
Akhirnya waktu bahagia yang dinantikan oleh kedua pasangan somplak tersebut, telah menjadi kenyataan..
Karena kini mereka sudah menaiki pesawat pribadi milik papa Abraham untuk menuju ke negara romantis yang ada diseluruh dunia...
Bara dan Arimbi, mereka berdua saling berpelukan dengan perasaan cinta dan sayang yang teramat besar, sedangkan untuk pasangan yang ada di sebelah mereka,.
Yaitu, Mario bersama Cinta, kedua orang tersebut tidak bisa tenang karena saling berdebat dan suka mengejek..
Bara sungguh kesal dengan keberadaan sepasang manusia pembuat onar tersebut, bagaimana bisa Mario yang karakter nya memang sudah somplak dan soak, malah mendapatkan seorang pasangan yang tidak kalah somplak seperti Mario
Bara mencoba mengabaikan teriakan tawa mereka berdua, dia sungguh merasa terganggu dengan makhluk pengganggu tersebut..
"Ada apa sayang? apakah pelukan ku kurang nikmat? "
Tanya Arimbi tersenyum lucu
"Tidak... aku sangat suka dengan pelukan mu ini sayang , terasa hangat dan juga nyaman, tapi... aku tidak suka dengan kedua makhluk yang ada disamping kursi kita, mereka benar benar membuat ku kesal sayang"
Jelas Bara dengan tatapan manja, membuat Arimbi langsung mencium bibir Bara dengan sekali kecupan
Cuppp......
"Jangan ngomel terus ya suami ku yang tampan, nikmati saja perjalanan ini, dan anggap lah orang yang ada disamping kita adalah sebuah radio rusak yang tidak bisa diam, sekarang ayo kita tidur, aku sudah sangat mengantuk sayang.....
Ajak Arimbi merayu Bara, membuat Bara langsung mengikuti ajakan istri nya tersebut..
Mereka kini sudah memejamkan mata, mengistirahatkan tubuh mereka dimalam yang mulai datang,
Sedangkan Mario dan Cinta, masih berlaga mulut karena berbeda pendapat, diantara mereka tidak ada yang mau mengalah,
Cinta ataupun Mario, sama sama keras dan juga ingin menang sendiri,
"Tebak, pukul berapa kita akan tiba sampai di bandara paris? "
Tanya Cinta kepada suaminya tersebut
"Pukul 1 malam, kita baru tiba di negara tersebut, karena perjalanan dari negara C menghabiskan waktu sampai 8 jam lamanya"
__ADS_1
"Salah, menurut ku, dari negara C menuju ke Paris hanya menghabiskan waktu 7 jam lamanya, bukan 8 jam Mario"
"Kau.. kenapa kau selalu mematahkan pendapatan ku? apakah kau tidak bisa menghormati jawaban ku ini Cinta? ".
Tanya Mario yang mulai merasa kesal, sedangkan Cinta, dia juga tidak mau kalah dengan pria tersebut.
" Aku tidak mau mengalah dengan mu Mario, karena kau memang salah, kenapa kau tidak bisa mengalah kepada ku sih, aku kan seorang wanita jadi kau harus mengikuti apa yang aku katakan"
"Itu kebalik Cinta, yang benar nya, wanita lah yang harus mengalah kepada laki laki, kau benar-benar menyebalkan Cinta"
"Kau juga menyebalkan Mario , lihat saja setibanya di kamar penginapan, aku tidak akan mau kau ajak main perang perangan, "
"Apa...! kenapa kau selalu mengancam ku dengan peperangan kita Cinta! apakah kau tahu jika aku bisa tersiksa karena tidak disentuh oleh mu Cinta"
Ucap Mario dengan wajah memelas...
Cinta langsung tersenyum mengejek , akhirnya pria yang awalnya menyerah karena keganasan dirinya, kini malah tergila gila dengan sentuhan yang Cinta berikan untuk pria tersebut..
