Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Devian mengajak makan siang


__ADS_3

Rapat berlangsung dengan sangat lancar, Arabella dan tim yang lain nya, memberikan presentasi yang begitu memuaskan, membuat para Kline langsung menyetujui setiap rancangan yang sudah mereka rencana kan..


Devian yang masih memasang senyuman di bibir nya itu pun mulai bangkit dari berdiri nya,


Dia menatap Arabella dengan intens sambil menyampaikan sesuatu..


"Jujur aku sangat menyukai dengan ide cemerlang yang di miliki oleh perusahaan nona Arabella, oya kapan nona akan menempatkan beberapa orang kepercayaan nona ke dalam perusahaan Rodrigues? "


Tanya Devian penasaran


"Besok,.. besok mereka akan mulai pindah untuk bekerja di kantor anda tuan Devian, dengan begitu akan memudahkan para pekerja untuk saling berinteraksi"


"Iya.., anda benar nona, lalu bagaimana dengan nona sendiri, apakah aku harus menyediakan ruangan kerja khusus untuk nona Arabella? "


"Tidak perlu tuan Devian,Karena saya akan memantau pekerjaan mereka dari sini saja, tapi tenang saja, saya juga pasti akan sering berkunjung ke perusahaan Milik anda tuan Devian"


"Baiklah, saya pasti akan menunggu kunjungan anda nona Arabella"


Ucap Devian tersenyum, setelah itu mereka pun mulai membubarkan diri..


Devian langsung memerintah kan para anggota nya agar segera keluar dan kembali ke perusahaan milik nya, setelah itu dia pun mulai berjalan mendekati Arabella yang sedang membantu sekretaris Mega menyusun berkas berkas penting yang ada di atas meja


"Nona Arabella"


Sapa Devian membuat Arabella langsung menatap ke arah samping, dan berdiri mensejajari pria tersebut..


"Iya tuan Devian, aku kira anda sudah keluar"


Tanya Arabella memicing kan mata nya


"Tidak.., aku sengaja menyuruh mereka untuk keluar dahulu, oya, ini sudah waktunya makan siang," ucap nya sambil menatap jam tangan " bagaimana jika kita makan siang bersama nona Arabella"


Ajak Devian ramah,


"Oh.., apakah anda mau Mentraktir saya? "


"Tentu saja nona, anggap lah sebagai persahabatan untuk perusahaan kita"


"Baiklah jika begitu, anda bisa menunggu saya di luar, setelah saya selesai membereskan ini semua, saya akan menyusul anda tuan Devian"


"Terimakasih nona Bella, baiklah saya akan menunggu nona di bawah"


Devian pun langsung berjalan meninggal kan ruang rapat, sedangkan Arabella mulai tersenyum menyeringai, membuat Sekretaris Mega menjadi heran..

__ADS_1


"Nona.., apakah anda sungguh sungguh ingin menerima ajakan Devian? "


Tanya Sekretaris Mega curiga


"Tentu saja tidak.., apakah kau kira aku mau makan berdua dengan pria bajingan seperti diri nya"


"Lalu.....


" Biarkan saja, dia menunggu mu hingga setengah jam Mega, setelah itu aku akan segera mematahkan semangat nya, agar dia lebih merasa tertantang untuk bisa mendekati ku"


Jawab Arabella penuh rencana, setelah selesai mereka berdua pun mulai berjalan menuju ke ruangan masing-masing...


Setiba nya di kursi kebesaran milik nya, Arabella langsung duduk dan mengambil handphone, dia menghubungi Alnord guna menawarkan makan siang bersama..


"Hallo Ara... " jawab seseorang di sebrang sana


"Hallo tuan.., apakah anda sedang sibuk saat ini? "


"Tidak, aku baru saja selesai mengerjakan pekerjaan ku, dan seperti nya sudah waktunya untuk makan siang, ada apa Ara? apakah kau ingin mengajak ku makan siang bersama? " tanya Alnord tersenyum..


"Emmmm..... iya itu memang niat saya tuan.., apakah anda mau jika saya mengajak untuk makan siang bersama? "


"Tentu saja saya mau, lagian jarak kantor kita tidak lah terlalu jauh.., baiklah aku akan langsung menuju ke butik mu Ara...


