bibi Tia, langsung mengelus kepala Arabella dengan sayang, Entah mengapa saat pertama kali melihat wajah wanita tersebut, bibi Tia langsung jatuh hati dengan keponakan dari suami nya tersebut...
"Jangan menangis sayang, sekarang kau sudah tidak sendiri, ada kami yang akan menjadi keluarga untuk mu, kami akan menggantikan tugas kedua orang tua mu Amelia, walaupun terlambat, tapi kami akan menebus nya nak"
Ucap bibi Tia dengan tulus , Arabella langsung melerai pelukkan itu, dia ingin menatap wajah seorang wanita yang terdengar sangat tulus tersebut...
"Terimakasih bibi, oya perkenalkan, nama ku adalah Amelia Fernandez , putri dari Antonio Fernandez, maaf jika wajah ku sudah tidak asli lagi bibi, paman, karena aku mengalami kecelakaan yang sangat parah, makan nya dokter terpaksa mengubah wajah ku dengan wajah orang lain, aku harap kalian tidak marah dan juga kecewa "
Jelas Arabella dengan sopan, paman Mario yang mendengarkan perkataan Arabella pun langsung mengelus rambut wanita itu dengan sayang
"Kami sudah mendengar semua nya nak.., maafkan paman ya Amelia, karena paman kau harus mengalami penderitaan yang sangat mengerikan, andai waktu bisa di putar kembali, paman sangat ingin memperbaiki semua nya dari awal kembali Amelia,"
"Terimakasih untuk niat mu itu paman Mario"
Ucap Alnord yang baru saja tiba di ruangan keluarga tersebut,
Dia sedari tadi sudah mendengar semua percakapan mereka di balik tembok, dan saat ini Alnord harus segera menampakkan diri agar keluarga aneh itu bisa sadar jika kini Arabella bukan lagi tanggung jawab mereka..
Arabella sudah menjadi istri nya, jadi apa pun yang terjadi maka Arabella harus mengikuti kemana pun Alnord pergi...
"Alnord Martinez...., apakah kau mendengar semua perkataan ku? "
Tanya paman Mario terkejut..
"Tentu saja aku mendengar nya paman, aku tahu kau memiliki niat baik untuk Arabella dengan niat ingin menanggung kehidupan dari wanita ini, tapi ingat satu hal paman, jika Arabella adalah istri ku, jadi sudah sepatut nya dia menjadi tanggung jawab ku, "
Ucap Alnord tegas....
__ADS_1