
Di sisi lain, saat ini Bara sudah selesai dengan penyamaran yang dia lakukan,
Bara kembali menaiki sepeda motor miliknya untuk segera pergi dari perusahaan tersebut..
Setiap pegawai yang berpapasan dengan Bara, tidak ada yang mengenali pria itu, karena Bara telah memakai jaket dan juga helm yang menutupi seluruh wajahnya..
Dengan mengegas motor miliknya , kini Bara telah keluar dari pekarangan kantor, dan masuk ke arah dalam jalan raya yang terlihat lumayan ramai...
Bara menambah kecepatan motornya itu, hingga setengah jam kemudian, kini Bara sudah hampir memasuki perkampungan menuju kerumah ibu Sumi..
Dan ketika tiba ditempat yang lumayan sunyi, Tiba-tiba saja Bara dikejutkan dengan kedatangan sebuah mobil Rocky yang melintas menghadang jalan Bara..
Bara yang merasa terkejut pun langsung menginjak rem motornya dengan sangat kuat, jangan sampai dia menabrak mobil yang sedang menghadangnya itu
Citttt.......
Suara rem terdengar sangat nyaring di telinga mereka semua, karena Bara melakukannya secara tiba-tiba dan juga memaksa.
Hingga beberapa detik kemudian, keluarlah orang orang berbadan besar dari dalam mobil tersebut,
Membuat Bara langsung tersenyum menyeringai..
"Cih... sepertinya ada yang ingin mengantarkan nyawanya kepadaku, baiklah.. aku akan menyambut kedatangan kalian semua dengan senang hati"
Ucap Bara dengan sangat pelan..
Keenam orang berbadan besar itu mulai berjalan ke arah Bara, mereka terlihat membawa berbagai senjata tajam seperti parang, kampak dan juga linggis
"Bara yang merasa sedang dalam bahaya pun langsung turun dari motornya,, untuk menyambut keenam orang tersebut..
" Oh.. jadi kau yang bernama Bara, seorang pria miskin yang bekerja sebagai tukang ojek online, cih.... "
__ADS_1
Kata pria menyeramkan itu sambil meludah ke arah Bara..
Mereka lalu tersenyum dengan mengejek, tertawa terbahak bahak seakan merendahkan pria miskin yang ada dihadapkan mereka saat ini...
"Hahaha..... aku kira kau itu adalah seorang pengusaha kaya, tapi ternyata kau hanya sampah busuk yang segera harus kami singkirkan, baiklah... tidak perlu mengulur waktu, saat ini juga kau akan mati di tangan kami"
Ucap pria itu dengan memasang wajah tidak bersahabat..
"Apakah kau yakin bisa menghabisi ku hah! aku rasa kau terlalu percaya diri ya preman bodoh"
Balas Bara membuat keenam preman itu merasa emosi dan murka
"Bangsat... sombong sekali kau pria sampah, sepertinya kau benar-benar sudah siap untuk mati, baiklah jika begitu kami akan mengabulkan keinginan mu itu dengan cepat"
"Silahkan saja, aku menerima tantangan mu dengan senang hati"
Jawab Bara sambil bersiap mengambil kuda kuda..
Kali ini dia akan turun tangan sendiri untuk melumpuhkan para preman tersebut..
Bara sudah mengubah rencana agar bodyguardnya hanya fokus menjaga kekasih nya saja, sedangkan untuk dirinya sendiri, Bara tidak akan takut melumpuhkan para anak buah Josep...
Setelah melihat sikap Bara yang telah siap untuk menerima serangan, para preman tersebut langsung berlari untuk menyerang ke arah Bara..
Mereka sudah mempunyai target melumpuhkan Bara tepat dibagian perut dan juga kaki nya,
Dengan menggunakan parang beserta kampak, mereka mulai menghempaskan senjata tersebut ke arah tubuh Bara..
Dengan gerakan cepat, Bara berusaha menghindari nya, dia bergerak kesana kemari membuat keenam preman tersebut menjadi tidak fokus..
Hingga tanpa disangka ternyata serangan salah satu dari mereka malah mengenai teman nya sendiri..
__ADS_1
Crkkkkk.......
Sebuah kampak sudah memotong sebelah tangan dari teman preman tersebut, memuncratkan darah segar yang mengenai tubuh mereka di iringi dengan suara teriak kesakitan yang memekakkan telinga
Bara langsung berlari untuk menghindar,, hingga membuat preman yang lainnya merasa kesal kepada Bara..
"Dasar bajingan, karena kau anak buah ku menjadi terkena serangan dari ku, kau tidak boleh lepas dari ku pria sampah"
Teriak sang ketua preman sangat marah dan langsung mengejar Bara kembali...
Bara mulai menangkis setiap serangan dari pria tersebut, hingga akhirnya Bara berhasil menyepak senjata yang di pegang oleh ketua preman..
Setelah itu dengan gerakan cepat Bara langsung meloncatkan tubuhnya untuk menendang sang ketua menggunakan kaki kirinya,
Hingga serangan itu kini tepat mengenai dada preman, membuat dia langsung terjengkang ke arah belakang...
Setelah berhasil membuat ketua preman terjatuh, ke lima preman yang lain langsung menyerbu Bara secara bersamaan..
Bara yang sudah merasa geram pun langsung mengambil kapak yang sudah jatuh ke atas aspal dan langsung mengarahkannya ke arah perut mereka berlima..
Brakkkk....
Aaakhhhhh.....
Suara jeritan kesakitan mulai menggema menghiasi langit di sore hari yang hampir gelap,
Bara benar-benar sudah lelah, sehingga dia mengambil jalan pintas untuk melukai keenam preman tersebut menggunakan kampak yang dia pegang...
Hingga akhirnya para preman mulai lumpuh menjatuhkan diri mereka, rasa sakit sudah menjalar di tubuh masing-masing,karena luka beset dari kapak tersebut..
"Sudah aku katakan jika kalian semua bukanlah tandingan ku, jadi nikmati lah kesakitan kalian itu"
__ADS_1
"Oya.. satu lagi yang ingin aku sampaikan,aku tahu jika kalian semua adalah suruhan dari Josep dan juga Diva, jadi sebagai tanda bukti jika aku tidak kalah kuat dengan dirinya , maka kalian semua wajib memperingatkan bos pengecut kalian untuk tidak lagi mengganggu kekasih ku Arimbi, tapi... jika dia masih juga mengganggu kekasih ku, maka jangan salahkan aku jika aku akan menyerang markas milik kalian semua, ingat perkataan ku ini, aku Bara tidak akan main main dengan ancaman yang aku berikan, sekarang kalian pergilah dari kampungku, sebelum para warga datang untuk menyerang kalian semua"
Ucap Bara memberikan peringatan, setelah itu dia langsung membuang kampak dan pergi meninggalkan keenam preman yang sudah jatuh tidak berdaya....