
Malam hari nya, keluarga Martinez baru saja menyelesaikan makan malam mereka..
Walaupun ke adaan tidak sedang baik, tapi bibi Sonya dan paman Boby tetap mengikuti makan malam karena jika tidak kakek Martin akan marah kepada mereka berdua,
Dan setelah makan malam selesai, pasangan suami istri itu langsung pergi meninggalkan meja makan,
Tanpa sepatah kata pun, Alnord yang melihat sikap mereka berdua pun hanya tersenyum tipis,
Persetan dengan paman dan bibi yang tidak pernah menghormati dan menyayangi kakek nya, karena Alnord hanya akan hormat kepada orang yang juga mau menghormati orang lain..
Setelah itu kini tatapan Alnord mulai tertuju kepada Arabella, wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri halal nya,
Tanpa terasa Alnord sudah tersenyum melihat betapa cantik nya calon istri nya tersebut...
"Sangat sempurna"
Gumam Alnord yang dapat di dengar oleh Alice, dengan cepat Alice langsung mengikuti arah tatapan Alnord,
Dia langsung tersenyum lucu ketika mengetahui jika kakak nya sedang terpesona melihat kecantikan Arabella...
"Ehmm....... jangan di liatin terus dong kak, bikin kakek jadi iri aja"
Sindir Alice menatap ke arah kakek Martin , lalu mereka berdua mulai tertawa cekikikan membuat Alnord mulai menatap ke arah mereka...
"Jangan ngeledekin kakak ya Alice mending kamu tidur sana"
Ucap Alnord kesal, membuat Arabella langsung membalas tatapan Alnord..
"Sayang, ini kan masih Sore, biarkan saja Alice ngumpul bareng kita"
"Iya, kak Arabella aja bolehin aku buat disini, oya kak Ayo kita ke ruang tamu, lihat dekorasi yang sudah di buat oleh petugas dekor"
"Iya, kakek juga mau ikut Alice, ayo dorong kursi roda kakek"
Ucap Kakek Martin membuat Alnord menjadi bertambah kesal..
Dengan cepat Alice langsung memapah kakek nya untuk naik kembali ke atas kursi roda, setelah itu dia mulai mendorong kursi roda tersebut di ikuti oleh Arabella yang juga sudah bangkit dari duduk nya...
"Ayo kak, kita tinggal aja kak Alnord, habis nya dia nyebelin"
Ujar Alice melangkah pergi meninggalkan ruang makan, Arabella mulai mengikuti langkah Alice melewati kursi yang di duduki oleh Alnord , dan baru dua langkah dia berjalan tiba-tiba saja Arabella di kejutkan dengan sebuah tarikan tepat di tangan kiri nya...
Hingga membuat Arabella terjatuh di pangkuan Alnord...
"Akkhhh..... "
__ADS_1
Jerit Arabella terkejut , Alnord tersenyum menyeringai, dia Tidak akan membiarkan calon istri nya untuk pergi meninggalkan diri nya sendirian..
"Al... kenapa kau menarik tangan ku, kalau aku terjatuh bagaimana? "
Tanya Arabella kesal..
"Tidak akan jatuh, bukti nya sekarang kau sudah berada di atas pangkuan ku"
"Iya... aku kan mengatakan seandainya, lagian kenapa juga harus seperti ini, di depan lagi rame lo, bagaimana jika ada yang melihat kita sedang seperti ini"
"Biarkan saja sayang, aku tidak perduli dengan orang orang yang melihat kita, lagian kau mau saja di ajak Alice untuk pergi meninggalkan ku sendiri"
"Iya.... kan acara makan Malam nya sudah selesai, jadi tidak ada salah nya, jika aku ikut Alice melihat ruangan yang sudah di dekor"
"Untuk apa di lihat, besok juga kita akan berfoto di ruangan itu"
Grepp.....
Tiba-tiba Alnord memeluk tubuh Arabella dengan erat, dan meletakkan kepala nya tepat di ceruk leher Arabella yang sangat putih dan wangi...
"Sayang, kenapa seperti ini, aku geli"
"Tahan sayang, kau harus bisa terbiasa, karena aku suka melakukan nya, "
"Biarkan saja, aku tidak perduli, yang penting aku suka dan bahagia"
Jawab Alnord cuek, pria itu mulai menghirup dalam dalam aroma wangi yang menyeruak dari tubuh Arabella
Dia benar benar menyukai wangi itu, dan seperti nya akan menjadi candu untuk dirinya...
