Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Alnord kalah telak


__ADS_3

Tidak terasa malam sudah datang menyapa, malam ini Arabella memutuskan untuk menginap di rumah peninggalan ayah dan ibu nya..


Rasa nya Arabella belum puas menikmati aroma wangi yang menyeruak di dalam kamar tersebut,


Yang dia yakini jika itu adalah bau wangi dari baju yang pernah ayah dan ibu nya gunakan, walaupun sudah puluhan tahun, tapi baju itu masih tampak seperti semula saat di tinggal kan karena nenek Maria menjaga barang barang milik orang tua nya dengan sangat apik...


Bahkan foto pernikahan sang ayah dan ibu nya pun masih bagus tersimpan di dalam album foto, ada juga foto diri nya saat masih bayi..


Arabella benar-benar merasa bahagia karena akhirnya dia sudah mengetahui siapa jati dirinya yang sebenarnya...


Saat ini mereka ber empat sedang menikmati acara makan malam,


Arabella yang dahulu tidak pernah di perhatikan oleh seorang nenek pun kini dia bisa merasakan nya..


Nenek Maria dengan sangat baik menyuguhkan makanan di atas piring Arabella...


Sungguh perhatian yang terlihat sederhana tapi terasa sangat lah istimewa...


Alnord yang menatap pemandangan tersebut pun langsung tersenyum bahagia..


Akhirnya dia berhasil membongkar identitas kekasih nya yang sebenarnya...


"Terimakasih nenek, tapi ini sudah lebih dari cukup dari porsi makan ku yang biasa nya.. "


Ucap Arabella yang terdengar di telinga Alnord...


Alnord tersenyum lucu, melihat Arabella yang kini sedang di suguhkan dengan makanan yang sangat banyak...


Karena sudah beberapa Minggu ini, Arabella sedang berusaha mengurangi porsi makan nya, alias Diet....


"Tidak apa apa nak, cobalah dahulu masakan nenek, aku yakin kau akan sangat menyukai nya"


Ujar nenek Maria memaksa, dengan berat hati Arabella akhirnya menerima makanan yang di suguhkan di atas piring nya,


Dan dia mulai menatap ke arah Alnord untuk meminta pertolongan, Alnord yang mengerti bahasa wajah dari Arabella pun mulai tersenyum lucu, membuat Arabella mengerucutkan bibir nya tanpa mereka semua ketahui...


"Amelia, ayo makan lah segera, kau harus mencoba masakan kesukaan ayah mu ini"


Ujar paman Dominic menimpali,

__ADS_1


Arabella langsung menatap ke arah pria patuh bayar tersebut, apakah benar jika makanan ini adalah makanan kesukaan sang Ayah...


"Baik paman"


Dengan cepat Arabella menyantap makanan tersebut, walau sedikit susah karena Arabella masih mengenakan masker yang menutupi wajah nya...


"Makan yang banyak sayang, agar kau selalu kuat dan juga sehat"


Ucap Alnord kepada Arabella, ketiga orang itu hanya tersenyum mendengar pernyataan Alnord..


Mereka sangat mengerti dengan kebucinan yang sedang terjadi kepada pasangan muda tersebut...


Dan Tepat pukul 22.00 malam, akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke dalam kamar, Alnord yang melihat Arabella mengikuti langkah Arabella yang akan menaiki lantai dua pun langsung menjewer kuping Alnord sehingga dia merasa sangat terkejut..


"Nenek, kenapa nenek menjewer kuping ku? lepaskan nek! "


Teriak Alnord menahan rasa sakit..


"Kau mau kemana, mengapa kau mengikuti langkah cucu ku naik ke lantai atas? "


Tanya nenek Maria masih setia menjewer kuping Alnord...


"Tentu saja aku mau tidur nek, badan ku terasa sangat lelah, sekarang biarkan aku beristirahat bersama kekasih ku"


"Nenek, ayo lepaskan jeweran nenek di telinga Alnord, kasihan dia kesakitan nek"


Ucap Arabella Menimpali, dia langsung turun kembali dari atas tangga saat melihat kekasih nya sudah di siksa oleh sang nenek...


