
Jika Alnord dan Arabella sedang menikmati perjalanan mereka menggunakan pesawat terbang milik Alnord pribadi.
Maka lain hal nya dengan bibi Sonya yang sudah hadir di tempat yang di setujui oleh dirinya
Orang suruhan nya mengatakan, jika dia sudah membawa mayat Alnord dan juga Arabella ke gedung tua yang ada di pinggir hutan, jadi Bibi Sonya harus menyusul nya sendiri , tanpa membawa siapa pun karena jika tidak akan menimbulkan kecurigaan untuk orang lain..
kini wanita paruh baya itu sudah keluar dari mobil milik nya, dia melangkah masuk ke dalam gedung tua dengan rasa percaya diri...
Menggunakan kaca mata hitam, serta selendang hitam yang menutupi wajahnya..
Persis seperti seorang penguntit yang ada di film film .... sesampainya di dalam gedung itu, bibi Sonya langsung di sambut oleh empat orang pria yang dia ketahui adalah orang suruhan nya
Mereka menggunakan penutup wajah membuat bibi Sonya merasa sangat heran..
"Kenapa kalian menutupi wajah kalian? bukan kah biasanya tidak pernah seperti ini? "
Tanya bibi Sonya..
"Kami sengaja melakukan nya nyonya karena kami telah melakukan tugas yang sangat berat yaitu menghabisi nyawa orang"
"Oh... baiklah... demi keamanan maka aku akan mengerti, sekarang dimana mayat mereka berdua, aku ingin melihat nya"
"Ada didalam kamar itu nyonya, sekarang ayo ikut kami"
Ajak mereka berempat, Bibi Sonya langsung mengikuti langkah kaki mereka, bahkan dia tidak merasa curiga sedikit pun, karena mereka adalah orang orang yang sudah sering dia pakai jasa nya untuk mengintai Alnord...
Setiba nya di kamar itu, Tiba-tiba saja pintu langsung di tutup dengan rapat, membuat bibi Sonya berbalik menatap pria yang telah menutup pintu tersebut..
"Hey kau... kenapa harus menutup pintu nya? "
"Nyonya, aku takut jika ada orang lain yang telah mengikuti nyonya, jadi biarkan kami menjaga keselamatan bersama"
"Baiklah... sekarang dimana mayat mereka? "
"Ada di dalam peti itu nyonya"
Jawab orang suruhan nya menunjuk ke arah peti besar yang tertutup rapat..
Dengan perlahan bibi Sonya mulai melangkah kan kaki nya mendekati peti tersebut, dia membuka dan melihat isi di dalam nya...
Kosong....
Tidak ada apa apa di dalam peti itu, membuat Bibi Sonya langsung berbalik menatap mereka ber empat.
"Hey... jangan menipu ku ya! dimana mayat Alnord dan juga Arabella , aku tidak suka kalian permainkan seperti ini! "
Teriak bibi Sonya dengan marah,
__ADS_1
Tak lama kemudian, mereka berempat mulai tertawa terbahak-bahak, sambil membuka penutup wajah yang mereka kenakan..
"Coba kau lihat baik baik wajah kami...! apakah kau mengenal kami Wanita licik"
Deggghhhh.....
Jantung bibi Sonya mulai berdetak dengan kencang, bagaimana mungkin orang orang suruhan nya telah berubah wajah dalam sekejap...
"Tidak... siapa kalian semua, dimana orang orang suruhan ku hah! "
Teriak Bibi Sonya marah..
"Orang suruhan mu sudah mati kami habisi, dan sekarang giliran mu yang akan kami habisi wanita licik"
"Stop.... jangan mendekat, siapa kalian sebenarnya hah..! kalian pasti orang orang suruhan Alnord kan! jawab aku"
"Iya.. kami memang orang orang bos Alnord, dan kau sudah membuat kami marah karena telah berniat ingin menghabisi bos kami"
"Bangsat...... berapa kalian di bayar oleh Alnord hah..! katakan kepada ku, aku bahkan bisa membayar kalian lebih mahal dari pada dia"
"Cih... kami tindak membutuhkan uang mu wanita licik, kami hanya membutuhkan kan nyawa mu"
"Tidak.... tolong, jangan bunuh aku..., aku tidak mempunyai masalah dengan kalian semua"
Teriak Bibi Sonya histeris, dan tetap tidak di hiraukan oleh para anak buah Alnord...
