Pemuas Nafsu Sang Mantan

Pemuas Nafsu Sang Mantan
Bab 80 #Sumber Kebahagiaan Dalam Hidupku# (Akhir Episode)


__ADS_3

Suara tangisan bayi yang begitu nyaring, terdengar sampai keluar ruangan bersalin itu. Ibu Nia yang sedang menunggu di depan ruang bersalin itu langsung mengucap syukur.


"Akhirnya cucu aku lahir, terima kasih Ya Tuhan karena sudah memberikan keselamatan untuk anak dan cucuku"


Daddy dan Mommy juga berada disana, sama menungggu kelahiran cucu pertama mereka.


Sementara di dalam ruangan bersalin, Rega benar-benar tidak bisa menahan diri untuk tidak meneteskan air mata ketika dia melihat sendiri bagaimana perjuangan istrinya yang hampir saja mati hanya untuk melahirkan anaknya.


Beberapa kali Rega mengecup wajah istrinya, sangat bahagia dengan semua ini. "Terima kasih Sayang, karena kamu sudah memberikan aku buah hati"


Medina mengangguk lemah, dia tersnyum lemah pada suaminya itu. Tentu saja dia juga merasakan kebahagiaan yang sama. Kini Medina benar-benar telah menjadi seorang Ibu, dirinya yang telah berjuang untuk melahirkan anaknya membuat dia langsung merasa sangat bersyukur karena sebagai seorang wanita, dia bisa merasakan nikmatnya melahirkan. Karena tidak semua wanita beruntung bisa merasakan hal ini.


Setelah Medina telah selesai di tangani oleh Dokter, dia langsung di pindahkan ke ruang rawat. Semua anggota keluarga langsung menjenguknya dengan ucapan selamat. Semuanya mengelilingi box bayi yang ada disana, dimana bayi kecilnya sedang menjadi pusat perhatian.


Ayra dan Aiden juga ikut hadir disana, ikut merasa senang atas kelahiran anak pertama Rega dan Medina ini. Ayra duduk di pinggir tempat tidur, dia tersenyum pada Medina. Dia juga ikut bahagia dengan kelahiran bayi kecil itu.


"Selamat ya Me, akhirnya kamu menjadi seorang Ibu. Bagaimana rasanya?" kekeh Ayra di akhir kalimatnya.


"Sangat luar biasa Kak, nikmat sekali"


"Hehe, sabar ya. Tapi sekarang kamu senang dan bahagia 'kan setelah melihat bayi kamu lahir dengan sehat dan selamat"


Medina mengangguk, dia menatap bayi mungil yang sedang terlelap di dalam box. Tentu saja dia merasa bahagia karena bisa melahirkan anaknya ke dunia ini dengan sehat dan selamat.


"Semuanya perjuangan Ibu, akan terbayarkan ketika melihat anak kita lahir ke dunia ini dengan sehat dan selamat" ucap Ibu Nia yang ikut nimbrung tentang percakapan Medina dan Ayra.


Sementara dua lelaki dingin itu sedang duduk di atas sofa, keduanya hanya memperhatikan suasana sekitar. Sebenarnya yang menjadi fokus keduanya adalah kedua wanita hebat dalam hidup mereka berdua. Wanita yang rela berjuang melahirkan generasi penerus untuk mereka.

__ADS_1


"Sekarang kau merasakan bagaimana tegangnya menemani istri melahirkan?"


Rega mengangguk pelan, dia memang merasakan bagaimana tegang dirinya ketika menemani istrinya melahirkan. Apalagi saat melihat Medina yang begitu kesakitan.


"Aku semakin mencintainya, dia sudah banyak berkorban untuk kebahagiaanku. Dan aku akan membahagiakannya dengan menemani dia selamanya, sepanjang hidupnya"


Aiden mengangguk faham, karena dia juga tahu bagaimana perasaan Rega. Karena dirinya pun merasakan hal yang sama.


"Begitulah yang aku rasakan, aku semakin mencintai Ayra, karena dia adalah wanita hebat dalam hidupku"


Ya, kedua pria ini sangat setia dan cinta mereka pada wanita hebat dalam kehidupan keduanya, memang tidak perlu di ragukan lagi.


