Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Arabella dan paman Aaron


__ADS_3

Sesampainya di basemant gedung perkantoran milik Devian, tanpa disangka dari kejauhan terlihat papa Aaron yang baru saja keluar dari mobil milik nya di ikuti oleh 2 orang asisten dan juga seketaris pribadi nya..


Arabella yang tidak sengaja menatap sosok pria paruh baya tersebut pun, langsung menghentikan langkah nya..


Sungguh, Arabella benar-benar terkejut ketika dapat bertemu kembali dengan papa mertua yang sudah dia anggap seperti papa kandung nya sendiri...


"Papa Aaron... "


Gumam Arabella pelan, sekretaris Mega langsung mengikuti langkah Arabella yang tiba-tiba terhenti,, dia sedikit bingung saat melihat ekspresi bos nya tersebut yang sudah berubah sedih...


"Nona kenapa..? apakah nona sakit? "


Tanya Sekretaris Mega yang memang tidak mengetahui perasaan Arabella saat ini,dia tidak mengetahui, indentitas Arabella yang sebenarnya, karena dia hanya tahu jika Arabella sangat tidak menyukai Devian Rodrigues dan juga Edward Martinez, dan dia juga mendukung jika bos nya itu akan membalaskan dendam kepada orang orang yang telah mengusik kehidupan nya...


Tak lama kemudian, papa Aaron telah tiba tepat di depan Arabella yang masih berdiri mematung


Pria paruh baya itu, langsung tersenyum ramah saat menatap seseorang wanita yang sudah dia masukkan ke dalam daftar salah satu calon menantu ideal untuk keluarga nya...


"Nona Arabella...! "


Sapa Papa Aaron ramah, membuat Arabella langsung tersadar dari lamunan nya..


"Pa..... eh..., tuan Aaron Rodrigues, selamat bertemu kembali tuan"


Balas Arabella yang sedikit terbata bata, dia menunduk hormat di ikuti oleh Sekretaris Mega..


"Kau sangat sopan Arabella, benar benar seorang wanita yang beretika tinggi"


Puji papa Aaron, membuat Arabella langsung tersenyum ramah


"Bukan kah memang sudah seharus nya seperti itu tuan, anda adalah orang yang lebih tua dari saya, bahkan usia anda seumuran dengan mendiang orang tua saya, jadi sudah sepantasnya jika kami menghormati anda tuan"


"Iya.., aku kagum kepada mu Arabella, oya apakah kau baru saja keluar dari ruangan nya putra ku? "


Tanya Papa Aaron menatap Arabella,

__ADS_1


"Benar tuan, dan saat ini saya sudah selesai menghadiri rapat, dan saya akan segera kembali ke butik"


"Wah..., aku sudah mendengar jika kau menjalin kerja sama dengan perusahaan cabang milik paman, sungguh paman benar benar merasa bahagia saat mendengar nya Arabella, oya soal berita pagi ini, paman harap kau tidak termakan oleh berita tersebut ya, paman yakin jika ini hanyalah sebuah fitnah"


"Tentu paman, aku percaya dengan kemampuan dan integritas yang di miliki oleh Devian"


"Terimakasih Arabella, aku benar-benar bahagia mendengar nya, oya jika ada waktu paman berencana akan mengundang mu untuk makan malam di rumah paman, bagaimana menurut mu? "


Tanya Paman Aaron membuat Arabella langsung terkejut... Tiba-tiba dia mengingat kembali kejadian kelam pada malam itu yang masih membekas jelas di dalam jiwa dan sanubari nya..


Bagaimana bisa dia kembali lagi ke rumah yang menjadi saksi bisu kejahatan yang dia Terima, bahkan dirumah itu juga dia selalu mendapatkan perlakuan kasar dan menyakitkan, dan nyawanya hampir saja melayang, jika saja dia tidak berhasil kabur dari kekejian suami nya sendiri...


"Arabella.... bagaimana dengan penawaran paman? apakah kau mempunyai waktu? "


Tanya paman Aaron membuat Arabella kembali tersadar,


"Maaf paman, aku tidak bisa, karena aku memiliki banyak sekali pekerjaan"


Tolak Arabella dengan tegas, membuat paman Aaron langsung memasang wajah sedikit kecewa..


