Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya

Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya
Berita menegangkan


__ADS_3

Tidak terasa malam telah datang menyapa, menambah kesunyian didalam villa yang di singgahi oleh Bara dan juga Mario bersama istri istri mereka..


Bara saat ini sedang menidurkan Arimbi di dalam pelukkan nya, karena Arimbi merasakan menggigil sejak malam telah tiba,


Arimbi meminta Bara memberikan kehangatan kepada tubuh nya tersebut, dan tentu saja dengan senang hati Bara melakukan apa yang Arimbi minta......


"Apakah masih dingin sayang? "


Tanya Bara sambil mengelus kepala Arimbi yang sedang bersandar didada bidang milik nya.


"Hemmm..... aku rasa aku benar-benar sakit saat ini, maaf ya sayang karena kondisi ku kita jadi gagal untuk menikmati bulan madu, jangan kan jalan jalan menikmati indahnya kota Paris, untuk melayani kamu saja, aku tidak sanggup saat ini"


Ujar Arimbi yang merasa tidak enak kepada suaminya.


Bara langsung menutup mulut Arimbi menggunakan jari tangan nya, dia tidak suka mendengar Arimbi berbicara hal seperti itu.


"Jangan suka bebicara yang macam macam sayang, aku tetap bahagia walaupun kita tidak bisa melakukan jalan jalan ataupun perang diatas ranjang, biarkan kau sampai sembuh terlebih dahulu, dan setelah itu baru lah kita melakukan kegiatan yang sempat tertunda itu sayang"


"Iya kau benar sayang, lagian kita kan masih lama berada disini,oya, apakah benar kalau kamu berencana akan membawa ku pulang sampai aku mendapatkan dinyatakan hamil, lalu bagaimana dengan perusahaan yang sudah lama kau tinggalkan sayang, kasihan papa jika harus mengurus semua nya sendiri... "


"Tenang lah sayang, aku sudah memikirkan hal itu terlebih dahulu sebelum aku merencanakan bulan madu ini, lagian papa malah senang jika aku memberikannya banyak pekerjaan, karena memang hal itu yang dia inginkan disetiap hari nya sayang"


"Benarkah.. kenapa papa mu bisa menyukai mengerjakan pekerjaan kantor yang sangat banyak? apakah papa tidak bosan dan lelah? "


"Tentu saja tidak sayang, karena itu adalah teman untuk dirinya hidup di dunia ini, papa adalah seorang pria yang kesepian, sejak meninggal ibu ku, dia tidak pernah melirik wanita mana pun lagi, dan pekerjaan itu lah yang selalu menemani dirinya di setiap hari sayang ".


"Wah... sungguh setia papa mu itu ya, semoga saja kau juga memiliki kesetiaan sebesar papa Abraham sayang"


"Tentu saja sayang, apakah kau kira aku akan tergoda oleh wanita lain lagi, bagiku kau adalah segalanya untuk ku Arimbi, sebagai vitamin dan juga semangat hidup ku, jadi aku harap kau harus ada disamping ku Arimbi, jangan pernah pergi meninggalkan ku walaupun hanya sekejap, apakah kau mengerti Arimbi? "


Tanya Bara kepada istri nya, hingga beberapa menit menunggu jawaban, tetap saja Arimbi tidak menjawab pertanyaan tersebut


Bara langsung menundukkan wajahnya untuk melihat wajah Arimbi, dan benar saja dugaan nya jika Arimbi sudah tertidur dengan lelap


"Ternyata kau benar benar nakal ya sayang, meninggal kan aku tanpa permisi terlebih dahulu , dan itu artinya sedari tadi aku hanya berbicara sendiri, kasihan sekali kau Bara"

__ADS_1


Gumam Bara sambil tersenyum lucu...


Setelah itu Bara mulai menidurkan tubuh Arimbi di atas ranjang, menutupi nya menggunakan selimut dan mencium kening Arimbi dengan lembut


"Tidur lah sayang, semoga besok pagi tubuh mu sudah kembali pulih, aku akan keluar sebentar untuk mencari angin segar"


Cuppp.....


Ucap Bara dan berlalu meninggal kan kamar tersebut..