#####


Satu minggu berlalu sejak kelahiran Medina, saat ini rumah mereka sedang di penuhi oleh kerabat dan keluarga yang datang untuk acara syukuran kelahiran anak pertama mereka.


Andrea Putri, adalah nama yang di berikan oleh Rega pada anak pertamanya ini. Semua orang terlihat sangat bahagia dengan kelahiran anak mereka ini.


"Rere Mom, aku merasa lucu saja kalau nanti anak aku di panggil seperti itu"


Mommy mengangguk, dia mengelus kepala Rere dengan lembut. Matanya berkaca-kaca, karena dia mengingat mendiang anak perempuannya. Mungkin jika Selvia masih hidup, pastinya dia akan merasa sangat bahagia dengan kalahiran keponakan barunya ini.


"Mommy kenapa?" tanya Medina ketika dia melihat Mommy yang mengusap ujung matanya yang berair.


Mommy menggeleng, dia tersenyum pada Medina. "Tidak papa, Mommy hanya sedang merindukan Selvia. Tapi tidak papa, karena sekarang Mommy juga punya kamu. Mungkin memang Selvia tidak akan tergntikan sampai kapan pun. Hanya saja dengan kehadiran kamu membuat Mommy bisa mengobati rasa rindu pada Selvia"


Medina mengelus bahu Mommy, dia tahu bagaimana perasaannya ketika kehilangan seorang anak. "Sabar ya Mom, aku yakin jika semuanya akan lebih baik. Selvia juga pastinya akan senang jika Mommy bisa merelakan dia dan ikhlas atas kepergiaannya itu"

__ADS_1


Mommy mengangguk, dia merangkul bahu Medina. Bersyukur karena ada Medina yang bisa mengobati setiap kerinduannya pada Selvia.


Semuanya bisa terselesaikan dengan baik. Kisah cinta Medina dan Rega yang terlalu banyak rintangan. Apalagi ketika pada awalnya mereka hanya menjadi mantan kekasih yang berpisah karena kesalah fahaman. Hingga mereka di pertemukan kembali dalam situasi yang berbeda.


Awalnya Medina yang menganggap jika dirinya hanya menjadi pemuas naf*su sang mantan saja. Hingga Medina sadar jika ternyata dia adalah wanita yang dicintai oleh suaminya itu.


######


Temaram cahaya bulan di malam hari, membuat dua orang yang sedang berpelukan di atas tempat tidur di bawah balutan selimut tebal.


"Terima kasih karena sudah menjadi sumber kebahagiaan dalam hidupku"


Medina mendongakan wajahnya, dan dia langsung mendapatkan kecupan lembut di hidungnya oleh Rega. "Aku bahagia bersama dengan kamu, apalagi sekarang ini sudah ada Rere yang semakin melengkapi kebahagiaan kita ini"


Rega mengangguk, dia merasa sangat bersyukur karena sekarang sudah bisa bersama dengan wanita yang menjadi cinta pertama dan terakhirnya. Meski tidak menampik kemungkinan jika kedepannya tentu akan ada sebuah rintangan dan cobaan yang baru dalam perniakahan mereka. Namun keduanya berjanji akan selalu bersama untuk menghadapi semua masalah kedepannya.


"Medina, aku mencintaimu"


"Aku lebih mencintaimu, Adrega"


Malam ini semuanya di mulai dari kecupan, dan keduanya menikmati malam yang hangat ini.


...End... ...


Akhirnya bisa menyelesaikan novel yang ini.. Setelah cukup lama ngegantung...


Terima kasih banyak untuk semua pendukung dan pembaca novel ini.. Yang memberikan like dan komen positif.. juga yang memberikan hadiah dan bintang rate 5.. Aku benar-benar mengucapkan banyak terima kasih..

__ADS_1


Sampai jumpa lagi di novel aku berikutnya.. pantengin terus akun Nita.P.. Karena akan selalu ada kisah baru yang mengharu biru..


Bulan depan realis lagi dua novel baru yang pastinya akan membuat kalian terharu..


__ADS_2