
"Benarkah..., lalu apa lagi yang kau ingat di masa lalu Ara, ayo beritahu aku? "
Tanya Alnord dengan semangat sambil terus menyetir dan menatap ke arah depan dan samping...
"Saat itu, aku sedang bermain, dan paman Aaron yang sedang berbicara dengan ibu panti, Tiba-tiba saja dia datang memeluk ku dengan sedih, aku hanya diam terpaku, karena saat itu aku tidak mengenal paman Aaron"
"Lalu, bagaimana selanjutnya setelah hari pertama kalian bertemu? "
"Semenjak kedatangan nya yang pertama kali, paman Aaron menjadi rajin datang ke panti, tepat nya seminggu sekali, paman selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan ku, dan dia juga menjadi donatur tetap di panti, sungguh... kami semua merasa sangat senang kala itu, karena semenjak ada bantuan yang di berikan oleh paman Aaron, kehidupan kami menjadi berkecukupan "
"Benarkah seperti itu...! tapi mengapa menurut isu yang beredar jika paman Aaron adalah pria yang pelit dan juga jarang berbagi, bahkan semenjak keluarga Rodrigues menjadi ke 10 keluarga kaya di negara A, dia tidak pernah bergabung untuk menjadi donasi di panti mana pun"
Jelas Alnord membuat Arabella langsung terkejut mendengar nya..
"Mungkin kah seperti itu tuan? tapi yang aku tahu selama ini paman Aaron adalah orang yang sangat baik dan juga dermawan"
"Entah lah,... oya izinkan aku untuk mencari asal usul mu Ara, karena aku tidak ingin menikahi seseorang yang tidak jelas latar belakang nya"
Ujar Alnord membuat Ara memicing kan sebelah mata nya..
"Ya sudah, jika tuan tidak mau menikahi ku, aku juga malah senang karena bisa bebas dari tuan Alnord"
Jawab Arabella tegas, sedangkan Alnord langsung menoleh ke arah samping menatap Arabella dengan tersenyum..
"Kenapa jadi kau yang terlihat kejam sekarang..., jangan marah, karena aku hanya bercanda tadi"
"Siapa juga yang marah"
"Haha...., walaupun aku terpaksa menikahi mu, tapi tetap saja aku akan memperlakukan mu dengan baik, ayo kita turun"
Ajak Alnord yang sudah menghentikan mobil nya, setelah itu mereka berdua pun langsung turun secara bersamaan...
Saat ini Alnord dan Arabella sedang menikmati makan siang mereka, Arabella memakan semua makanan yang Alnord pesan kan untuk nya,
Tidak ada rasa canggung ataupun gengsi, dan Arabella benar benar mengeluarkan sifat dan tingkah nya yang memang apa ada nya...
Membuat Alnord tanpa sadar langsung tersenyum menatap ke unikan yang ada pada diri Arabella, sangat jarang ada wanita yang memiliki prilaku seperti Arabella, karena biasa nya setiap wanita lebih dominan dengan ke jaiman dan juga imeg mereka...
"Apa kau sangat menyukai makanan nya Ara? "
__ADS_1
Tanya Alnord sambil menumpu dagu nya dengan kedua tangan..
"Iya.., semua makanan aku menyukai nya, apa lagi enak seperti ini, emmm.... "
Jawab nya girang sambil terus menikmati makanan tersebut..
Tanpa sadar kini Alnord sudah menyunggingkan senyuman nya, dan dia mulai melanjutkan acara makan nya..
"Makan lah Ara, jangan sungkan dan malu, aku suka melihat mu bersemangat begini"
"Tentu saja tuan, tanpa anda suruh pun aku pasti akan melakukan nya, jaman sekarang tidak perlu malu dan gengsi, yang terpenting itu perut kenyang"
"Benarkah...! kau benar benar unik Ara"
"Haha...., anda bisa saja tuan, oya terimakasih ya karena tuan sudah memesankan banyak makanan untuk saya,"
"It's okey, tidak masalah, asal kau menghabisi nya aku juga senang memesan nya"
"Terimakasih tuan, jika begitu, aku akan sering sering menghabiskan nya"
Setelah menyelesaikan acara makan siang sambil berbincang bincang, mereka berdua pun kini telah bangkit berdiri untuk segera kembali ke dalam mobil...
