
Tidak terasa pagi telah menyapa begitu cepat, dan saat ini Mario sudah bangun dari tidur nya dan langsung duduk di atas ranjang...
Banyak hal yang Mario pikirkan, terutama untuk menemukan cara agar bisa membongkar siapa dalang dibalik berita besar yang sudah menyeret nama seorang pewaris keluarga kaya raya...
Mario menumpu wajahnya menggunakan tangan sebelah kiri, sambil bergumam dengan sendirinya..
"Sekarang aku harus menghubungi para anak buah ku, untuk menanyakan informasi yang sudah mereka dapatkan, dan setelah itu hari ini juga aku akan mengajak Cinta untuk kembali ke kota B, tapi... bagaimana dengan tempat tinggal ku, apakah Cinta mau jika aku pindah ke kota A? "Tanya Mario dengan pemikiran yang sedikit frustasi, hingga detik kemudian Mario merasakan sebuah pelukan hangat dari belakang tubuh nya..
Dan pelukan itu adalah pemberian dari sang istri tercinta ya ternyata ikut terbangun dan langsung memeluk tubuh Mario.
"Pagi suami ku....! kenapa kau terlihat bingung sayang? "Tanya Cinta dengan suara manja..
Mario tersenyum manis dan langsung memegang tangan Cinta serta mengecupnya dengan sayang..
"Pagi juga istri ku yang cantik"
Puji Mario membuat Cinta langsung tersipu dengan malu, hingga tak lama kemudian, kini Cinta sudah berada di atas pangkuan suaminya sambil menatap wajah pria itu dengan jarak yang sangat dekat..
"Ada apa sayang? aku perhatikan kau seperti sedang ada masalah? "Tanya Cinta menatap intens..
"Cinta duduk lah disamping ku, ada satu hal penting yang harus aku katakan kepada mu"
"Baiklah... aku akan turun dan duduk disamping mu, dan sekarang ayo cerita kan kepada ku apa yang sedang terjadi? "Tanya Cinta yang merasa sangat penasaran..
Mario mulai mengambil handphone nya yang ada diatas ranjang dan memberikan nya kepada Cinta..
Cinta yang tidak mengerti dengan maksud suami nya itu pun langsung melihat handphone milik suaminya tersebut..
Hingga detik kemudian, kedua mata Cinta telah membulat dengan sempurna saat melihat berita apa yang sedang di tulis dihalaman tersebut..
"Apa ini sayang...? kenapa bisa seperti ini?"Tanya Cinta yang merasa syok..
Mario kembali mengambil handphone milik nya dan membuang nafas dengan kasar.
"Ini semua terjadi karena kelalaian ku Cinta, dan aku harus bertanggung jawab dengan berita palsu ini"
__ADS_1
"Kenapa bisa seperti itu? apakah kau telah bekerja dengan Bara? "
"Iya, sebenarnya aku adalah pelindung Bara, dia sudah mempercayakan kekuasaan ku untuk melindungi seluruh keluarga nya, karena setiap pengusaha sukses pasti memiliki banyak musuh Cinta, mereka bisa main dibelakang dan juga main didepan, jadi Bara membutuhkan kekuatan milik ku Cinta "
"Lalu... kenapa kau bisa tidak mengetahui tentang berita itu Sayang? "
"Iya.. tentu saja karena aku sedang berada disini, para anak buah ku, tidak terlalu peka dengan pergerakan musuh, dan yang aku heran kan, berani sekali wanita ****** itu membuat berita palsu yang bisa menghancurkan nama Bara, aku rasa dia tidak takut mati sedikit pun"
"Lalu... apa yang harus kamu lakukan sekarang? apakah kita akan segera kembali ke kota A"
"Iya, rencananya hari ini juga kita akan kembali ke kota A, aku takut jika masalah tidak cepat diselesaikan maka akan menyakiti hati Arimbi, dia pasti berfikiran jelek kepada Bara"
"Kau benar sayang, kita harus segera menyelesaikan semua nya, jika begitu ayo kita segera berkemas"
Ajak Cinta dengan semangat membuat Mario menatap wajah Cinta dengan lama.
