Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kejahatan yang kembali datang


__ADS_3

Setelah kejadian tarik menarik Map yang akhirnya di menangkan oleh paman Boby,


Pria paruh baya itu langsung mengembalikan map perusahaan tersebut ke tangan Arabella, dan setelah itu paman Boby langsung menarik tangan istri nya untuk keluar dari ruang tamu tersebut...


Bibi Sonya berusaha untuk memberontak, karena dia belum puas untuk melampiaskan kemarahan nya kepada mertua nya itu, tapi dengan kuat paman Boby menyeret bibi Sonya agar wanita itu mau ikut menuju ke kamar pribadi mereka...


Sesampainya di dalam kamar, paman Boby langsung melepaskan tangan istri nya dengan kasar,


Dia menatap wajah Bibi Sonya dengan tatapan tajam...


"Bukan kah sudah aku katakan, Untuk tidak membongkar ketidak sukaan mu di depan Alnord dan juga papa ku, kenapa kau tidak mengerti juga Sonya"


"Cih... lalu aku harus bagaimana Boby, apakah aku harus berpura-pura baik dan penurut seperti dirimu , tidak aku tidak bisa melakukan hal seperti itu, karena aku bukan lah wanita bermuka dua, aku benar-benar membenci keponakan mu itu Boby"


"Aku tahu Sonya, tapi setidaknya kau harus tetap bersandiwara, apakah kau lupa jika Alnord memiliki bukti kejahatan Edward, apa lagi ternyata Arbella benar-benar sudah meninggal dunia, itu artinya putra mu adalah seorang pembunuh, apakah kau. mau jika Alnord sampai memasukkan Edward ke dalam penjara? "


"Tidak.. aku tidak mau Boby, jangan sampai itu semua terjadi"


Teriak Sonya histeris, sedangkan Boby langsung memeluk tubuh istri nya tersebut..


"Jika kau tidak mau, maka kau harus bersikap tenang Sonya, walaupun Alnord keponakan kandung ku, tapi aku akan tetap lebih memilih anak ku sendiri, dan juga keluarga ku, kau adalah kehidupan ku Sonya, kita akan menyingkir kan Alnord secara perlahan, ingat itu Sonya"


Ucap paman Boby sambil menenangkan istri nya, nasi sudah menjadi bubur, dia harus banting stir agar bisa menyelamatkan putra nya sendiri,


Awal nya paman Boby tidak mendukung anak dan istri nya untuk menyingkirkan Alnord, karena walau bagaimana pun Alnord tetap lah darah daging nya..


Tapi setelah melihat situasi yang tidak memungkinkan, di tambah bertambah nya saingan mereka dalam memperebutkan harta milik Keluarga Martinez


Paman Boby jadi lebih memilih untuk berjuang bersama anak dan juga istri nya, dia akan mempertahankan hak yang seharusnya dia dapat kan sebagai anak satu satu nya Martin Martinez,


Karena dia tidak ingin, jika keluarga nya harus terhempas kan dari rumah itu, akibat sikap arogan yang dimiliki Alnord..


Apa lagi setelah Alnord tetap menyimpan barang bukti kejahatan Edward dan selalu mengancam mereka menggunakan barang bukti itu, paman Boby menjadi geram dan dendam kepada keponakan nya sendiri..


"Maafkan aku kak.. maaf jika aku akan melawan anak mu, jujur anak mu tidak mempunyai sifat yang sama seperti mu, dia terlihat lebih mengerikan dan juga arogan , tidak seperti kau yang penurut dan mudah percaya dengan ku, tidak ada pilihan lain selain menyingkirkan nya, semoga kau bisa bertemu dengan nya di alam sana"

__ADS_1


Gumam paman Boby di dalam hati nya,


Setelah itu dia mulai menuntun istri nya untuk naik ke atas ranjang, menenangkan wanita itu agar tidak stress dan juga panik...


***


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di dalam kamar yang pernah Jesica tempati, saat ini wanita muda itu sedang berbincang dengan seorang pria yang telah merebut keperawanan nya...


