Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya

Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya
Diva marah besar


__ADS_3

Setiba nya di dalam mobil, Bara langsung tertawa dengan sangat bahagia, dia benar-benar merasa puas karena telah berhasil membuat seorang Diva menjadi merasa terhina dan tidak di hargai...


Anggap saja sebagai balasan untuk yang pertama kali nya, karena Diva juga sudah berkali kali berani menghina dirinya.


"Pak Anton, aku benar-benar puas melihat wajah Diva yang menahan malu dan juga merasa terhina, akhirnya aku bisa membalas hinaan dari dia yang selalu memandang rendah diriku, lihat saja karena semua baru permulaan selanjutnya aku akan memberikan wanita itu pelajaran yang sangat pedih "


Ucap Bara kepada Pak Anton, sambil kembali tersenyum menyeringai..


Pak Anton juga ikut bahagia dengan kelakuan dari tuan muda nya tersebut, dia juga merasa puas saat melihat wanita sombong itu, menahan rasa malu dan juga sakit hati.


Perkataan Bara benar-benar menusuk dan sangat tajam, Pak Anton sangat yakin jika Diva pasti akan merasa marah dan juga geram..


"Tuan muda, saya benar-benar bangga dengan apa yang telah tuan muda lakukan untuk wanita sombong itu, dan untuk kedepan nya, rencana apa lagi yang akan tuan muda lakukan? "


Tanya Pak Anton yang berada di kursi depan...


"Untuk selanjutnya aku akan membuat Diva menyesali karena telah menandatangani surat perjanjian kerjasama, dan juga Diva akan merasakan bagaimana sakit nya di fitnah dan di tipu secara mentah mentah, tanpa dia sadari, selanjutnya kita akan segera turun tangan, sudah waktunya untuk Adi Sanjaya mengetahui kebusukan dari putri tiri nya tersebut"


"Ya.. itu adalah ide yang sangat sempurna tuan muda, tapi... bagaimana cara kita agar bisa melaku semua rencana tersebut? "


"Aku akan mengirim orang kepercayaan kita untuk masuk kedalam perusahaan milik Adi Sanjaya, lagian orang orang di dalam nya sudah menjadi teman kita saat ini, aku yakin mereka tidak akan bisa menyadarkan semua yang kita lakukan"


"Baiklah tuan muda, jika begitu secepatnya saya akan menjalankan rencana seperti yang tuan ingin kan"


"Iya...jangan lupa pak Anton, buat wanita licik itu menjadi terhina dan juga terbuang, aku tidak takut jika harus berurusan dengan pacar mafia nya itu, lihat saja Josep keparat pasti akan hancur juga di tangan kita"


Kata Bara sambil mengepalkan kedua tangan nya dengan erat...


Dia benar-benar sudah sangat muak dengan kedua wanita ular dan juga Mafia bodoh yang mau saja di manfaat kan oleh Diva...


"Dasar Josep bodoh...! mau sekali di tipu oleh wanita licik seperti Diva, bahkan wanita itu tetap melakukan hal menjijikkan untuk menggoda para klien perusahaan nya, benar-benar tidak tahu malu, apakah kira kira Josep tidak mengetahui hal tersebut, kenapa juga dia hanya diam saja, di saat Diva mempunyai niat ingin mendekati ku, rasa nya aku ingin sekali membuka penutup wajah ku agar dia bisa langsung syok saat melihat siapa Bara Abraham sebenarnya "

__ADS_1


Gumam Bara sambil mengerutkan keningnya, pak Anton yang mendengar penuturan dari pria tersebut pun ikut menimpali pembicaraan tersebut..


Hingga mendapatkan rencana yang sangat matang untuk menghancurkan Josep juga...


*****


Sedangkan di tempat lain tepat di cafe yang baru saja Bara tinggal kan, Diva masih sangat malu dan juga merasa terhina dengan apa yang dia dapatkan barusan..


Tidak pernah menyangka jika pria yang terkenal suka bermain wanita dan juga berfoya foya menghamburkan uang milik nya, ternyata malah tidak terpesona sedikit pun oleh kecantikan yang Diva miliki..


