
Plakkkkkkk......
Plakkkkkkkk.......
Plakkkkkkkkk.........
Suara tamparan hingga berkali-kali terdengar menggema didalam ruangan tersebut
Arimbi benar benar meluapkan kekesalan nya kepada wanita murahan yang sudah berani mengaku ngaku telah melahirkan seorang putra dari suami nya yang tak lain adalah Bara,
Dan Arimbi tidak membiarkan wanita itu mempunyai kesempatan untuk berbicara sedikit pun.. Dia mencengkram rahang wajah Mischa menggunakan tangan mungil nya dengan sangat kuat,
Membuat wanita tersebut langsung mendesis kesakitan..
"Kau tidak pantas untuk aku maafkan wanita murahan, dan sekarang kau harus kami bawa untuk mempertanggung jawab kan apa yang telah kau perbuat" ucap Arimbi dengan kasar,
"Aku mohon, ampunilah aku nona"
"Apa... ampuni! apakah kau tidak salah bicara wanita sampah, sudah mending kami tidak membawa mu kekantor polisi, jadi kau ikuti saja apa yang kami lakukan kepada mu" kata Cinta yang ikut menimpali
Cinta merasa geram dengan wanita tersebut, dan dia langsung mengarahkan hak tinggi nya untuk memijak tangan Mischa yang berada dibawah..
Krekkkk.......
"Akhhhhh.... ampuni saya nona, saya mengaku salah , tolong jangan sakiti tubuh saya" teriak wanita itu menggema didalam ruangan loby
Para karyawan dan modeling yang melihat kejadian tersebut pun, langsung bergetar dengan ngeri, mereka tidak pernah tahu jika istri dari Bara Abraham dan juga Mario walando, ternyata sangat lah buas seperti seekor singa..
Setelah puas memberikan pelajaran kepada wanita tersebut, mereka langsung menyuruh para bodyguard untuk mengikat tubuh Mischa dan membawa nya masuk kedalam mobil,
Arimbi dan Cinta akan membawa Mischa kesebuah markas milik Mario untuk membongkar siapa dalang dibalik kejadian tersebut..
Tidak mungkin dirinya bermain secara sendirian tanpa suruhan dari orang lain. maka dari itu, salah satu cara agar dapat mengetahui sang dalang utama, Mischa lah yang harus di introgasi dengan kejam,
__ADS_1
"Akhirnya selesai juga tugas kita, dan sekarang gantian Bara bersama Mario yang akan mencari dalang utama nya" ucap Arimbi sambil membuka kaca mata hitam milik nya,
Saat ini kedua wanita itu telah berada di dalam mobil, dan Cinta langsung menelfon suaminya untuk memberitahu jika para bodyguard papa Abraham sudah membawa Mischa ke tempat yang diucapkan oleh dirinya tadi pagi..
"Hallo sayang, bagaimana? apakah kau sudah berhasil menangkap wanita itu? " tanya Mario penasaran
"Tentu saja sayang, aku dan Arimbi sudah memberikan pelajaran kepada wanita sampah tersebut dan menyuruh para bodyguard paman Abraham untuk membawa nya ketempat yang kamu katakan, dan sekarang tugas ku bersama Arimbi telah selesai, jadi kami memutuskan untuk pergi berbelanja hari ini, "
"Apa...! belanja? kenapa belanja sekarang, lebih baik batalkan saja dulu, besok aku akan menemani mu untuk berbelanja" ucap Mario yang tidak rela melihat Cinta berjalan berdua dengan Arimbi
Bagaimana jadi nya jika mereka tampak berdua saja, pasti akan banyak laki laki mata keranjang yang melihat kearah mereka..
Sungguh Mario tidak bisa membayangkan hal itu terjadi, bisa bisa dia langsung pergi meninggalkan pekerjaan nya demi untuk menyusul sang istri tercinta,
Cinta yang mendengar perkataan tersebut pun merasa sangat kesal, kenapa juga suaminya malah melarang dan mengekang dirinya..
