Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya

Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya
Cinta diculik oleh Leon


__ADS_3

Sedangkan dikamar yang bernuansa abu abu dan juga hitam, Cinta mulai membuka mata nya secara perlahan.


Wanita itu baru saja sadar dari pingsan nya karena terkena bius, yang diberikan oleh para anak buah Leon..


Dan saat ini Cinta mulai mengerjapkan mata nya yang terasa perih, dia bisa melihat jika didalam ruangan itu tampak sepi dan juga menyeramkan,


Cinta mulai bangkit dari tidur nya setelah mengingat kembali kejadian beberapa jam yang lalu yang telah menimpa dirinya


"Ya Tuhan.... dimana aku sekarang, Leon... iya..! ini pasti semua adalah ulah Leon, dia yang telah membawa ku sampai ketempat ini, sekarang aku harus bagaimana sekarang"


Gumam Cinta berbicara sendiri, memasang wajah yang bingung dan frustasi..


Dengan cepat Cinta mulai menurunkan kaki nya untuk menapak keatas lantai kamar tersebut, hingga detik kemudian, Tiba-tiba saja Cinta dikejutkan oleh suara tawa dari seorang pria yang ternyata sedari tadi sudah menatap kearah dirinya..


"Hahaha...... akhirnya kau sadar juga Cinta ku"


Ucap pria tersebut, sambil bangkit dari duduknya,


Leon mulai berjalan mendekati Cinta, membuat Cinta merasa terkejut dan juga takut...


"Leon.... apa yang kau inginkan sebenarnya?bukan kah kita sudah tidak memiliki masalah apapun, tapi kenapa kau malah menculik ku Leon"


Teriak Cinta menggema didalam kamar tersebut..


"Siapa bilang kita sudah tidak mempunyai masalah apapun Cinta, bukan kah aku pernah mengatakan kepada mu, jika kau tidak boleh bertemu dengan ku dimasa depan, karena jika hal itu terjadi maka jangan salahkan aku jika aku akan menyetubuhi mu kembali"


"Diam.....!! kau benar-benar pria bajingan Leon, kau tidak mempunyai hati sedikit pun, apakah kau belum puas telah merebut harta berharga milik ku secara paksa, dan setelah itu kau langsung pergi meninggalkan aku begitu saja, dimana otak mu sebenarnya Leon! "


"Aku tidak mempunyai otak Cinta, karena aku saat itu benar-benar tulus mencinta mu, lagian kau juga menikmati permainan panas tersebut bukan, jadi jangan menyalahkan aku saja Cinta, oya, bagaimana jika mengulang hari itu lagi, aku janji setelah ini aku tidak akan pernah meninggalkan mu lagi Cinta "


Ucap Leon dengan santai membuat Cinta langsung mengambil lampu yang ada diatas nakas dan melempar nya tepat kearah Leon


Brakkkkk..... tarrr........


Lampu itu langsung jatuh setelah menabrak dinding, membuat Leon sedikit merasa terkejut, karena lemparan yang Cinta arah kan kepada dirinya,untung saja dengan cepat Leon berusaha menghindari nya, karena jika tidak pasti lampu tidur itu sudah melukai wajah nya yang tampan


"Apa yang kau lakukan Cinta! kenapa kau malah melempar ku menggunakan lampu itu? "


Tanya Leon memasang wajah memerah


"Itu pantas untuk mu Leon, agar mulut mu tidak asal berbicara, seharusnya kau tidak usah menghindar, agar lampu itu bisa melukai wajah dan bibir mu yang menjijikkan itu Leon"


"Diam kau Cinta....! ternyata kau tidak bisa aku perlakukan dengan lembut, kau sudah membangunkan setan didalam diriku Cinta"


"Aku tidak takut dengan mu Leon, sekarang juga lebih baik kau bebas kan aku dari sini, sebelum ajal menjemput mu Leon"

__ADS_1


"Cih... jangan mimpi Cinta, sebelum aku bisa mendapatkan tubuh mu, maka aku tidak akan pernah melepaskan mu begitu saja"


"Gila... kau jangan jangan gila Leon , aku adalah seorang wanita bersuami, jadi kau tidak bisa menyentuh ku"


"Siapa bilang Cinta... aku tidak perduli mau kau bersuami ataupun tidak, aku akan tetap menyentuh tubuh mu itu Cinta"


Ujar Leon sambil melangkah kan kaki nya mendekati wanita tersebut..