Mereka berempat mulai berlari menangkap bibi Sonya, wanita itu berusaha melawan dan juga memberontak agar bisa di lepas kan...
"Tolong, lepas kan aku, aku mohon"
Ucap bibi Sonya memohon, dengan tega mereka mulai mengikat kedua tangan bibi Sonya ke arah belakang, lalu mendudukkan wanita itu ke atas kursi dan mengikat nya kembali...
Setelah terikat kuat anak buah Alnord mulai mencengkram leher bibi Sonya dengan kuat, mereka menampar wajah wanita modis itu hingga mengeluarkan darah di sudut bibir nya..
Plakk...
Plakkk.....
Suara tamparan mulai menggema di ruangan kamar tersebut, di iringi dengan suara jeritan bibi Sonya..
"Akhh..... bajingan kalian semua, akan aku bunuh kalian "
"Kau pantas mati wanita licik, karena kau sudah berniat menghabisi bos kami, bahkan kau sudah berkali-kali mencoba untuk menghabisi nyawanya, tapi kamu selalu berhasil menggagalkan rencana mu itu"
"Cih... dasar banci, Alnord kau benar benar Curang"
"Sekarang kau nikmati lah siksaan dari kami, tenang saja, kami tindak akan membuatmu sampai terbunuh, jadi bersiap lah wanita licik"
__ADS_1
Tak lama kemudian, mereka para anak buah Alnord mulai mengambil sebuah pecut yang panjang, mereka akan memberi pelajaran kepada bibi Sonya yang tak pernah jera untuk berencana menghabisi Alnord...
****
Tidak terasa hari sudah menjelang malam, setelah melakukan perjalanan yang panjang Akhirnya Alnord bersama Arabella sudah tiba di negara C..
Mereka menginap di sebuah hotel mewah yang ada di negara tersebut, malam ini Alnord akan memberikan kesempatan untuk istri nya itu beristirahat...
Karena Alnord mengerti jika Arabella pasti merasa sangat lelah...
"Sayang... bagaimana, apakah kau menyukai kamar nya? "
Tanya Alnord sambil memeluk tubuh Arabella dari arah belakang...
Saat inj mereka berdua sudah berdiri di atas balkon kamar di hotel yang mereka sewa, Alnord mencium tengkuk Arabella yang terasa memabukkan..
"Aku menyukai nya sayang, dan lebih suka lagi dengan pemandangan nya"
"Benarkah...! oya aku ada satu pertanyaan untuk mu"
"Apa itu? katakan lah.. "
ucap Arabella memutar tubuhnya menghadap Alnord...
"Apakah kau ingat jika papa mu memiliki saudara yang telah pergi meninggalkan nya"
"Iya.. aku mengingat nya sayang, memang nya kenapa? "
"Bagaimana jika paman mu itu masih hidup, dah sudah memiliki keluarga di suatu tempat, apakah kau mau jika bertemu dengan mereka? "
Tanya Alnord dengan pelan, dia tidak mau membuat Arabella menjadi bingung dan kecewa...
"Aku... aku mau Al..., tapi apakah mereka mau menerima ku juga? "
"Aku tidak tahu, tapi jika kau mau bertemu dengan mereka , maka kita akan mengajak nya bertemu"
"Apa...! mengajak nya bertemu? memang nya mereka ada dimana Al? '
" Mereka ada disini, di negara ini"
"Kan.benar..., apa tebakan ku, kau pasti mempunyai tujuan lain membawa ku bulan madu ke negara ini, selalu saja mempunyai kejutan"
Ucap Arabella mengerucut kan bibir nya, membuat Alnord menjadi gemas dengan istri nya tersebut...
"Hahaha... bukan kah sudah aku katakan jika aku mempunyai banyak kejutan, sekarang kau harus siap menerima kejutan dari ku sayang, "
"Baiklah... aku akan siap selalu, sekarang ayo kita beristirahat, aku sangat lelah"
__ADS_1
Ajak Arabella memeluk tubuh Alnord, membuat Alnord menjadi tersenyum bahagia...