
Tepat pukul dua pagi, Alvin dan Mega telah tiba di apartemen milik Arabella..
Tentu saja Mega yang dia bawa oleh Alvin ketempat itu pun langsung memicing kan kedua mata nya, saat tanpa sengaja memergoki Alvin yang sudah tersenyum sendiri dengan bahagia...
"Tuan! kenapa tuan terus tersenyum seperti itu? aku tahu pasti tuan sedang merencanakan sesuatu bukan? "
Tanya Mega yang baru saja di letakkan oleh Alvin di sebuah kursi santai..
Mega terpaksa harus di Gendong karena bagian bawah nya terasa sangat pedih dan perih
Tentu saja Alvin yang merasa ingin bertanggung jawab pun langsung berinisiatif untuk menggendong wanita tersebut hingga masuk ke dalam Apartemen...
Dan setiba nya di dalam Apartemen, entah mengapa otak mesum Alvin yang baru saja bangkit, kini sudah bangkit kembali lagi setelah melihat situasi dan juga kondisi yang ada..
Keadaan sunyi senyap dengan di huni oleh mereka berdua saja membuat Alvin ingin merasakan kenikmatan itu kembali, seperti nya dia sudah tergila gila dengan Mega dan tak akan melepaskan wanita itu untuk selama nya..
Dengan cepat Alvin yang sudah meletakkan Mega di atas kursi mulai mengangkat wanita itu ke dalam gendongan nya kembali...
Hingga membuat Mega menjadi merasa terkejut
"Tuan... kenapa kau menggendong ku lagi? kau mau membawa ku kemana? "
Tanya Mega mulai panik
Dia takut ketika Alvin menyentuh diri nya kembali, karena itu bisa menimbulkan gairah seksual yang ada di dalam dirinya, sedangkan tempat bercocok tanam milik nya masih merasakan sakit akibat benda tumpul yang telah membajak ladang nya tersebut..
Sesampainya di dalam kamar, Alvin langsung membaringkan tubuh Mega, dia mengelus tubuh Mega kembali seperti yang beberapa waktu lalu Alvin lakukan
Seperti nya Alvin sudah mengetahui kelemahan Mega, dan itu Alvin jadikan senjata agar Mega sendiri yang akan meminta jatah kepada dirinya
"Tuan, jangan sentuh aku lagi? aku benar-benar tidak bisa menahan nya! "
Teriak Mega mengingat kan membuat Alvin langsung tertawa menyeringai
"Memang itu yang aku ingin kan Mega sayang, aku sangat ingin melihat mu memohon lagi kepada ku, karena jika kau melakukan itu, maka wajah mu akan semakin terlihat sangat seksi"
"Tuan! aku mohon jangan bercanda, ladang ku masih terasa sangat sakit akibat bajakan paksa yang kau lakukan tuan! "
Teriak Mega menahan gelora hasrat milik nya, Sedangkan Alvin dia terus tersenyum sambil melakukan apa yang dia ingin kan..
Mega sudah bergerak meliak meliuk seperti seekor ular, dan tentu saja hal itu membuat Alvin merasa sangat menyukai nya
Bahkan alat bajak milik nya kini sudah berdiri dengan tegak, minta untuk segera menjelajahi sawah kembali...
"Apakah kau menginginkan nya lagi Mega? "
__ADS_1
Tanya Alvin dengan mata penuh gairah
Mega berusaha untuk menahan gairah nya tersebut, dia sampai menggigit bibir nya sendiri dengan kuat, Untuk menetralisir apa yang ada di tubuh nya saat ini
Seperti nya Mega sudah salah karena memberitahukan kelemahan diri nya kepada Alvin, dia tidak menyangka jika Alvin ternyata lebih parah dari pada diri nya...
"Tuan.... kau jangan seperti ini, aku benar-benar tidak bisa menahannya"
Ucap Mega menahan tangan Alvin yang terus mengelus bagian atas tubuh Mega
Sedangkan Alvin tersenyum menyeringai saat melihat Mega yang sudah di kuasai oleh gairah nya sendiri
Wajah Mega terlihat cantik dan seksi hingga sepuluh kali lipat, dan itu membuat Alvin merasa tidak dapat menahan nya juga..
Cuppp......
