Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Aaron Rodrigues mengamuk


__ADS_3

Arabella yang juga hampir membaringkan tubuh nya di atas ranjang, langsung kembali duduk saat melihat Alnord mengangkat telfon dengan tersenyum bahagia...


Dia dapat mendengar suara samar dari penelfon tersebut, mereka menyebut nama Aaron Rodrigues seorang pria yang sangat Arabella benci saat ini...


Arabella yang merasa penasaran pun, menanti Alnord dengan sabar, walau tubuh nya terasa ingin segera berbaring, tapi Arabella mencoba menahan nya untuk mengetahui berita apa yang anak buah Alnord sampai kan melalui telfon tersebut...


Hampir setengah jam Alnord berbicara dengan anak buah nya di dalam telfon, dan sekarang dia sudah mematikan telfon sambil melihat ke arah Arabella yang memasang wajah ingin bertanya...


"Ada apa Al...? apakah ada berita terbaru dari anak buah mu itu? "


Tanya Arabella yang sudah memindahkan duduk nya tepat di depan Alnord..


Alnord yang melihat wajah penasaran dari Arabella pun langsung tertawa kecil, dia langsung memeluk tubuh Arabella dengan erat membuat sang wanita merasa sangat terkejut dengan sikap Alnord tersebut...


"Sayang... kenapa kau malah memeluk ku begini ? " tanya Arabella...


"Karena aku sedang bahagia sayang, biarkan aku memeluk mu sebentar saja Ara"


Ucap Alnord meminta izin, dengan lembut Arabella langsung membalas pelukkan Alnord tersebut, bahkan dia mengelus punggung Alnord yang terasa sangat berisi dan juga kekar...


"Ara, sedikit lagi kita akan berhasil membongkar kejahatan paman Aaron Rodrigues"


Ucap Alnord membuat Arabella langsung melerai pelukan tersebut


"Benarkah Al..! apakah para anak buah mu sudah menemukan bukti dari kejahatan paman Aaron? "


"Iya Ara, dan besok kita akan melihat nya bersama sama, besok kita masuk ke kantor sedikit siang saja, karena kita akan melihat bukti itu di dalam apartemen mu"


"Okey, seperti nya itu ide yang sangat bagus..., lalu setelah bukti kejahatan paman Aaron kita ketahui, apa lagi yang harus kita lakukan selanjutnya Al? "


"Tentu saja, kita akan menghancurkan terlebih dahulu perusahaan milik nya, kau tenang saja, aku tidak akan menganggu hak mu yang telah dia rebut,dan aku berjanji akan mengembalikan apa yang telah dia curi dari diri mu Ara"


Ucap Alnord dengan tegas, dia menatap wajah Arabella dan mengelus pipi putih mulus tersebut...


"Terimakasih Al..., kau adalah Malaikat penyelamat ku"

__ADS_1


Ucap Arabella tulus, sambil mencium sebelah tangan Alnord yang sedang menyentuh pipi nya,


Alnord merasa terharu dengan apa yang Arabella lakukan, bagi nya perlakuan Arabella saat ini benar benar membuat nya merasa bangga, karena wanita yang dia cintai sangat lah tergantung kepada diri nya,


Itu Artinya, Alnord sudah berhasil menjadi seorang pria kuat yang mampu menjadi tempat bersandar untuk kekasih tercinta nya,,


Setelah itu mereka pun memutuskan untuk tidur, Arabella meletakkan dua guling di tengah tengah mereka, dan itu semua dia lakukan atas perintah dari Alnord...


Alnord tidak mau jika Arabella merasa tidak tenang karena sedang tidur satu ranjang dengan dirinya...


Dan setelah semua selesai Arabella dan Alnord mulai membaringkan tubuh mereka masing-masing, sambil saling menatap satu sama lain..


"Selamat malam sayang ku Ara"


Ucap Alnord sebelum memejamkan mata nya


"Selamat malam juga kekasih ku Alnord Martinez"


Jawab Arabella menyapa, setelah itu mereka langsung memejamkan mata secara bersama-sama..