Dengan cepat Alnord membuka pintu mobil. dan mendorong Arabella agar segera masuk ke dalam..
"Awas Ara.. "
Teriak Alnord, yang sudah menarik tubuh wanita itu hingga jatuh di atas kursi pengemudi, Arabella merasa kan keterkejutan yang teramat sangat, karena dia tidak tahu dengan aksi yang akan Alnord lakukan...
Setelah melihat Arabella masuk ke dalam mobil, Alnord pun langsung mengeluarkan senjata api milik nya, dan menodong kan nya ke arah pria yang bersembunyi di balik dinding..
Doorr....
Suara teriakan wanita mulai terdengar dari tempat tersebut, begitupun dengan Arabella, yang ikut terkejut kembali..
Setelah memancing para penjahat, Alnord langsung menaiki mobil dan menutup rapat pintu itu dengan cepat..
"Gunakan sabuk pengaman mu Ara.., kita akan sedikit bermain main"
Perintah Alnord sambil menyetir, Arabella langsung mengangguk kan kepala nya, walau hati nya benar benar khawatir, tapi dia berusaha agar tetap terlihat tenang,
__ADS_1
Bagi nya, kematian adalah hal yang sudah pernah dia rasakan, jadi saat ini Arabella lebih siap menghadapi segala ancaman yang di berikan oleh para musuh nya..
Sedangkan Alnord yang memperhatikan raut wajah Arabella pun tanpa sengaja mulai menggenggam sebelah tangan Arabella, dengan lembut, Alnord sedikit memberi kekuatan untuk dirinya..
"Jangan takut, ada aku yang akan selalu melindungi mu, inilah resiko kita jika bermain main dengan musuh Ara.. "
"Iya..., aku tahu tuan, dan aku akan siap menerima semua ancaman mereka"
Jawab Arabella tersenyum, membuat Alnord menjadi tambah bersemangat...
"Hallo Jo..., cepat kau kerahkan anak buah di jalan yang biasa, aku sudah membawa mereka yang berani mengusik ku agar terus mengejar ku"
"Baik bos, sebagian akan menjaga di tempat dan sebagian lagi akan mengejar di belakang, "
Jawab anak buah Alnord, setelah menelfon, Alnord kembali menatap ke arah kaca spion, dia melihat jika mobil berwarna hitam itu masih saja terus mengejar mobil milik nya, ..
"Kejar lah sampai kau bisa., dan masuk lah kedalam perangkap ku"
Gumam Alnord yang masih di dengar oleh Arabella, membuat Arabella tanpa sadar menjadi ikut tersenyum...
"Bersiap lah Ara, kau akan menerima banyak ancaman kematian, dan aku pasti bisa melawan mereka, Alnord terimakasih karena kau selalu ada untuk menemani dan melindungi ku" gumam Arabella..
Mobil Alnord terus melaju sampai tiba di tempat yang sangat sunyi, dia sengaja membelokkan mobil nya keluar dari jalan kota, karena dia ingin membawa para penjahat itu ketempat yang memang seharus nya..
Dorr... dor... dor..
Suara tembakan terdengar nyaring dari arah belakang, tanpa sadar kini Arabella telah merunduk di balik Dasbort mobil, membuat Alnord merasa lucu melihat nya..
"Kau kenapa Ara, kenapa kau membungkuk seperti itu? " tanya Alnord heran
"Tuan.., apakah tuan tidak mendengar, jika para penjahat itu sedang menembaki mobil tuan, bagaimana jika peluru nya sampai menembus dan mengenai kita tuan"
"Haha...., jadi kau takut akan hal itu ya..., tenang lah Ara, aku jamin peluru mereka tidak akan bisa menembus kap ataupun kaca mobil ku, karena mobil ku ini adalah mobil anti peluru"
"Benarkah...! kenapa tuan tidak bilang sedari tadi" pekik Arabella sedikit kesal
"Haha.., kan kau tidak bertanya, Ara, bersiap lah, sebentar lagi kita akan segera turun untuk menyambut mereka, pastikan kau selalu ada disamping tubuh ku"
"Baik tuan"
__ADS_1
Jawab Arabella sedikit gemetar, setelah itu Alnord pun langsung menghentikan mobil nya tepat di jalan aspal yang ada di pinggir hutan yang sangat rimbun...