Ucap Arabella membuat Alnord menghentikan langkah nya yang sudah berdiri


"Ada apa Ara..? katakan lah.. ! "


"Tuan, tadi saya baru saja menyelesaikan acara rapat bersama Devian Rodrigues, dan saat ini rapat nya sudah berakhir, tapi.... sepertinya Devian belum mau pergi dari butik saya tuan,


" Kenapa bisa begitu, memang nya apa yang dia tunggu Ara..! apa perlu aku yang mengusir nya? "


Tanya Alnord mulai sedikit emosi, entah mengapa setelah mendengar nama Devian di sebut pria tampan itu langsung berubah naik pitam..


"Jangan begitu tuan, dengar kan dulu perkataan ku dengan baik"


"Baiklah, cepat lanjutkan....! "


"Sebenarnya dia mengajak saya untuk makan siang bersama, dan saya sudah menyetujui nya"


"Apa....! kenapa kau menyetujui nya Ara..! lalu sekarang kau mengajak ku juga begitu, "


"Tuan.., dengar kan dulu rencana saya ini, saya memang sengaja menyetujui permintaan nya tersebut, dan ini sudah hampir 30 menit, masih ada waktu untuk tuan secepatnya menyusul, kita akan melakukan sandiwara yang akan membuat dia kesal, seperti ketidaksengajaan.. apakah tuan mengerti? "

__ADS_1


"Iya.., aku tahu maksud mu Ara, baiklah aku akan segera tiba di butik mu 15 menit lagi"


Jawab Alnord bersemangat, dan dengan cepat dia pun memutuskan panggilan tersebut,


Sedangkan Arabella hanya memandang aneh ke arah Handphone yang masih dia pegang..


"Dia kenapa...! terdengar semangat sekali.., sepertinya dia benar benar membenci Devian, " gumam Arabella...


Setelah selesai bersiap, Arabella pun langsung turun ke bawah, terlihat di butik sangat lah ramai, banyak para pengunjung nyonya nyonya kelas atas yang sedang membeli baju milik nya..


Arabella menyapa mereka dengan ramah, sambil terus berjalan ke arah ruang tunggu,


Dari kejauhan, terlihat jika Devian saat ini mulai risau dan tidak sabar, dia berjalan mondar mandir kesana kemari, dengan wajah menahan emosi,mungkin dia sudah merasa kesal karena Arabella sangat lama keluar dari ruang kerja untuk menemui nya...


"Sial...., dia benar benar mirip sekali dengan Amelia, sangat suka membuat ku menunggu, sabar Devian.... , butuh perjuangan untuk mendapatkan sesuatu yang berharga"


Gumam Devian pelan, sedangkan Arabella yang telah mengintip ke arah nya pun mulai meremat kedua tangan nya...


"Berjuang lah sebisa mu Devian, bahkan sampai kau hilang kesabaran, jangan mimpi untuk bisa makan berdua dengan ku"


Beberapa menit kemudian, terdengar suara getar Handphone milik Arabella, dengan cepat wanita cantik itu pun langsung membuka pesan yang baru saja Alnord kirim


"Aku sudah tiba di depan,kau keluar lah membawa pria bajingan itu"


Isi pesan Alnord, yang membuat Arabella tersenyum menyeringai...


"Saat nya beraksi Arabella, rasakan lah, ketika kau di abaikan Devian sialan"


Dengan langkah anggun, Arabella mulai berjalan ke arah Devian yang kini sudah duduk kembali di kursi tunggu tersebut...


"Ehm..., tuan Devian, maaf ya jika anda menunggu lama"


Ucap Arabella yang mengejutkan Devian, pria itu pun langsung berdiri sambil memasang senyuman terbaik nya..


"Tidak apa apa nona Bella, tidak masalah, bahkan saya rela menunggu anda berapa lama pun itu" Jawab Devian menggoda


"Haha.., tuan bisa saja, tadi ada sedikit masalah sebentar, jadi saya harus segera menyelesaikan nya, "


"Benarkah nona, lalu apakah sekarang sudah selesai, ? "


"Tentu saja tuan, saya langsung menyelesaikan nya karena tidak ingin membuat tuan Devian menunggu terlalu lama"


Ujar Arabella tersenyum,membuat Devian langsung naik ke atas langit....

__ADS_1


__ADS_2