Bahkan Mario tidak bisa tidur malam jika tidak disentuh dan dibelai terdahulu dari istrinya itu,
"Apakah kau sedang memelas kepada ku saat ini sayang? "
"Iya.. baiklah,. aku mengaku kalah sayang, istri ku yang cantik, sekarang jangan marah lagi ya, lihat lah Bara dan Arimbi sudah tidur dengan lelap, apakah kau tidak mau tidur juga seperti mereka? "
Tanya Mario yang sedang mengeluarkan rayuan maut nya..
Cinta yang mendapat kan rayuan tersebut pun langsung tersenyum dengan manis, dengan cepat dia memeluk lengan Mario dengan sangat manja..
"Sayang... aku juga ingin seperti mereka, mereka terlihat tampak romantis dan juga saling mencintai, apakah kita bisa seperti mereka juga? "
Tanya Cinta dengan manja..
Membuat Mario mengelus rambut panjang istri ya tersebut..
"Tentu saja bisa, asalkan kita tidak saling bertengkar lagi, maka kita akan menjadi seperti mereka berdua sayang, "
"Iya.. tapi kau saja yang suka mengajak diriku bertengkar sayang"
__ADS_1
"Apa...kenapa kau malah menuduhku sayang, ini semua kan karena kesalahan mu, yang tidak pernah mau mengalah kepada ku, jadi jangan membalikkan fakta ya"
Ucap Cinta mulai melerai pelukan nya, Mario langsung menggaruk kepala nya yang tidak gatal,
Kenapa juga wanita yang ada didepan nya saat ini terlihat berubah ubah,
Mario mulai menarik nafasnya dengan dalam, sepertinya dia harus bersabar untuk menghadapi wanita jadi jadian seperti istri nya tersebut..
"Sabar Mario, kau harus bisa memahami istri mu itu, jika dia adalah seorang wanita yang sangat mirip seperti bunglon, bentar marah, dan sebentar lagi baik, aku sungguh tidak mengerti dengan wanita aneh ini"
Gumam Mario ddidalam hatinya , sedangkan disebelah kursi mereka, Bara dan juga Arimbi mulai tertawa dengan lucu..
Mereka bisa menebak jika mafia mesum itu pasti sedang merasa stress karena mendapat istri seperti Cinta,
"Sayang.. akhirnya Mario si mafia mesum benar-benar mendapat kan pawang nya, aku sungguh bahwa sayang , aku yakin dia pasti sangat merasa tersiksa saat ini"
"Iya.. kau benar sayang, tapi.. aku sedikit kasihan dengan Mario, sepertinya Cinta itu adalah tipe orang yang memiliki sindrom berubah ubah, dan dia harus bisa bersabar untuk menaklukkan wanita seperti Cinta sayang"
Jelas Arimbi sambil berbisik
Mereka persis seperti ibu ibu yang sedang bergosip dan Arimbi tertawa lucu melihat sikap Bara yang ternyata suka menggibahi sahabat nya sendiri...
Dan tepat pukul 1 dinihari , akhirnya mereka sudah tiba di sebuah penginapan yang terlihat sangat indah pemandangan nya,
Apalagi disaat malam hari, bukit yang ada ditempat tersebut tampak berkelap kelip dengan cahaya lampu yang menerangi dari kejauhan..
Arimbi dan Bara memutuskan untuk beristirahat didepan teras villa tersebut , sedangkan Cinta dan Mario mereka langsung masuk kedalam kamar karena sudah sama sama tidak tahan untuk melakukan pertempuran.
Bara dan Arimbi, langsung menggeleng gelengkan kepala mereka, karena merasa heran dengan tingkah dari pasangan aneh tersebut..
"Sayang... sepertinya yang ingin berbulan madu bukan lah kita, tapi mereka berdua,"
Gumam Bara menatap sinis kearah pasangan yang sudah masuk berlari kedalam villa,
Arimbi tertawa dengan cekikikan, bagaimana mungkin, ada pasangan sengklek seperti mereka berdua...
"Sayang, bagaimana jika kita seperti mereka juga, aku seperti nya ingin bergaya mirip dengan Cinta, sedangkan kau mirip dengan Mario"
__ADS_1
"Apa...!!!