
Sedangkan di dalam kamar milik Arabella, saat ini wanita cantik itu sedang mengemasi barang barang yang akan dia bawa untuk pergi ke negara B...
Negara B adalah negara yang memiliki cuaca panas melebihi dari negara A, disana sangat jarang di jatuhi hujan dan juga tidak pernah mendung....
Mungkin itu semua karena efek dari tanah nya yang mengandung banyak sumber daya alam di dalam nya, mengakibatkan suhu nya memuai ke atas permukaan...
Mungkin hal itu juga lah yang menjadi penyebab negara tersebut kurang diminati oleh masyarakat sebagai tempat mereka menetap
Karena mereka tidak sanggup merasa kan hawa panas yang melebihi 35 derajat celcius,
Tapi disana masih tersedia penginapan khusus untuk para pemilik perusahaan tambang,
Mereka menyediakan fasilitas yang sangat lengkap, seperti pendingin ruangan, kolam renang, dan juga taman yang di sulap menjadi sangat sejuk dan asri,...
Arabella yang sudah mendengar penjelasan dari Alnord kemarin malam pun mulai mengerti, dengan apa apa saja yang akan dia butuhkan di negara B nanti nya...
kini Arabella sedang memasukkan baju berkain dingin dan tidak panas, dia juga membawa tantop dan hotpants untuk nya tidur saat malam...
Karena Arabella yakin jika saat tiba di negara B, pasti dia dan Alnord akan tidur secara terpisah, jadi tidak ada salahnya jika Arabella memakai pakaian seksi saat akan tidur...
Setelah selesai berkemas, tiba tiba saja Arabella merasakan kantuk yang teramat sangat...
Dan dia yang sudah tidak dapat menahan kantuk nya itu pun langsung membaring kan tubuh nya di atas ranjang...
Membiarkan beberapa baju yang tidak jadi dia bawa, berserakan menghiasi ranjang tersebut...
Dan saat Arabella sudah memejamkan mata dan terbawa mimpi, Alnord baru saja masuk ke dalam kamar Arabella......
Seperti nya, dia tidak perlu menidurkan Arabella karena wanita cantik itu sudah terlelap dengan sendirinya...
Alnord memperhatikan ke arah ranjang yang tampak berserakan dengan banyak nya kain di atas nya...
Dia mulai berjalan mendekati kekasih nya itu, sambil menyunggingkan senyum tipis...
"Kau pasti sangat lelah ya Ara sayang, baiklah... beristirahat lah malam ini, karena besok kita akan melakukan perjalanan keluar negeri"
__ADS_1
Gumam Alnord dengan pelan sambil membenarkan gaya tidur Arabella menjadi terlentang....
Setelah menyelimuti tubuh kekasih nya tersebut, kini Alnord langsung pergi meninggalkan Arabella, dia memberikan kecupan di kening Arabella sebagai tanda selamat. malam...
Dan setiba nya di lantai bawah, Alnord berjalan menuju ke arah keluar Apartemen
Dia akan masuk ke dalam unit nya sendiri untuk mengganti baju dan juga mengemas barang barang milik nya...
Hingga satu jam kemudian, Alnord sudah selesai dengan kegiatan nya tersebut, setelah itu dia langsung keluar dari Apartemen dengan tujuan yaitu ke rumah kakek Martin..
Tepat pukul 00.00 dini hari, Alnord sudah tiba di rumah mewah milik keluarga nya tersebut, dia langsung turun dari mobil setelah mendapat kan sambutan dari Asisten Bram...
Asisten Bram, sengaja Alnord letakkan di kediaman nya, agar dia bisa memantau semua gerak gerik para penghuni di rumah nya tersebut...
"Bagaimana? apakah kakek sudah tidur? "
Tanya Alnord kepada Asisten Bram...