Di dalam hati Arabella, dia ikut tertawa karena akhirnya ada orang yang berani melarang Alnord untuk tidur satu ranjang bersama dirinya..


"Amelia, kau masuk lah kedalam, Alnord akan tidur di bawah bersama paman Dominic"


Ucap kakek Fernando membuat Alnord langsung membulatkan mata nya...


"Apa...! tapi aku tidak mau tidur bersama paman Dominic, "


"Ya sudah jika kau tidak mau, maka kau bisa tidur bersama kami berdua, bagaimana? "


"Hah...,! tidak.... lebih baik aku tidur di ruang tamu saja"

__ADS_1


Jawab Alnord yang mulai kalah, dengan cepat pria itu langsung berlari ke arah kursi yang mereka duduki tadi, dia membaringkan tubuh nya sambil tidur membelakangi mereka semua...


Nenek dan kakek langsung tertawa lucu melihat kekonyolan Alnord, begitu juga dengan paman Dominic, setelah itu mereka semua mulai pergi ke kamar masing-masing meninggal Alnord di ruang tamu sendirian..


Sedangkan Arabella dia sudah di antar oleh nenek Maria, Untuk masuk ke dalam kamar nya terlebih dahulu....


****


Tidak terasa sudah satu minggu Alnord bersama Arabella tinggal di negara B dan menempati rumah peninggalan kedua orang tua nya,...


Mereka memantau langsung semua para pekerja yang sedang membangun perusahaan tambang tersebut..


Sedangkan Aaron Rodrigues, dia tidak berniat untuk datang ke negara B, karena saat ini perusahaan nya sedang dalam keadaan goyah..


Karena ambisi nya yang sangat bertolak belakang dengan para penanam saham dan juga Klien penting, membuat mereka semua memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka...


Aaron Rodrigues yang merasa jika usaha pertambangan nya mulai berjalan dengan baik dengan hasil yang banyak dan juga fantastis pun dengan sombongnya membiarkan mereka para penanam saham pergi begitu saja...


Jangan kan untuk memohon, bahkan Aaron tidak memperdulikan mereka sedikit pun, karena dia sedang sibuk ingin merombak ulang perusahaan milik nya, menjadi perusahaan penghasil terbesar tambang minyak bumi dan juga emas...


Seperti nya khayalan Aaron benar benar sangat tinggi, lain hal nya pula dengan Devian putra keluarga Rodrigues...


Saat ini pria itu semakin menyukai bisnis haram nya yang berjalan dengan sangat lancar, Devian menginvestasikan sisa uang yang dia miliki untuk membuka bisnis narkoba yang menurut nya lebih menguntungkan dan juga lebih mudah...


Dia tidak perlu berfikir keras dan masuk ke kantor, hanya duduk di sebuah bar bersama para wanita wanita bayaran, Devian bisa kaya dan memiliki banyak uang...


Karena dia memiliki kaki tangan yang sangat pintar untuk menjual barang milik nya...


"Bagaimana Bram, apakah semua informasi ini memang benar ada nya? "


Tanya Alnord yang sedang membaca hasil dari pemantauan para anak buah nya di negara A...


"Benar tuan muda, selama kepergian tuan, Aaron Rodrigues dan juga Devian Rodrigues menjadi lebih gila lagi, mereka mempunyai misi masing-masing, yang tidak di ketahui antara satu sama lain tuan... "


"Ck... ck... benar benar gila, Ayah nya gila menghayal, sedang anak nya gila membangun bisnis haram, mereka benar benar memberikan kita peluang untuk menghancurkan mereka dengan sangat mudah"


"Benar tuan muda, satu langkah lagi menuju keberhasilan tuan"


"Bram... seminggu lagi kita akan kembali, dan saat kita tiba di negara A, maka kita langsung melaporkan Aaron Rodrigues dan juga Devian Rodrigues ke pihak yang berwajib, mereka akan mendapatkan pasal doble sekaligus, dan hukuman mati lah yang pantas mereka dapat kan"

__ADS_1


"Baik tuan, saya akan melakukan semua yang tuan muda perintahkan"


Ucap Asisten Bram semangat, setelah itu dia mulai keluar dari kamar yang ada di resort milik mereka menginap..


__ADS_2