Jesica telah memutuskan untuk meninggalkan rumah karena terlalu malu jika harus berada di rumah itu lagi,


Dia mengeluarkan air mata saat mengetahui nasib keluarga nya yang sudah hancur berantakan,


"Jangan menangis lagi, bukan kah keluarga mu itu memang bersalah"


Ucap Arga yang menatap ke arah Jesica


"Lalu aku harus apa jika tidak menangis, sekarang aku sudah sendirian, "


"Benarkah..! bukan nya kau masih mempunyai ibu, bagaimana dengan ibu mu, apakah kau tidak mau pulang untuk menemui nya? "


"Wah.... jadi maksud mu kau benar benar jatuh miskin begitu? " tanya Arga terkejut..


"Iya, dan ini semua adalah perbuatan dari Amelia alias Arabella, dia telah menipu kami semua"


"Hahaha...... kenapa kau menyalahkan wanita itu, aku rasa sudah sepantasnya jika keluarga kalian mendapatkan balasan nya, bukan kah kalian memang sangat jahat kepada dirinya"


"Jangan membela nya Arga, aku tidak suka jika kau membela Amelia"


Teriak Jesica dengan sangat marah.... Arga langsung tersenyum mencibir, seperti nya wanita muda ini benar benar masih polos...


"Baiklah.. aku tidak akan membela nya lagi, sekarang ayo kita bicara tentang masalah kita"


"Apa maksud mu masalah kita? memang nya kehamilan ku ini adalah masalah untuk mu, iya? "


Tanya Jesica mulai bangkit dari duduk nya, wanita itu menatap tajam ke arah Arabella...

__ADS_1


"Baiklah jika aku salah lagi, jadi sekarang bagaimana dengan anak di dalam perut mu itu, apakah kita harus menggugurkan nya? "


"Tidak..., aku sangat takut jika harus melakukan nya, "


Jawab Jesica dengan mata berkaca kaca, Arga yang melihat kerapuhan dari wanita sok kuat itu pun langsung memeluk Jesica dengan erat...


"Maaf, aku sungguh tidak mengetahui, jika ternyata keluarga mu akan hancur seperti ini"


"Lalu, siapa yang sudah menyuruh mu Arga, kenapa kau menjebak ku"


"Yang menyuruh ku adalah Tuan Julio, dia membayarku dengan sangat mahal, makan nya aku mau melakukan tugas ini"


"Apa...! jadi paman Julio yang menyuruh mu, dasar sialan, kenapa anak dan bapak sama saja, sama sama jahat"


Ucap Jesica kesal sambil menatap wajah Arga, membuat Arga menjadi tertawa dan kembali memeluk tubuh Jesica,


"Haha..... mungkin ini yang di namakan Takdir Jesica, kau sudah di takdir kan untuk mengandung anak ku, bagaimana jika kau tinggal bersama ku saja"


"Baiklah... aku mau, dari pada aku harus tinggal di jalanan, seperti nya ini akan lebih baik"


Jawab Jesica tersenyum, entah sejak kapan mereka bisa menjadi sangat akrab,


Tapi satu hal yang Jesica fikirkan yaitu dia tidak ingin hidup menjadi gelandang, dengan perut yang akan semangkin membesar..


Biarlah Arga selalu pria yang telah menghamili diri nya, yang akan mengurus dan memenuhi kebutuhan nya,


Karena Jesica sadar jika saat ini dia tidak mempunyai harta ataupun keluarga yang kaya raya , jadi dia lebih memilih hidup dengan pria tersebut...


"Jesica, aku adalah bodyguard di dalam Club ini, jadi kau akan berada di sini jika aku sedang bekerja, apakah kau mau? "


Tanya Arga menatap Jesica..


"Aku mau, yang terpenting aku tidak sendiri di rumah mu nanti"


"Bagus, seperti nya aku mulai menyukai mu"

__ADS_1


Jawab Arga tersenyum senang...


__ADS_2