Alvin langsung melayang kan sebuah ciuman pembukaan untuk wanita tersebut , dan tentu saja hal itu membuat Mega menjadi bertambah gila
Tanpa sadar wanita itu sudah menarik kepala Alvin dan melum*at bibir nya dengan sangat buas, hingga permainan bibir yang hot benar-benar sudah terjadi
Di dalam hati, Alvin bersorak gembira, akhirnya dia bisa mendapatkan apa yang dia ingin kan
Mendatangi sawah untuk bercocok tanam kembali, semoga saja bibit unggul akan segera tumbuh agar bisa mengalahkan Alnord yang sangat sombong tersebut
Suara des*h*n mulai terdengar saling bersahutan, Alvin benar-benar berhasil memporak porandakan gairah milik seorang Mega
Dan hal itu membuat Mereka saling mengagumi antara satu sama lain..
"Mega.... aku akan menanamkan bibit unggul ku ke dalam sawah mu ini,semoga saja dia akan tumbuh subur Mega"
Ucap Alvin dengan menatap serius membuat Mega langsung terkejut
"Tuan... tapi kita kan belum menikah? '
" Tanam dulu baru menikah Mega, aku yakin kedua orang tua ku akan bahagia mendengar kabar baik ini"
"Apakah tuan serius ingin menjadikan aku sebagai istri tuan, aku memiliki kelainan tuan, nanti tuan akan saya perkosa di setiap hari nya, apakah tuan sanggup? "
Tanya Mega dengan tatapan serius dan juga khawatir
Membuat Alvin langsung tertawa dengan suara kecil
"Tentu saja aku sanggup Mega, bahkan aku akan senang hati menyerahkan tubuh ku kepada mu"
"Benarkah tuan? bagaimana jika aku selalu nafsu jika melihat tuan?"
__ADS_1
"Akan aku Terima Mega, kau boleh memperkokoh ku kapan pun itu'
" Benarkah...! wah terimakasih tuan, akhirnya aku mendapatkan tempat untuk melepaskan gairah ku yang sudah lama aku pendam, jadi kapan kita menikah? "
Tanya Mega sudah tidak sabar, membuat Alvin merasa bahagia
"Secepatnya sayang, aku akan menghubungi kedua orang tua ku, agar mau datang kemari "
"Terimakasih tuan, kau benar-benar pria sejati untuk ku"
"Tentu saja, apakah sekarang sudah bisa kita lanjut kan kembali? "
Tanya Alvin mulai tidak sabar
"Tentu saja tuan, aku yang akan memperkosa mu"
Jawab Mega tersenyum menyeringai, hingga detik kemudian pertempuran kembali terjadi,
Mereka melakukan nya hingga berkali kali dan Alvin yang sudah lelah pun langsung letoy karena sudah hampir lima kali melakukan tembakan
Sedangkan Mega, dia masih on dan juga bertenaga, hingga akhir nya wanita itu merasa kasihan dengan tuan nya tersebut
"tidur lah tuan, terimakasih telah memberikan bibit unggul hingga lima kali, semoga saja bibit nya akan tumbuh subur"
Gumam Mega masuk ke dalam selimut dan memeluk tubuh Alvin dengan erat..
***
Sedangkan di wilayah lain, tepat nya di dalam kapal yang Alnord sewa, Tiba-tiba saja istri nya tercinta Arabella merasakan gejolak di dalam perut nya
Dia menjadi merasa mual dan ingin muntah sehingga meminta Alnord untuk membawa nya kembali pulang saja
"Sayang, aku tidak mau di kapal lagi, perut ku menjadi sangat mual sayang"
Ucap Arabella kepada suami nya tersebut
"Baiklah.. jika begitu ayo kita pulang segera, aku takut kau dan anak kita kenapa. kenapa sayang"
"hem.... tapi aku tidak mau pulang kerumah, "
"Loh.. jadi kau mau pulang kemana sayang? "
Tanya Alnord penasaran
"Alnord junior menginginkan kita pulang ke apartemen milik ku, seperti nya dia ingin melihat Apartemen itu sayang"
__ADS_1
"Oh.. baiklah, jika begitu ayo lets go"
Ajak Alnord bersemangat, dan mereka mulai menuju ke apartemen milik Arabella