Diva sangat frustasi setelah mengetahui hal tersebut, rasa nya diri nya bagai kan tertampar dengan sebuah tangan yang sangat besar..


Malu dan marah menjadi satu di dalam hati Diva, hingga tanpa sadar wanita cantik itu kini sudah meremas rambut nya hingga menjadi sangat berantakan....


"Akhhhh....... aku benar-benar tidak bisa Terima penghinaan ini, aku bersumpah akan membuat Bara Abraham menjadi bertekuk lutut di bawah kaki ku, lihat saja aku pasti akan berhasil membuat mu menjadi milik ku Bara Abraham, "


Teriak Diva dengan sangat kesal dan marah..


Mereka juga merasa heran kenapa juga Bara Abraham tidak tergoda sedikitpun oleh pesona yang di miliki Diva Sanjaya..


Setelah puas meluapkan amarah nya, kini Diva langsung bangkit dari duduk nya, dia berjalan keluar dari care di ikuti oleh Sarah sang sekretaris,


Dan sesampainya di dalam mobil, Diva langsung mengambil handphone milik nya untuk menghubungi nomor sang kekasih.


Josep yang sedang berada di kantor pun dengan cepat mengangkat telfon tersebut..


"Hallo sayang , kenapa kau menelfon ku pada siang hari seperti ini? apakah kau sedang tidak bekerja sayang? "


Tanya Josep tersenyum bahagia...


Membuat Diva yang sedang kesal pun langsung meluapkan kembali emosi milik nya...

__ADS_1


"Josep, jangan berpura-pura lupa , aku menelfon mu hanya karena ingin mengetahui soal pekerjaan yang anak buah mu lakukan, apakah mereka sudah berhasil menangkap Arimbi? "


Tanya Diva tidak sabaran..


"Sayang.... kenapa kau selalu membahas soal Arimbi, bukan kah sudah aku katakan kepada mu, jika Arimbi adalah masalah yang sepele, nanti sore pasti anak buah ku sudah berhasil menculik wanita itu"


"Bohong... kau pasti bohong Josep, aku sudah muak mendengar kegagalan rencana mu lagi, aku sungguh ingin melihat Arimbi mati Josep"


Teriak Diva tak terkendali, karena kekesalan nya sudah bercampur menjadi satu...


"Diva... kenapa kau marah marah seperti ini! jangan memancing kemarahan ku juga Diva? "


Ucap Josep tidak mau kalah, rasa nya dia sudah muak selalu di tekan dan di marahi oleh Diva


"Oh... jadi sekarang kau sudah berani membentak ku Josep, apakah ini yang kau sebut dengan cinta, cih.. kau benar-benar sangat mengecewakan Josep"


"Tidak... jangan marah Diva, aku hanya sedang merasa kesal saja karena kau selalu menekan ku dan memarah ku, apakah kau tidak bisa mempercayai ku Diva, aku pasti akan berhasil menghabisi Arimbi"


"Ya sudah jika begitu, buktikan perkataan mu itu Josep, sedangkan mama ku sudah melakukan rencana untuk menyingkirkan Adi Sanjaya secara perlahan, jadi kita bisa mendulang keberhasilan hingga dua kali lipat, Josep"


"Iya... baiklah... aku pasti akan mengikuti perkataan mu itu sayang, jika boleh tahu, kau kenapa terlihat sangat kesal dan marah? "


Tanya Josep merasa penasaran...


Diva yang di tanya seperti itu pun langsung terdiam membisu, mana mungkin dia mengatakan sejujurnya jika dia sedang kesal akibat di tolak mentah mentah oleh putra tuan Abraham,


Diva yakin, jika Josep mengetahui niat nya untuk mengejar pria kaya tersebut, sudah pasti Josep akan marah besar..


"Berbohong lah Diva, jangan sampai Dia mengetahui niat ku yang lain nya"


Gumam Diva di dalam hati.....

__ADS_1


__ADS_2