Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Persiapan pernikahan


__ADS_3

Keesokan hari nya, saat pagi telah menyapa, Alnord langsung memberikan perintah kepada para pelayan serta pengawal untuk berkumpul di ruang tamu yang terlihat mewah tersebut...


Begitu juga dengan kakek Martin, paman dan bibi nya serta Alice yang sudah duduk di kursi tamu untuk mendengar kan pembicaraan dari pria tampan itu...


"Aku sengaja mengumpulkan kalian semua di rumah ku ini, karena aku akan mengatakan sesuatu kepada kalian semua"


Ucap Alnord mulai berdiri tegak menghadap para anak buah dan pelayan nya,


"Mulai detik ini juga, kalian semua harus membereskan rumah ini, karena besok aku akan mengadakan pernikahan di rumah ini"


Ucap Alnord membuat semua orang merasa sangat terkejut, apalagi bibi Sonya dan juga paman Boby, mereka berdua tidak bisa mengucapkan apa apa, dalam hal tidak setuju ataupun setuju, karena ini juga demi keselamatan dari putra mereka..


"Benarkah tuan, wah selamat ya tuan muda, kami sangat senang mendengar nya"


Kata para pelayan secara bersama sama, mereka merasa senang karena akhirnya cucu dari keluarga itu ada yang menikah dan memiliki seorang istri..


Rasanya mereka sudah sangat bosan jika harus melihat bibi Sonya yang memerintah kan mereka untuk melakukan ini dan itu, wanita itu benar-benar sangat cerewet dan juga sombong...


"Baiklah, sebentar lagi perias Dekor nya akan segera tiba, kalian siap kan makanan yang enak enak untuk besok, jika perlu undang chef terhebat di negara ini, agar bisa memasak dengan sempurna, dan untuk para pengawal, aku ingin kalian bertugas menjaga keamanan dengan baik, jangan sampai ada tikus beracun yang masuk ke dalam acara ku, apakah kalian semua mengerti"


Jelas Alnord sambil menara ke arah pasangan yang tak lain adalah paman dan bibi nya,


"Mengerti tuan muda"


Jawab mereka serentak, setelah itu mereka semua mulai membubarkan diri untuk melakukan pekerjaan Masing-masing...


Alice yang melihat kakak nya mulai berjalan ke arah nya pun langsung berlari memeluk Alnord...


"Kya..... selamat ya kakak, akhirnya kakak menikah juga dengan kakak Ara, oya sekarang katakan kakak mau kado apa dari Alice? "

__ADS_1


Tanya Alice sambil melerai pelukkan nya, dia menatap wajah Alnord dengan lama,


"Aku tidak perlu kado apa apa dari mu Alice, aku hanya ingin kau tetap lugu seperti ini, dan menjadi orang yang baik, jangan pernah berubah hanya karena harta Alice, karena sebenarnya hubungan keluarga adalah yang utama, hidup akan lebih indah jika selalu berdamai bukan"


Ucap Alnord menyindir seseorang, membuat kedua orang itu langsung membuang muka karena merasa...


Sedangkan kakek Martin dia langsung tersenyum , kakek sangat tahu bagaimana hubungan keluarga nya saat ini, dan kakak berdoa semoga kehadiran Arabella akan memberikan dampak yang baik untuk keluarga Martinez....


Bibi Sonya yang merasa di pojokkan pun langsung bangkit dari duduknya, awal nya paman Boby telah mencekal tangan nya, tapi bibi Sonya tidak perduli dengan cepat dia menghempaskan tangan tersebut dan terus berjalan menuju ke kamar milik nya..


Alnord yang mengetahui sikap bibi Sonya pun langsung tersenyum menyeringai, seperti nya wanita paruh baya itu harus di beri ultimatum kembali agar tidak berani merusak acara pernikahan nya yang akan di adakan esok hari....


"Baiklah.. jika begitu aku permisi sebentar, aku akan menghubungi teman ku yang lain nya"


Ucap Alnord sambil berbalik badan , dia juga meninggal ruang tamu tersebut, tujuan nya saat ini adalah kamar bibi Sonya...