***.


Tidak lain hal nya dengan Bara, Mario juga melakukan hal yang sama, malam ini dia memutuskan untuk tidak melakukan olah raga ranjang kepada istri nya ,


Karena Mario merasa kasihan dengan apa yang baru saja Cinta alami tadi siang,


Dan Mario mulai mengangkat telfon yang berdering dihandphone milik nya


Hingga detik kemudian.....


Deghhh......


Ucap Mario dengan tatapan yang kosong, dia benar benar merasa sangat terkejut dengan berita yang baru saja dia dengar,


Dan Mario harus secepatnya menemui Bara untuk membahas marabahaya yang akan datang menimpa mereka ..


Kini Mario sudah keluar dari kamar milik nya, bertepatan dengan Bara yang juga sudah berjalan untuk menuruni anak tangga,


Mario langsung mengejar Bara dan menepuk pundak pria tersebut ,membuat Bara merasa terkejut dengan apa yang Mario lakukan kepada dirinya...


"Ada apa.. kau mengejutkan ku saja Mario"


"Bara, ayo kita berbicara dibawah, aku mendapatkan berita yang sangat penting untuk mu"


"Berita apa Mario? kenapa kau terlihat sangat panik seperti itu"

__ADS_1


"Bara cepat lah, kita tidak bisa berbicara ditempat ini"


"Baiklah... ayo kita keluar"


Ajak Bara kepada Mario menuju ke taman yang ada di pekarangan villa tersebut,


Sesampainya di taman, Bara langsung menatap wajah Mario dengan tatapan tajam, dia tidak suka jika sampai ternyata Mario hanya sedang mengerjai dirinya..


"Cepat katakan, apa yang ingin kau sampai kan"


Ucap Bara kepada pria tersebut..


Mario mulai mengeluarkan handphone milik nya ke arah wajah Bara, agar pria itu bisa melihat berita hot yang telah terjadi didalam handphone milik Mario..


Hingga detik kemudian,kedua mata Mario langsung membulat dengan sempurna setelah melihat berita apa yang sedang viral didalam berita tersebut..


"Apa ini Mario? kenapa bisa, berita sampah seperti ini memenuhi media dikota A, sebenarnya apa yang kau kerjakan Mario, bukan kah aku sudah mempercayai mu untuk memegang keamanan tentang diriku?"


Tanta Bara berteriak dengan sangat marah,


Mario sangat tahu dengan apa yang terjadi kepada Bara, pria itu benar-benar merasa syok saat melihat berita tersebut


Sedangkan dirinya,sudah gagal dalam menjalankan pekerjaan nya sebagai pelindung Bara Abraham, dan saat ini nama Abraham mulai di pertanyakan,


Jangan sampai karena berita sampah seperti itu, akan menggiring opini yang semakin sulit untuk menaiki popularitas perusahaan milik Bara ..


"Aku tidak mau tahu Mario,apa pun caranya kau harus menangkap dalang dibalik semua ini, dan jangan sampai Arimbi melihat berita ini dan dia akan merasa curiga dengan ku"


"Bara.. tapi sebaiknya jangan sembunyikan masalah ini dari Arimbi, aku yakin dia akan mengerti, secepatnya kita harus pulang ke kota A, dan kau juga akan membawa istri mu untuk menjadi nyonya Bara Abraham, jadi dia harus mempunyai mental yang kuat, ini lah saat nya kau mengajari nya Bara, karena masalah seperti ini akan selalu datang dan datang lagi"


"Sial..... kenapa menjadi seorang pewaris keluarga kaya raya, menjadi sangat rumit seperti ini, andai aku mempunyai seorang adik, maka aku akan memberikan seluruh kekayaan kepada dirinya, agar aku bisa hidup tenang bersama istri ku Arimbi"


"Ya sudah bagaimana jika aku saja yang menjadi adik mu, dengan begitu kau bisa kembali menjadi seorang ojol dan aku akan menggantikan kekuasaan mu di keluarga Abraham"


"Cih.... itu memang mau mu Mario sialan, dasar mafia matre, sekarang kau fokus membereskan permasalahan yang terjadi, karena istri ku masih dalam keadaan sakit saat ini"

__ADS_1


"Baiklah... aku akan berusaha secepat mungkin Bara"


Jawab Mario sedikit tidak yakin, karena dibalik dalang kecil masih ada dalang yang lebih besar lagi...


__ADS_2