
"Aakhhhhhh......!! bangsat kau pria tua, aku benar-benar sangat membenci mu"
Teriak Alexa frustasi, setelah membanting handphone nya ke atas ranjang, Alexa langsung kembali mengambil handphone tersebut..
Dia berniat akan meminta bantuan kepada sang papa, yang sudah pasti akan selalu bersedia membantu diri nya agar bisa keluar dari apartemen yang di penuhi oleh wartawan..
"Hallo Alexa, kau sedang dimana saat ini sayang, mengapa tidak mengangkat telfon dari papa? " tanya tuan Julio di dalam telfon yang merasa khawatir..
"Papa, sekarang juga papa harus mengirim orang untuk membawa ku keluar dari Apartemen milik ku, mereka para wartawan masih setia menunggu ku di depan pintu Apartemen papa"
Jelas Alexa yang merasa geram, sedangkan tuan Julio mulai berfikir dengan keras, bagaimana cara nya dia bisa mengeluarkan putri nya dari kejaran para wartawan..
"Sayang.., papa akan mengirim Seketaris papa agar menyamar menjadi dirimu, setelah mereka mulai mengejar, maka kau harus keluar dari kamar mu itu ya"
"Baik pa, aku akan menuruti perintah papa"
Jawab Alexa tersenyum senang, dan setelah itu, dia pun langsung bersiap siap melakukan penyamaran agar tidak dikenali oleh semua orang...
Tanpa dia ketahui, jika Alnord sudah mengutus seseorang agar bisa memantau pergerakan Alexa, Alnord sengaja melakukan itu, Karena dia tidak ingin sampai kecolongan kembali, Alexa telah berani mengutus para penjahat untuk menyerang Arabella, dan Alnord akan lebih waspada lagi kali ini, dia sudah mengantongi bukti kejahatan Alexa, tinggal menunggu waktu yang tepat, Untuk meledak kan bom tersebut...
***
Sedangkan di perjalan, saat ini Arabella telah tiba di parkiran perusahaan besar milik keluarga Martinez...
Arabella sengaja ingin mengunjungi Alnord, karena ada hal penting yang ingin segera dia sampai kan...
"Mega.., kau kembali lah ke butik, karena aku akan sedikit lama di kantor Kekasih ku"
Ucap Arabella yang sudah turun dari mobil, seketaris Mega langsung menunduk hormat, setelah itu, dia pun kembali masuk kedalam mobil dan mengendarai nya keluar dari parkiran...
Sedangkan Arabella kini telah berjalan masuk ke dalam lobi perusahaan mewah tersebut, sungguh sesampainya di dalam Arabella langsung mendapatkan salam kehormatan dari para karyawan yang ada di lobi tersebut...
"Selamat datang nona Arabella, apakah nona ingin menemui tuan Alnord? "
Tanya seorang wanita yang mendatangi Arabella,
"Eh.., iya... apakah kau bisa mengantarkan aku menuju ke ruangan nya? "
Tanya Arabella yang mencoba bersikap tenang, sedangkan karyawati tersebut langsung memiringkan alis nya,Karena merasa aneh dengan permintaan kekasih bos nya tersebut, bukan kah Arabella sudah biasa masuk sendiri ke ruangan bos nya itu
__ADS_1
"Baiklah nona Arabella, ayo saya antar ke ruangan CEO kami"
Ajak karyawati tersebut, setelah itu mereka langsung menaiki lift khusus atasan,
Beberapa menit kemudian, lift yang mereka naiki sudah mulai terbuka, dan saat pintu lift terbuka tidak disangka jika Arabella bertemu dengan seorang pria yang
sangat tidak dia sukai
Kebetulan sekali, pria itu juga ingin masuk ke dalam lift dan menunggu di depan pintu lift...
Edward merasa terkejut, saat tanpa sengaja dia menatap ke arah depan, begitu pun dengan Arabella, wanita itu langsung begegas keluar dari lift karena sangat malas jika harus bertatap muka dengan Edward..