"Jangan membuat ku marah Mario, aku sangat tidak suka jika ada yang mengekang diriku" ucap Cinta dengan nada yang kesal
"Ada apa Cinta?apakah ada masalah? "
"Iya, seperti nya pria satu ini mulai mau mengekang diriku, bahkan dia tidak membiarkan ku untuk pergi berbelanja dengan mu Arimbi, apakah dia kira aku tidak bosan berada dirumah terus menerus, dasar suami tidak punya hati, awas saja jika kau berani menyusul ku, maka aku tidak akan Memberikan jatah malam jum'at kliwon untuk mu" Ketus Cinta didalam telfon
Mario langsung terkejut mendengar perkataan dari istri nya tersebut, jangan sampai dia kehilangan jatah nanti malam, karena nanti malam adalah malam wajib untuk para pria beristri...
"Baiklah... aku akan mengizinkan mu untuk pergi, tapi kau tidak boleh lama lama, nanti aku akan menelfon mu lagi untuk memastikan kau sudah pulang apa belum"
"Terserah dengan mu, " jawab Cinta langsung mematikan sambungan telfon miliknya
Setelah itu, Cinta dan Arimbi melanjutkan perjalanan mereka menuju kesebuah mall ternama yang ada dikota tersebut, mereka sudah tidak sabar untuk menghabiskan uang berlimpah milik suami mereka masing masing.....
*****
Sedangkan didalam markas, Mario mulai bernafas dengan kasar, dia sungguh merasa marah kepada istri nya Cinta, karena wanita itu tidak menuruti apa kata darinya..
__ADS_1
"Dasar istri duralek, apakah dia tidak takut menjadi durhaka kepada ku, baru menikah saja sudah berani melawan, apa lagi sudah lama menikah, awas saja, mulai saat ini aku tidak akan takut lagi dengan mu" maki Mario menatap foto Cinta yang ada didalam handphone milik nya,
Dan hal tersebut ternyata diketahui oleh Bara yang baru saja tiba didalam markas tersebut..
Bara sudah mengetahui rencana yang dilakukan oleh istri nya Arimbi,
Maka setelah Arimbi memberi kabar jika dia telah berhasil menangkap Mischa, maka dengan cepat Bara langsung meninggal kan pekerjaan kantor nya untuk menuju ke markas besar milik sahabat nya Mario..
Dan ketika masuk kedalam markas, Bara di buat heran oleh sikap Mario yang mengomel persis seperti ibu ibu yang tidak dikasih jatah belanja oleh suaminya..
"Kau kenapa? apakah ada masalah? " tanya Bara sambil duduk di kursi yang ada di ruangan tersebut..
Mario mendengus kesal menatap pria itu, karena dirinya , dia jadi tidak bisa mengikuti sang istri kemana pun wanita itu pergi
"jangan bertanya kepada ku, karena aku sedang kesal saat ini"
"Hah....! memang nya kau kesal kenapa Mario, memang nya kau bisa kesal ya, hahhaa aku sungguh terkejut mendengar nya" ejek Bara sambil tertawa,
"Diam lah Bara, pokoknya setelah masalah ini selesai, maka aku akan mengundur kan diri menjadi pelindung mu, kau cari saja mafia yang lain nya"
"Kenapa begitu Mario? apakah gaji yang aku berikan masih kurang? "Tanya Bara penasaran
"Ini bukan soal gaji, tapi ini soal waktu, karena mengurusi masalah mu, aku jadi tidak bisa mengikuti kemana pun istri ku pergi, kau tahu bukan jika mereka berdua itu baru dikota ini, bagaimana jika banyak pria yang menyukai istri ku, aku takut jika Cinta akan berpaling dari ku Bara"
"Tunggu.... apakah sekarang kau sudah mulai bucin dengan cinta, aku saja yang menikah atas dasar saling cinta, bisa mempercayai istri ku Arimbi, tapi... kenapa kau tidak bisa mempercayai nya, bukan kah kau tidak mencintai istri mu itu Mario? " tanya Bara membuat Mario langsung terdiam membisu
Dia benar benar tidak mengetahui arti dari perasaan nya selama ini, dia akui jika dia tidak mencintai istri nya tersebut, tapi kenapa setiap kali membayangkan Cinta akan didekati oleh pria lain, Mario menjadi marah dan tidak tenang..,
Apa benar jika dia sedang merasa cemburu
"Aku tidak mencintai Cinta Bara" Sangkal Mario dengan malu, membuat Bara langsung tertawa hingga terpingkal pingkal..
"Dasar mafia bodoh"
__ADS_1