
"Kau sedang apa sayang? apakah kau mendapatkan panggilan video dari wanita lain? "
Tanya Arimbi menatap Bara dengan tatapan mencurigakan, pasalnya setelah mendapatkan panggilan video secara live, Bara langsung bangkit dari duduknya dan sedikit berdiri menjauhi kekasih nya Arimbi..
Dan tentu saja hal itu membuat Arimbi menjadi curiga, karena saat sekilas Arimbi bisa melihat jika Bara telah mengangkat video dari nomor seseorang..
"Sayang... ini bukan panggilan dari wanita lain, tapi ini... dari seseorang yang tidak perlu kau ketahui"
Jawab Bara mulai tidak tenang, Bara bisa menebak jika perkataan nya itu pasti akan membuat Arimbi merasa bertambah penasaran..
Arimbi yang melihat kebohongan dari kekasih nya itu pun langsung bangkit dari duduknya, dan melangkah mendekati Bara,
Membuat Bara ikut mundur kearah belakang, sambil menyembunyikan handphone yang dia pegang dibalik tubuhnya..
Jangan sampai Arimbi melihat video call live yang sedang dilakukan oleh Mario bersama seorang wanita entah siapa itu,
Karena jika Arimbi sampai melihat nya maka,
Bara takut jika Arimbi akan marah kepada dirinya,
"Sayang.... bukan kah kita sudah berjanji jika jika kita berdua tidak akan main rahasia rahasiaan lagi, tapi kenapa kau tidak mau memberitahu aku siapa yang sudah menelfon mu sayang"
Ucap Arimbi dengan nada yang sangat lembut, hingga detik kemudian, kini Arimbi sudah mendekat kan tubuhnya dengan tubuh Bara, dan Arimbi meletakkan wajah nya tepat didada bidang Bara sambil memeluk pinggang Bara dan melingkar kan tangan Arimbi ...
Bara sungguh terdiam membisu menikmati pelukan yang Arimbi berikan untuk nya, apa lagi Arimbi sempat mengelus punggung belakang Bara dan juga dada dibidang Bara secara bersamaan
Tentu saja hal itu membuat Bara langsung memejamkan mata sambil berfantasi ria..
Arimbi tersenyum lucu, melihat raut wajah Bara yang sudah menikmati sentuhan nya, hingga tanpa sadar kini Arimbi sudah berhasil mengambil handphone yang ada ditangan belakang tubuh pria mesum tersebut..
"Yes.. akhirnya aku mendapatkan nya juga, sekarang aku akan melihat, kau sedang ber video call dengan siapa sayang ku, lihat saja jika kau ketahuan berselingkuh, maka akan aku potong burung mu itu"
Gumam Arimbi didalam hatinya sambil memegang handphone yang sudah berada ditangan kiri miliknya...
__ADS_1
Hingga detik kemudian.... Arimbi langsung membulatkan mata nya saat melihat video call yang belum dimatikan oleh kekasih nya tersebut..
Bara masih belum menyadari jika Arimbi sudah mengambil handphone yang dia pegang karena dia sudah berada didalam khayalan nya sendiri,
Sentuhan yang Arimbi berikan benar-benar mampu membuat libido seorang Bara menjadi naik dengan sangat drastis..
Sedangkan Arimbi masih betah menatap video yang diluar tebakan nya, bagaimana mungkin Mario melakukan video call secara live bersama seorang wanita yang berhasil dia tiduri,
Sungguh.. mata Arimbi sudah sangat ternoda saat ini, apa lagi ketika mendengar suara des*h*an yang keluar video tersebut , benar benar membuat Arimbi menjadi tidak tenang..
Begitu juga dengan Bara, ketika sedang menikmati khayalan nya tiba-tiba saja Bara mendengar suara des*han dari seorang wanita yang bukan berasal dari kekasih nya..
Membuat Bara langsung tersadar dan bertanya di dalam hati..