"Sayang, tubuh nya sangat wangi"
ujar Alnord membuat Arabella tersenyum
"Benarkah..!
" Iya, dan aku sangat menyukai wanginya, kau harus memakai pewangi ink setiap hari , agar aku semakin lengket kepada mu"
"Haha..., kamu bisa aja sih muji nya"
"Iya, aku serius sayang , sebentar lagi akan ada tamu yang datang kerumah ini, "
"Tamu..? memang nya siapa Al? "
"Adik kamu, .. emmmm. maksudnya adik nya almarhum Arabella, kamu tidak keberatan kan jika dia ingin melihat kita menikah, dia tidak percaya saat orang orang mengatakan jika kamu bukan lah kakak kandung nya, karena dia merasa jika wajah mu sama persis dengan Arabella, jadi dia menganggap kau adalah Arabella yang asli"
__ADS_1
"Benarkah..., tentu saja aku tidak keberatan, lagian aku juga sudah lama sangat ingin bertemu dengan nya, jadi aku pasti akan menjadi kakak yang baik untuk nya Al"
"Bagus... kau memang lah wanita istimewa Arabella ku"
Puji Alnord sambil mendekat kan wajah nya ke wajah Arabella..
Dan detik kemudian, tanpa Arabella sadari kini Alnord sudah mencium bibir Arabella dengan sangat lembut, membuat Arabella sedikit membalas perlakuan calon suami nya tersebut...
Dan beberapa menit kemudian, Alnord melepaskan ciuman itu, setelah itu mereka saling tersenyum bahagia..
Tanpa mereka berdua sadari, jika ternyata sedari tadi sudah ada sepasang mata yang menatap ke arah mereka..
bahkan orang itu juga melihat apa saja yang barusan Alnord perbuat dengan Arabella...
Hati nya semakin mendidih melihat kebahagiaan dari orang yang dia benci, dan wanita itu mulai mencerca Alnord dengan suara yang kuat..
"Cih..... dasar tidak punya Etika dan sopan santun, bagaimana bisa melakukan hal menjijikkan seperti itu, di tempat yang terbuka, ya... mungkin itu lah hasil dari anak yang tidak mendapat kan didikan orang tua, sungguh miris akhlak nya"
Ejek bibi Sonya sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut...
Alnord yang mendengar perkataan pedas dari bibi nya pun langsung menurunkan tubuh Arabella, dia sangat ingin menampar mulut bibi nya yang secara tak langsung sudah menghina mereka berdua..
Dengan cepat Alnord berlari mencekal tangan bibi Sonya, hingga wanita itu merasa terkejut dan berteriak marah..
"Hey... apa yang kau lakukan hah! "
Plakkk.......
Sebuah tamparan menggema di dalam ruangan tersebut, untung nya para pelayan tidak ada yang berani masuk ke wilayah dapur Karena Alnord sudah memperingatkan mereka sebelum nya...
"Kau.. berani sekali kau menampar ku Alnord".
Teriak bibi Sonya dengan sangat kuat,
Sebelah tangan nya sudah dia letakkan di pipi yang terasa perih, dan sebelah tangan lagi berusaha untuk memberontak dari cekalan Alnord...
" Itu pantas untuk mulut kotor seperti mu bibi, kau benar benar bukan orang tua yang baik, pantas saja putra mu bisa membunuh kekasih ku dengan cara yang keji, dan juga menjadikan sepupu nya sendiri sebagai musuh untuk nya, seharusnya yang menjijikkan itu kau bibi Sonya, sedangkan aku..., tidak pernah melanggar apa pun, ini adalah rumah ku, rumah dari mendiang papa ku, jadi wajar wajar saja jika aku melakukan apa pun di rumah ku sendiri, sekarang kau pergilah bibi..., tunggu sampai pernikahan ku selesai, maka kau boleh mengajak ku bertengkar "
Ucap Alnord dengan sangat marah, membuat bibi Sonya langsung terdiam dan berbalik pergi meninggalkan mereka berdua..
Sedangkan Arabella, dia mulai berlari mendekati calon suami nya tersebut, mencoba menetralkan emosi Alnord yang sudah sampai di ubun ubun...
"Sabar sayang..., tunggu sampai kita resmi menikah"
Bisik Arabella menenangkan Alnord....
__ADS_1