Cinta langsung mengambil ancang ancang perlawanan, dia akan menggunakan ilmu bela dirinya kembali untuk mengalahkan Leon....


"Kau mau apa Cinta? apakah kau mau melawan ku lagi? "


Tanya Leon tersenyum menyeringai..


"Tentu saja, asal kau tahu saja Leon, jika aku bukan lah Cinta yang dulu, aku adalah Cinta yang hebat dan tidak takut oleh siapapun, bahkan suami ku sendiri berhasil aku taklukkan... apa lagi kau yang hanya pria pengecut,cih...."


"Haha...kau sungguh lucu Cinta, membuat ku semakin merasa gemas, dan jujur jika aku sangat menyukai keganasan mu ini, sekarang ayo kita bermain Cinta, aku sudah sangat ingin menyentuh diri mu"


"Baiklah, jika begitu mendekat lah jika kau berani Leon"


Tantang Cinta membuat Leon langsung berlari untuk memeluk tubuh Cinta..


Dan detik kemudian..


"Akhhh..... kenapa kau menerjang ku Cinta"


Teriak Leon yang sudah terjatuh di atas lantai, karena terkena tendangan dari kaki wanita tersebut..


"Ayo bangun lagi Leon, ajak aku bermain dengan mu"


"Sial... kau benar-benar sudah membuat aku marah Cinta, lihat saja kali ini aku tidak akan mengampuni mu"


"Hiaaaatttt"


Bukkk..... bukkkkk.... bukkk......


*****


Sedangkan diluar kamar, saat ini Mario baru saja tiba di depan kamar tersebut setelah berhasil mengalahkan para anak buah yang Leon milikki


Mario sungguh merasa kesal karena anak buah Leon sangat lah banyak , dia sangat takut jika kedatangan nya untuk menyelematkan istri nya malah sudah terlambat..


"Ya Tuhan, semoga saja aku tidak terlambat, aku sangat takut untuk mendobrak pintu ini, dan menyaksikan jika Leon sedang meniduri istri ku, dan jika sampai itu terjadi, apa yang harus aku lakukan? bagai jika Cinta hamil anak Leon, sial.... aku benci membayangkan nya"


Gumam Mario yang masih berdiri tegak didepan pintu tersebut..

__ADS_1


Hingga tak lama kemudian, Mario tersentak kaget saat merasakan pukulan dari bahu kanan nya,


"Hey suami bodoh...! kenapa kau hanya diam saja hah! bukan kah aku menyuruh mu untuk menyelamatkan istri mu, tapi kenapa kau malah berdiri disini seperti seorang patung? "


Tanya Bara yang sudah merasa sangat kesal, dia mengira jika Mario telah berhasil menyelamatkan Cinta,


Dan Bara akan menghajar Leon hingga tidak berdaya,


Tapi setelah melihat kenyataan yang ada, Bara benar benar marah dan kesal dengan pria tersebut..


"Mario, sebenarnya apa yang kau tunggu, kenapa kau tidak mendobrak pintu ini, jika kau tidak bisa, ayo aku akan membantu mu"


Ucap Bara dengan kesal..


"Bara..., bagaimana jika kau saja yang mendobrak nya, aku sungguh tidak sanggup jika harus melihat apa yang terjadi didalam sana"


"Memang nya apa yang terjadi didalam sana hah! apakah istri mu sudah dihabisi oleh Leon"


"Bukan... bukan dihabisi, tapi tepat nya sudah digarap habis, aku tidak sanggup melihat nya Bara, aku yakin pasti saat ini Cinta sudah tepar tak sadarkan diri, karena ulah pria bajingan itu, "


"Dasar gila, ya sudah, biar aku yang mendobrak pintu nya, dan selanjutnya aku akan menghabisi Leon, dan kau langsung selamat kan istri mu"


"Okey, aku setuju , sekarang ayo kita masuk Bara"


Jawab Mario dengan semangat, dan mereka berdua mulai menyiapkan diri untuk mendobrak pintu kamar tersebut..


"Semoga saja apa yang aku takut kan tidak akan terjadi"


Gumam Mario didalam hati...


1.......2.........3..........


Brakkkk........


Pintu kamar telah terbuka dengan lebar, dan mereka berdua langsung masuk kedalam kamar tersebut,


Sambil memanggil nama Cinta dengan keras


.


"Cinta... aku datang.... "


Deghhh......


Mario dan Bara langsung membulatkan mata mereka, saat mengetahui apa yang sudah terjadi didalam kamar tersebut.....

__ADS_1


__ADS_2