"Tunggu.... kenapa tiba-tiba aku mendengar suara des*han dari seorang wanita, apakah aku sudah gila saat ini, aku kan hanya mengkhayal kekasih ku Arimbi, tapi... kenapa ada suara wanita lain didalam khayalan ku, seperti nya aku harus segera membuka mata kembali, lagian pelukan Arimbi juga sudah tidak senikmat tadi"
Ucap Bara didalam hatinya..yang mulai menyudahi acara mengkhayal nya..
Hingga detik kemudian....
Tanya Bara yang sudah tersadar dan langsung disuguhkan oleh sang kekasih yang sedang memegang handphone miliknya sambil melihat video call yang dilakukan oleh Mario..
Bara benar-benar mengutuk ulah dari sahabat nya tersebut, karena dirinya Arimbi bisa mengetahui jika mereka berdua adalah pria yang sama sama mesum dan juga sedikit gila..
"Sayang.... kau sedang melihat apa..? kenapa handphone ku bisa ada dikamu sayang? "
Tanya Bara sambil berpura-pura bodoh..
Arimbi yang mendapatkan pertanyaan seperti itu pun langsung mengarahkan handphone milik Bara tepat kearah wajah Bara..
Membuat Bara merasa terkejut dan juga malu...
"Sayang... itu.....!!!
__ADS_1
" Itu apa Bara...? apakah kalian berdua sudah gila, bisa bisanya sahabat menyeramkan kau melakukan hal gila seperti ini, apakah dia tidak malu sedikit pun"
Ketus Arimbi yang merasa sedikit kesal,
"Sayang, aku akan mematikan video call nya"
Ucap Bara dan langsung merebut handphone tersebut, dan memutuskan panggilan yang Mario lakukan..
"Dasar gila, aku kira dia hanya bercanda saja ketika mengatakan nya didalam ruangan papa tadi pagi, tapi.... ternyata Teman kamu benar-benar membuktikkan nya sayang, sayang... entah mengapa sekarang aku menjadi sedikit was was sama kamu , apakah kamu sungguh sungguh sudah berubah? bagaimana jika ternyata kamu masih suka main gelap celup seperti dulu? aku gak mau lo kamu sakiti aku Bara"
Teriak Arimbi merasa frustasi, pasalnya video tadi sudah membuktikan jika Teman di sekeliling Bara nyatanya memang lah suka bermain wanita semuanya..
Bagaimana jika Bara belum bisa berubah, tidak... Arimbi tidak mau jika hal itu sampai terjadi..
Bara yang melihat ketakutan dari raut wajah kekasih nya itupun langsung memeluk tubuh Arimbi dengan erat..
Jangan sampai kekasih nya malah tidak mempercayai perubahan nya dan akan mengundurkan hari pernikahan mereka berdua,
"Sayang... aku mohon, percayalah kepada ku, aku sungguh berani bersumpah jika aku sudah berubah sayang, aku tidak suka main celap celup seperti dulu lagi, karena aku hanya ingin kamu sayang, kamu untuk hari ini dan selamanya, aku mohon, percaya lah kepada ku, aku janji tidak akan pernah menyakiti hati kamu Arimbi, sungguh aku bersumpah"
Ucap Bara dengan tulus meyakinkan hati Arimbi yang mulai sedikit dilema..
Dan semua itu karena ulah Mario, yang sudah gila dan tidak waras.
Arimbi kini mulai melerai pelukannya dan menatap Bara dengan sangat intens..
"Apakah kau sungguh sungguh Bara? jujur.. aku sangat takut jika sampai kau menduakan aku ataupun jajan diluar sana Bara, aku tidak mau disakiti seperti itu, aku tidak mau Bara"
Ujar Arimbi sangat sedih membuat Bara harus lebih bekerja keras lagi untuk meyakinkan calon istri nya tersebut..
Didalam hati, Bara benar-benar menyumpah serapahi Mario,
Bara berdoa agar Mario mendapatkan balasan yang setimpal, seperti burung nya mati rasa dan dia akan menemukan seorang wanita yang dapat mengalahkan dirinya..
__ADS_1
"Mario sialan, lihat saja jika bertemu dengan ku, maka aku akan memotong burung mu itu Mario, dan akan aku jadikan sate , lalu ku makan sampai habis, lihat saja Mario"
Teriak Bara didalam hatinya....