*****


Aaron Rodrigues sudah sedari tadi mondar mandir kesana kemari menunggu kepulangan putra nya Devian Rodrigues,


Dia benar-benar kesal dengan putra nya tersebut, dan sedari siang tadi saat dia mendengar berita yang membuat nya langsung terkejut setengah mati,


Aaron langsung menuju ke perusahaan milik Devian, tapi setiba nya di sana, Aaron Rodrigues kembali merasa terkejut berkali kali setelah melihat ke adaan kantor cabang milik nya yang sangat berantakan tidak karuan,


Bahkan di sana tidak terlihat satu pun para pekerja yang bekerja di dalam kantor, dan itu semua benar benar membuat Aaron menjadi syok dan juga marah...


Satu kesimpulan yang bisa dia ambil, jika informasi yang dia dengar dari para karyawan nya yang mengatakan jika Perusahaan cabang yang di pegang oleh Devian Rodrigues, benar benar bangkrut dan jatuh dengan waktu Seketika....


Aaron Rodrigues langsung menangis di dalam hati nya, bagaimana bisa perusahaan cabang yang selama ini telah berjaya hingga 20 tahun lama nya, kini malah jatuh dalam kurun waktu satu jam saja....


"Bangsat..., kemana anak sialan itu pergi? kenapa dia tidak pulang juga"

__ADS_1


Teriak Aaron yang mulai tidak dapat menahan emosi nya lagi..


Kini rumah mewah itu sudah berantakan tidak karuan, sudah beberapa jam yang lalu Aaron Rodrigues mengamuk dan membanting semua barang yang ada di dalam rumah nya,


Sedangkan Agnes dan juga Jesica, hanya diam tanpa berani menghentikan pria tua tersebut,...


Jalan satu satu nya yang bisa menghentikan amukan Aaron Rodrigues, adalah Devian sendiri, tapi sudah bekali kali mama Agnes menghubungi nomor putra nya tersebut, tapi tetap saja nomor itu tidak aktif dan tidak bisa dihubungi...


"Apakah ini akhir dari kemewahan kita ma? "


Tanya Jesica yang merasa putus asa, entah mengapa dia benar benar sudah muak melihat semua anggota keluarga nya yang memiliki ambisi tinggi dan juga emosi yang tak kalah tinggi juga...


Jesica sudah pasrah jika dia akan menjadi anak seorang pengusaha yang bangkrut, karena dia sadar jika keluarga nya selama ini adalah orang orang yang sangat sombong dan juga Arogan,


Termasuk juga diri nya, yang selalu suka mengejek siswi miskin dan membuat mereka menjadi kacung untuk melayani diri nya...


Sekarang kehidupan sudah mulai berbalik menerpa keluarga nya yang kaya raya, Jesica hanya bisa pasrah dan menerima nasib yang akan dia jalankan untuk kedepan nya...


"Jes, cepat kau hubungi lagi kakak mu Devian, sebenarnya dia ada dimana? "


Tanya Mama Agnes mulai panik, Jesica yang mengetahui dimana tempat kakak nya berada pun langsung meminta izin untuk menjemput kakak nya tersebut...


"Ma... aku tahu kakak dimana, biarkan aku menjemput kakak sekarang juga"


Ucap Jesica meminta izin, dengan cepat mama Agnes langsung mengizinkan putri nya untuk pergi menjemput Devian,


Tanpa dia tahu jika Devian sedang berada di bar ternama yang ada di kota tersebut...


Setelah kepergian Jesica, mama Agnes mulai melangkah kan kaki nya untuk mendekati suami nya yang masih mengamuk..


Mama Agnes, akan berusaha membujuk papa Aaron agar mau berhenti dan beristirahat sejenak...


"Mas..., sudah cukup kamu marak marah seperti ini, karena apa yang kau lakukan ini tidak akan ada keuntungan nya untuk kita mas"


Ujar mama Agnes, membuat pria paruh baya itu langsung menghentikan kegiatan nya tersebut...

__ADS_1


"Tidak..., aku tidak akan berhenti sebelum anak sialan itu tiba di rumah ini, coba kau fikirkan berapa banyak kerugian yang aku dapat kan karena ulah bodoh nya itu, padalhan aku sudah puluhan tahun mempertahankan harta yang aku rebut dari Teman ku sendiri, tapi apa yang di lakukan oleh putra kesayangan mu itu, ... benar benar membuat ku murka Agnes "


Teriak Aaron Rodrigues dengan penuh amarah...


__ADS_2