Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Rencana pernikahan


__ADS_3

Setelah melakukan perdebatan yang sangat alot dan pelik akhirnya mereka semua mengambil keputusan untuk


segera menikah kan Alvin bersama dengan Mega dengan waktu yang cepat...


Paman Mario sangat takut jika putra nya melakukan perbuatan dosa secara terus menerus.


Maka dari itu paman Mario mengambil keputusan untuk segera menikah kan putra nya tersebut, jangan sampai bibit unggul milik Alvin tumbuh subur sebelum waktu nya..


"Papa sudah mengambil keputusan, jika dua hari lagi kau harus menikahi wanita yang bernama Mega"


Ucap paman Mario membuat Alvin langsung membulatkan kedua mata nya..


"Pa... kenapa begitu cepat? bagaimana jika bibit unggul ku tidak tumbuh di ladang yang subur, aku tidak mau itu terjadi pa"


Bukkk.....


Pentungan kembali mendarat di kepala Alvin dan kali ini papa Mario lah yang menjadi pelaku nya..


Bagaimana mungkin dia memiliki seorang anak tunggal yang sangat menjengkelkan seperti Alvin...


Andai saja papa Mario bisa me request nya lagi, maka papa Mario akan meminta untuk menukar putra menjengkelkan nya tersebut..


"Dasar anak tidak tahu di untung, apakah kau mengira ini semua adalah sebuah candaan saja Alvin, tidak ada bibit unggul dan juga ladang yang subur, karena kau harus tetap bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan kepada anak gadis orang lain"


"Tapi pa....! aku belum yakin jika Mega bisa menjadi istri yang baik untuk ku, "


"Jika kau tidak yakin, lalu kenapa juga kau menodai anak orang Alvin , sebenarnya apa yang sedang kau fikir kan waktu itu? apakah kau kira perbuatan mu tersebut telah di benar kan oleh hukum dan Agama? "


Tanya paman Mario mulai kesal, begitu juga dengan Arabella , rasa nya dia sudah sangat gemas dengan kakak nya tersebut.


Tapi lain hal nya dengan Alnord , pria itu terus tertawa mendengarkan Alvin di marahi oleh papa dan juga adik nya..


"Rasakan kau Alvin, aku sangat bahagia melihat kau tertekan seperti saat ini, kau sangat terlihat tampan jika seperti itu Alvin"


Gumam Alnord tersenyum menyeringai , dan senyum Alnord tersebut ternyata sudah dilihat oleh Alvin, membuat Alvin langsung melempar kan bantal ke arah Alnord berdiri


"Jangan menertawakan ku Al, kau benar benar bahagia saat melihat ku susah kan? "

__ADS_1


"Haha.... kenapa kau berfikiran seperti itu kakak ipar, aku hanya sedang senang saja karena akhirnya kau akan mengakhiri mass jomblo mu itu kakak"


Jawab Alnord dengan tersenyum tipis membuat Alvin langsung membuang wajah nya ke arah samping


"Cih... dasar pembohong, dia kira aku tidak tahu apa yang sedang dia fikirkan, awas saja aku pasti akan membalas mu"


Gumam Alvin dengan pelan


Paman Mario yang melihat permusuhan dari mereka berdua pun langsung menghela nafas dalam...


Seperti nya walaupun sudah tinggal dalam satu rumah, tetap saja mereka tidak akan bisa akur dan saling menyayangi..


"Paman, jika begitu apakah boleh kalau Arabella saja yang memegang keperluan acara pernikahan nya, seperti nya aku sangat ingin melakukan nya paman"


"Tentu saja boleh nak...! kau urus semua nya bersama bibi mu, karena paman akan menemui besan paman"


"Baiklah... jika begitu aku akan menemui bibi Tia sekarang juga, sayang.. aku pergi dulu ya, bay"


Ucap Arabella kepada Alnord, membuat terkejut karena istri nya telah pergi meninggalkan dirinya...


Jadi pria itu sudah mengenal seluk beluk dari keluarga mempelai wanita...


"Alnord, mari temani paman untuk bertemu dengan kedua orang tua Mega, paman rasa semakin cepat maka semakin baik kedepan nya"


"Baik paman, ayo kita pergi sekarang juga"


Ajak Alnord melangkah meninggal kan kamar tersebut...


Dan kini tinggal lah Alvin yang hanya sendiri di dalam kamar, dia langsung menggaruk rambut nya sehingga rambut itu berubah menjadi acak acak kan..


"Dasar bodoh... kenapa juga aku malah harus menikah dengan wanita tidak normal itu, bagaimana jika aku selalu di perkosa oleh nya setiap hari,pasti akau bisa tepar dan juga sakit pinggang "


Ucap Alvin merasa takut , bukti nya tadi malam saja Mega tidak lelah lelah untuk melakukan penyatuan tersebut,


Bahkan Alvin telah kalah dengan wanita yang mengalami kelebihan hormon sek itu...


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di dalam Apartemen milik Alnord, saat ini bibi Tia sedang mengajak Mega untuk berbicara...

__ADS_1


Dia sudah menyampaikan niat baik dari keluarga Fernandez yang akan melakukan prosesi lamaran untuk wanita tersebut..


Awal nya Mega merasa sangat keberatan, karena dia belum bisa menerima Alvin untuk di jadikan suami seumur hidup nya,


Mega sadar jika dirinya memiliki kelainan pada hormon nya, jadi Mega takut jika Alvin tidak akan bisa menerima dirinya dengan tulus..


Tapi setelah bibi Tia menjamin semua keraguan Mega, maka kali ini wanita cantik tersebut akan menerima lamaran tersebut


Mega tetap tidak membongkar kelebihan yang dia miliki , karena ini adalah rahasia yang hanya boleh di ketahui oleh suami nya kelak...


Cklek..


Pintu kamar mulai terbuka dengan lebar , Arabella masuk ke dalam kamar tersebut dengan berjalan menyunggingkan senyuman..


Rasa nya Arabella sangat lah bahagia , karena bisa melihat kakak nya menikah dengan seorang wanita yang sangat tepat..


"Selamat Mega, akhirnya kau akan menikah dengan kakak ku Alvin"


Ucap Arabella berteriak membuat Mega dan bibi Tia ikut tersenyum senang


"Sayang... apakah benar yang kau katakan ini? jika putra ku sudah menerima rencana pernikahannya? "


"Tentu saja bibi, apa yang tidak bisa aku dan paman lakukan , semua akan kita urus secepatnya bibi, karena waktu nya dua hari dari sekarang"


"Apa....!! mengapa sangat cepat sayang? "


Tanya Bibi Tia terkejut, begitu juga dengan Mega, dia sungguh tidak menyangka jika pernikahan nya akan di adakan dengan waktu yang sangat cepat...


"Nona Ara, apakah anda sedang bercanda saat ini , bagaimana mungkin pernikahan akan di lakukan dua hari lagi nona? sedang kan aku saja belum sempat mengatakan apa apa kepada kedua orang tua ku"


"Jangan takut Mega sayang, sekarang biarkan paman Mario dan suami ku yang menyelesaikan nya, kau Terima saja hasil nya"


Ucap Arabella tersenyum bahagia.. membuat Mega tanpa sadar juga mulai ikut tersenyum senang...


"Akhirnya... kau menjadi milik ku juga tua Alvin.., sekarang kau tidak bisa lepas lagi dari pelukan ku"


Ujar Mega tersenyum , dsi berjanji akan menjadi istri yang baik untuk Alvin agar pria itu bisa menjadi bucin terhadap dirinya....

__ADS_1


__ADS_2