"Belum tuan muda, tuan besar masih betah duduk di kursi kerja nya, seperti nya dia sedang menulis disebuah buku tuan"
"Saya juga tidak tahu tuan muda, "
Jawab Asisten Bram membungkuk hormat,
"Ya sudah, ayo kita masuk sekarang, aku sudah sangat ingin melihat pria tua itu"
"Baik tuan muda"
Dan mereka mulai melangkah untuk masuk kedalam ruangan kerja milik kakek Martin...
Sudah dini hari, entah mengapa pria tua itu masih betah duduk di kursi kerja nya, dan benar ada nya jika saat ini kakek Martin sedang menulis sesuatu di dalam buku yang tak pernah Alnord lihat sebelum nya...
Kini Alnord mulai berjalan dengan sangat pelan, dia ingin melihat sendiri, tulisan apa yang sedang di tulis oleh kakek nya tersebut...
Hingga beberapa menit kemudian, Alnord sudah berhasil berdiri tepat di belakang tubuh kakek Martin, seperti nya sang kakek tidak menyadari dengan kehadiran Alnord....
__ADS_1
"Apa itu"
Gumam Alnord di dalam hati, saat melihat tulisan yang di tulis oleh kakek nya sendiri dan Alnord mulai membaca nya dengan pelan...
Hingga detik kemudian, Alnord merasa sangat terkejut, karena itu adalah sebuah pengakuan seseorang dengan apa yang dia perbuat di masa lalu....
Dengan cepat Alnord langsung menarik buku itu membuat sang kakek merasa sangat terkejut setengah mati, untung saja kakek Martin tidak memiliki riwayat penyakit jantung, jika tidak sudah di pastikan kakek Martin akan koid saat itu juga...
"Apa maksud dari tulisan ini kek? "
Tanya Alnord menatap kakek dengan tatapan tajam...
Dia benar benar merasa kecewa karena kakek nya ternyata masih menyimpan suatu rahasia kepada dirinya, bukan kah saat malam itu, kakek Martin mengatakan jika dia tidak mengetahui identitas Antonio, tapi sekarang ....
Sungguh di luar Ekspektasi, Alnord merasa terkejut, dengan tulisan tersebut...
"Jawab pertanyaan ku kek, jangan diam seperti ini? ".
Teriak Alnord marah, sedangkan kakek Martin, dia mulai menundukkan kepala nya,
Rasa penyesalan puluhan tahun yang lalu, benar benar menyiksa diri kakek Martin, Andai saja dia bukan lah orang yang memikirkan Ego dan juga harga diri, pasti kakek Martin tidak akan menjadi seperti ini...
"Hiks... hiks... maafkan kakek Al.., kakek benar benar tidak berani mengungkapkan nya"
Ucap Kakek Martin menangis, sedangkan Alnord dia mulai mengusap wajah nya dengan kasar,...
Sungguh malang nasib keluarga Amelia, dan terutama almarhum Antonio, dia benar benar telah di zalimi oleh orang-orang kaya dan juga berkuasa seperti Aaron Rodrigues dan juga kakek nya sendiri...
Bukkk.... bukkkk.......
Alnord yang mulai merasa geram langsung menumbuk dinding ruangan tersebut dengan sangat kuat, bagaimana ada orang sejahat dan setega pria tua yang menjadi kakek nya selama ini,...
Pantas lah jika sebelum bertemu dengan Arabella, Alnord memiliki sifat Arogan dan juga sombong, bahkan dia selalu memandang orang orang dengan sebelah mata, meremehkan orang tersebut, dan merasa jika diri nya lah yang paling hebat dan berkuasa....
"Bangsat...... , kenapa kau sangat jahat kakek, kau... telah membuat hidup orang yang tidak bersalah menjadi menderita , bahkan di saat kau mengetahui jika dia adalah putra dari orang tersebut, kau masih berpura-pura tidak tahu dan tidak mengenal nya, kau benar benar keji kakek, andai saja papa ku masih hidup, aku yakin dia akan membenci mu seumur hidup nya kakek "
__ADS_1
Teriak Alnord sambil terus meninju dinding tersebut... sedangkan Kakek Martin masih menangis menyesali dirinya yang sangat pengecut dan juga jahat ..