"Tunggu.... apakah kau ingin ikut besama ku juga Cinta? "
"Kenapa kau bertanya seperti itu sayang, aku kan istri mu sudah pasti aku akan mengikuti kemana pun kamu pergi, dan aku akan membantu mu untuk menyelesaikan masalah ini juga"
"Cafe ku akan tetap berjalan tanpa aku di sana sayang, karena aku memiliki banyak orang orang terpercaya, sekarang ayo kita berkemas terlebih dahulu, setelah itu aku akan segera memasak sarapan pagi untuk kita dan juga Arimbi"
"Baiklah, terimakasih ya sayang karena kau sudah mau mengikuti kemana pun aku pergi"
"Sudah menjadi kewajiban ku sayang" Ucap Cinta sambil bangkit dari duduk nya..
Kini mereka berdua mulai berkemas memasukkan barang barang kedalam koper..
Hingga tepat pukul 6 pagi, acara berkemas pun sudah selesai, dan mereka berdua mulai menuju ke dapur untuk memasak menu sarapan pagi..
*****
Sedangkan didalam kamar milik Cinta dan Bara, saat ini Bara sudah terbangun dari tidurnya dan langsung mengecek suhu tubuh istri nya Arimbi..
Dan sangat lega rasanya, karena tubuh Arimbi sudah tidak demam lagi seperti tadi malam..
__ADS_1
"Syukur lah, akhirnya kau sembuh juga sayang" gumam Bara tersenyum senang
Hingga tak lama kemudian, kedua manik mata indah milik Arimbi mulai terbuka dengan sempurna, membuat Bara tersenyum bahagia.
"Selamat pagi istri ku? " sapa Bara ramah
"Pagi juga suamiku, apakah kau sudah sedari tadi bangunnya? " tanya Arimbi menatap mata Bara
"Tidak, aku baru saja bangun juga kok, oya apakah tubuh mu sudah merasa lebih baik lagi sayang? "
"Sudah suami ku, sekarang aku tidak demam lagi dan juga sakit lagi, apakah kita sudah boleh keluar untuk berjalan jalan nanti? jujur saja aku sangat bosan berada di dalam villa terus menerus" Ujar Arimbi memohon kepada Bara
Dengan cepat Bara langsung memeluk tubuh tersebut, dia menaruh Kepala nya tepat didada milik istri nya tersebut..
"Tentu saja boleh sayang, apapun yang kau minta, pasti aku akan berusaha mengabulkan nya"
"Terimakasih ya sayang, kau sungguh suami terbaik didunia ini" puji Cinta kepada suaminya...
Setelah itu mereka mulai membersihkan diri secara bersamaan, tidak ada adegan hot didalam kamar mandi tersebut, karena Bara sangat mengerti dengan keadaan istri nya yang masih lemah
Dan Bara dengan perhatian ikut membantu membasuh tubuh Arimbi menggunakan air hangat,
Mereka menghabiskan waktu didalam kamar mandi dengan tersenyum bahagia, hingga tak lama kemudian, kini Bara mulai menggendong tubuh Arimbi dan meletakkan di atas ranjang.
Arimbi tersenyum lucu karena diperlakukan sangat istimewa oleh suaminya tersebut.
"Sayang... aku bisa mengambil nya sendiri, jadi biarkan aku berjalan ke arah lemari sayang" ucap Arimbi kepada Bara
"Tidak boleh, kau harus tetap berada disitu saja, karena aku akan membantu mu untuk mengenakan baju, "
"Wah... suami ku ternyata sangat lah perhatian dan penuh cinta, aku sungguh beruntung telah mendapatkan kamu sayang"
"Aku juga, sekarang ayo kita pakai baju mu" ajak Bara bersemangat...
Dan Arimbi mulai mengikuti ajakan suaminya tersebut dengan hati yang sangat bahagia...
__ADS_1
"Terimakasih Tuhan. karena sudah memberikan ku suami yang baik seperti dia, aku sungguh sangat bersyukur Tuhan" gumam Arimbi didalam hatinya....