"Oh.., iya tidak apa apa Arabella, paman mengerti, tapi paman berharap suatu saat nanti kau akan menerima Undangan paman ini"


"Paman, jika begitu saya permisi sekarang, karena saya masih mempunyai rapat penting"


"Iya, silahkan nak Arabella, paman doakan semoga kamu selalu sukses ya"


"Terimakasih paman"


Jawab Arabella tersenyum, setelah itu dia langsung melanjutkan langkah kaki nya menuju ke arah mobil yang terparkir tak jauh dari mobil milik paman Aaron...


Sesampainya di dalam mobil, Arabella langsung meremas dada nya dengan kuat..


Dia sedang menetralkan perasaannya yang kembali teringat dengan kejadian masa buruk nya..


"*Kau harus kuat Ara, jangan pernah kalah dengan masa kelam itu, aku harus bisa membalikkan ke adaan, mereka semua yang telah membuat ku kehilangan identitas ku, harus merasakan apa yang aku rasakan, akan aku rampas hak kalian semua, agar kalian tahu bagaimana rasa nya kehilangan harga diri dan tidak di anggap oleh siapapun,.. "

__ADS_1


Ujar Arabella di dalam hati*,


Tanpa terasa, kini air mata itu, sudah jatuh membasahi pipi Arabella, biarlah dia meluapkan nya dengan meneteskan air mata, agar diri nya bisa menjadi kuat dan berani...


Sedangkan Seketaris Mega, hanya diam memperhatikan bos nya tersebut, dia tidak mengetahui mengapa bos nya itu menjadi sedih, tapi perkiraan nya saat ini, mungkin Arabella sedang mengingat kembali kedua orang tua nya yang telah meninggal dunia...


****


Sedangkan di kantor milik keluarga Martinez, saat ini Alnord sudah menyiapkan 3 orang yang sangat ahli dalam ilmu IT, ilmu keuangan dan juga ilmu pemasaran..


Mereka bertiga lah yang akan di tugaskan oleh Alnord untuk masuk kedalam perusahaan cabang Devian, dan mengobrak abrik perusahaan itu tanpa dicurigai oleh siapa pun..


Alnord sudah menyiapkan semuanya dengan sangat matang, bahkan tanpa Devian sadari, sebenarnya Alnord lah dalang di balik mundur nya para investor dan juga Klien yang memutuskan kerja sama dengan perusahaan yang di pegang oleh Devian Rodrigues,


Dengan lima langkah kedepan, Alnord langsung memberikan gambaran, tentang kerugian yang akan mereka semua alami, dan Tentu saja para pemegang saham itu, langsung berbalik arah untuk memutuskan kerja sama dan memilih bekerja sama dengan perusahaan Alnord...


"Apa kalian semua sudah siap? "


Tanya Alnord menatap ketiga orang tersebut dengan mata yang tajam


"Sudah tuan, kami berjanji akan bekerja dengan sangat rapi tanpa dicurigai oleh siapa pun"


"Harus..., kalian harus bisa melakukan nya, karena, ini menyangkut nama baik kekasih ku, jika kalian bertiga sampai ketahuan, maka Arabella lah yang akan menanggung semua nya, maka disini kalian harus mempertaruhkan nyawa kalian bertiga, gunakan kecerdikan dan kelicikan yang kalian miliki"


"Baik tuan, setelah kami bergerak, maka kami akan langsung mengkambing hitam kan seseorang, agar bisa menanggung kesalahan yang kami perbuat"


"Iya.., itu lebih bagus, Bagaimana jika Devian sendiri yang menjadi korban nya, aku rasa pria bajingan itu, tidak terlalu pintar dalam menjalankan bisnis, karena dia hanya memikirkan kesenangan dan juga wanita"


"Laksanakan tuan, kami akan memanipulasi semua nya dengan rapi"


"Okey, aku percaya dengan kalian bertiga, besok kalian sudah bisa pindah ke perusahaan milik Devian, sekarang kalian boleh pergi"


Ucap Alnord memerintah, mereka pun langsung berjalan keluar dari ruangan tersebut,


Setelah kepergian ketiga orang tersebut, Alnord kembali duduk di atas kursi kebesaran nya, sambil menatap foto Arabella yang sedang tersenyum sangat manis...

__ADS_1


"Mereka akan mendapatkan ganjaran nya Arabella, dan malam nanti, aku juga akan mendapatkan tanda tangan dari Devian bodoh itu, aku yakin dia akan sangat senang, atas penawaran kerja sama tersebut, Karena saat ini dia sedang bingung dan frustasi"


Gumam Alnord tersenyum licik...


__ADS_2