Sedangkan di dalam kamar, bibi Sonya sedang meluapkan emosi nya, dia menjerit dan membuang bantal yang sudah tertata rapi di atas ranjang...


Teriak nya di dalam kamar, tanpa bibi Sonya tahu jika Alnord sudah berdiri di depan pintu kamarnya,


Ckllekk.....


Suara pintu di buka dengan pelan, membuat bibi Sonya merasa terkejut..


"Kau.... untuk apa kau masuk ke dalam kamar ku hah...! keluar kau sekarang juga Alnord"


Teriak bibi Sonya mengusir Alnord, kini pria tampan itu sudah berdiri tegak di depan pintu, bahkan dia telah menutup pintu dengan sangat rapat,


Senyum menyeringai, menghiasi wajah Alnord, dia sangat tahu orang seperti apa bibi nya ini...

__ADS_1


"Cih.... ternyata kau tidak pernah berubah bibi"


Ucap Alnord menatap tajam...


"hahaha...... memang nya untuk apa aku berubah, kau adalah parasit di kehidupan kami Alnord, sedari. dulu bukan kah kau sudah tahu jika aku sangat tidak menyukai mu"


"Aku tahu, dan aku ingat, kau bahkan berkali-kali ingin menghabisi ku, tapi... mata ku terlalu banyak di rumah ini, sehingga kau selalu gagal melakukan nya, benar bukan? "


"Cih.., kenapa kau tidak mati saja bersama kedua orang tua mu itu hah, karena mereka dan kau, suami ku dan juga anak anak ku menjadi yang kedua di mata pria tua bangka itu, aku sangat membenci kalian.... "


Ucap bibi Sonya menangis, dia sudah sedari lama menahan nya, mungkin karena rasa iri dan dengki serta selalu saja di banding banding kan oleh mertua nya sendiri membuat Bibi Sonya mempunyai hati yang telah terpupuk dengan kemungkaran....


Dan lama kelamaan, tumbuh subur hingga mendarah daging, sehingga tanpa sadar dia sudah mempengaruhi putra dan juga suami nya untuk membenci dan melawan saudara nya sendiri..


"Bibi...sampai saat ini aku masih menganggap kalian semua keluarga ku, jadi aku akan memberikan satu kesempatan lagi untuk kalian merubah tabiat jahat kalian terhadap aku dan istri ku nanti"


"Hahaha...... kenapa kau sangat begitu yakin Alnord, bagaimana jika setelah menikah kau dan istri mu malah meninggal dengan cepat...


" Tentu saja itu tidak akan terjadi bibi, karena aku mempunyai banyak mata untuk melihat apa saja yang kalian berdua rencana kan, bibi ketahui lah satu hal, aku tidak akan memberikan kesempatan kedua, jika bibi masih ingin melawan ku juga, maka jangan salah kan aku akan membuat hidup keluarga mu sama persis seperti keluarga Rodrigues "


"Tidak... kau tidak akan melakukan itu, karena jika aku dan anak ku tertangkap, tentu saja reputasi keluarga ini akan hancur, dan akan berpengaruh dengan bisnis yang kau jalani"


"Siapa bilang seperti itu bibi, bahkan aku tidak pernah memikirkan reputasi keluarga, yang aku fikirkan saat ini hanya lah keamanan untuk istri dan juga kakek ku, berani kau menyentuh mereka maka, tamat riwayat mu bibi"


Ancam Alnord dengan wajah memerah, sungguh Alnord benar-benar pria yang menyeramkan, bersyukur karena Arabella telah berhasil membangunkan sisi lembut nya...


Setelah itu Alnord langsung meninggal kan kamar tersebut, bagi nya sudah cukup memberikan satu kali ancaman, dan jika mereka tidak mendengar kan juga, maka.... tamat lah mereka semua.....


"Tidak....,aku tahu Alnord tidak sedang bersungguh sungguh, aku tidak mau mengalah dengan nya"

__ADS_1


Ucap Bibi Sonya frustasi....


__ADS_2