"Tunggu Arabella! "
Panggil Edward mencekal pergelangan tangan Arabella, membuat wanita itu terpaksa harus menghentikan langkah nya dan berbalik ke arah belakang...
"Lepaskan tangan mu Edward! "
Teriak Arabella dengan raut wajah tak suka, sedangkan Edward mencoba untuk mensejajarkan tubuh nya di depan Arabella...
"Tidak akan, aku tidak akan melepaskan mu, sebelum kau mau memaafkan semua kesalahan ku di masa lalu"
"Cih...., apa kau tidak malu mengatakan hal itu kepada ku Edward...! seharus nya aku membawa kasus ini ke kantor polisi, agar kau bisa di tahan di dalam penjara"
"Arabella, kau berhak marah kepada ku, karena aku memang lah telah bersalah, tapi... satu hal yang harus kau tahu Arabella, aku benar-benar sangat menyukai mu, sungguh!! "
Kata Edward dengan mata yang tulus, sedangkan Arabella mulai mencoba melepaskan. pegangan tangan Edward yang terasa sangat erat..
"Lepaskan Edward, kau telah menyakiti ku"
Teriak. Arabella, membuat Edward langsung melepaskan pegangan tangan tersebut...
Setelah terlepas, Arabella pun langsung berbalik untuk segera pergi, tapi tanpa disangka tiba-tiba saja dia merasakan sebuah tangan yang memeluk perut nya dengan sangat erat...
"Kau harus memaafkan ku Arabella, dan kau harus memberikan ku kesempatan sekali saja"
Ucap Edward membuat Arabella merasa sangat terkejut, dengan sekuat tenaga Arabella mencoba melepaskan pelukkan dari Edward dan terus meronta ronta sambil menjerit marah,
Sedangkan Karyawati itu, langsung berlari ke arah ruangan bos nya Alnord...
__ADS_1
"Lepaskan Edward, apa kua sudah gila hah"
"Iya, aku memang sudah gila saat ini, dan itu semua karena mu Arabella, kau telah membuat ku merasakan patah hati, aku benar-benar tidak bisa menerima nya Arabella"
Teriak Edward tidak mau kalah, hingga beberapa detik kemudian terdengar suara bariton dari seorang pria yang berlari dengan sangat kencang...
"Lepaskan dia Edward, bangsat kau manusia keparat"
Bukkkk......
Bukkk.....
Alnord melayang kan tinju nya tepat di wajah Edward, sehingga pria tersebut langsung terhuyung kebelakang menabrak pintu lift yang tertutup...
"Akh...........!!! "
"Arabella, cepat kau masuk kedalam ruangan ku, ( Perintah Alnord) " dan kau, antar kekasih ku keruangan ku, cepat "
Teriak Alnord menatap karyawati tersebut, dengan cepat Arabella langsung pergi mengikuti wanita tersebut
Sedangkan Alnord dia kembali menatap tajam ke arah Edward yang masih terjatuh di bawah lantai...
"Apa kau belum puas mengajak ku berperang Edward! "
"Cih..., aku tidak akan puas sebelum melihat mu hancur Alnord"
"Baiklah, jika itu keinginan mu, maka mulai saat ini juga, kau adalah musuhku, musuh utama ku"
"Dan kau adalah pria yang harus aku habisi Alnord"
Jawab Edward tak mau kalah, sambil memegang pinggir bibir nya yang mengeluarkan darah
"Lakukan jika kau bisa, kau belum tahu siapa aku, dan kau akan menyesal karena telah menjadikan aku musuh mu"
Ucap Alnord langsung pergi meninggalkan Edward, sedangkan Edward terus berteriak karena kesal dan emosi kepada pria tersebut...
"Kau akan hancur Alnord, akan aku ambil semua yang kau punya"
"Lihat lah apa yang aku lakukan Alnord"
__ADS_1
Teriak Edward yang tidak di gubris oleh Alnord...
.