
Tidak terasa pagi telah datang menyapa, dan saat ini Bara sudah terbangun dari tidurnya yang hanya beberapa jam saja..
Karena tadi malam Bara tiba di kamar kosan milik Bimo tepat pada pukul 3 pagi, sedangkan saat ini sudah pukul 7 pagi itu artinya Bara hanya menyempatkan tidur selama 4 jam saja..
"Huawaaa........... aku masih sangat mengantuk"
Ucap Bara sambil membaringkan kembali tubuh nya di atas ranjang milik sahabat nya Bimo
Membuat Bimo yang sudah siap dengan stelan jas nya itu pun langsung memukul Bara menggunakan sebuah bantal guling..
Bukk......
"Hey... kenapa kau memukul ku Bemo? "
Tanya Bara yang merasa sangat kesal
"Siapa suruh kau mencoba untuk tidur lagi, sedangkan saat ini sudah pukul tujuh pagi, apakah kau tidak mau segera membersihkan diri, dan bersiap siap mencari sarapan untuk pacar mu itu hah? "
Tanya Bimo yang tidak mau kalah..
Bara langsung tersadar dan terduduk di atas ranjang, seperti nya dia benar benar telah melupakan kekasih nya Arimbi yang sedang berada di dalam komar kos milik nya..
"Iya.. aku seperti nya telah melupakan kekasih ku Arimbi, bagaimana mungkin aku tidak mengingat jika aku telah memiliki seorang kekasih? "
Tanya Bara dengan dirinya sendiri..
"Iya... makan nya aku berniat mengingat kan mu, sekarang aku akan pergi bekerja ke perusahaan Tuan Abraham, sungguh aku benar benar merasa sangat senang karena bisa bekerja di perusahaan terkenal itu Bara"
"Benarkah...! aku rasa kau memang pantas bekerja di perusahaan tersebut Bemo, karena kau Adalah orang yang sangat jujur dan baik"
"Haha.. kau bisa saja sob, tapi.... aku masih sangat penasaran, kira kira siapa orang yang telah membantu ku untuk masuk kedalam perusahaan terkenal itu ya? mana mungkin jika ini semua terjadi karena sebuah kebetulan"
"Aku... aku juga tidak tahu Bimo, lagian kenapa kau harus merasa penasaran, anggap saja jika ini adalah rejeki untuk mu"
"Kau benar Bara.... seharusnya aku tidak boleh seperti ini, oya.. apakah kau tidak ingin aku bantu masukkan untuk bekerja juga di perusahaan milik tuan Abraham, aku yakin kau juga pasti akan di terima disana Bara"
Ucap Bimo membuat Bara langsung tersedak..
__ADS_1
"Uhuk.... uhuk..... kau ada ada saja Bimo, lihat aku sampai tersedak karena mu"
"Hah....! memang nya aku melakukan apa..! kau saja yang aneh.., lagian kenapa kau tidak mau bekerja di sebuah perusahaan, sepertinya kau sangat mencintai profesi mu sebagai seorang tukang ojek ya? "
Tanya Bimo dengan menatap heran
"Haha...... iya, bisa di bilang seperti itu Bimo, lagian aku tidak mau terlalu terikat dengan sebuah pekerjaan, aku lebih suka seperti saat ini saja "
"Iya... tapi kau tidak akan bisa maju Bara, apakah kau kira penghasilan ojek mu akan bisa untuk melamar kekasih mu itu? kau kan sudah memiliki seorang kekasih, aku yakin suatu saat nanti dia pasti akan meminta mu untuk menikahi dirinya"
"Baiklah... aku pasti akan mengikuti perkataan mu itu Bimo, sekarang kau pergi lah bekerja, karena aku akan segera mandi dan bersiap siap"
Ucap Bara mengusir Bimo secara halus...
Hingga detik kemudian kini Bimo telah pergi menggunakan motor milik nya,
Meninggal kan Bara yang merasa sangat bangga dengan dirinya sendiri..
Bara sudah bisa memasukkan Sahabat nya Bimo untuk bekerja di perusahaan milik papa nya, dan semua itu Pak Anton lah yang mengurus, agar Bimo tidak merasa curiga..
"Kau pantas mendapat kan pekerjaan yang layak Bimo, sekarang tugas ku sudah selesai, dan aku sudah membalas kebaikan mu itu dengan cara yang halus.., baiklah.. sekarang waktu nya untuk membersihkan diri"
*******
Sedangkan di tempat lain, tepat nya di dalam sebuah mobil mewah milik pria bernama Josep..
Saat ini pria itu bersama sang kekasih nya sedang membicarakan rencana yang sangat menguntungkan...
Diva telah mengajak pacar nya untuk bekerja sama dalam rencana pembunuhan terhadap putri Adi Sanjaya yang tak lain adalah Arimbi Sanjaya...
Bagi Diva, ini adalah sebuah kesempatan yang sangat bagus , menghabisi wanita itu saat berada jauh dari pantauan papa nya..
Karena Arimbi tidak memiliki pelindung apa pun, selain pria miskin yang berprofesi sebagai tukang ojek online..
"Jadi bagaimana menurut mu sayang? apakah kau sudah memiliki rencana yang bagus? "
Tanya Diva yang sudah duduk di atas pangkuan paha Josep...
__ADS_1
Josep yang mendengar pertanyaan dari kekasih nya itu pun, langsung mencium bibir Diva dengan beberapa kali lum*t*n
"Uhhhkkk..... kau sangat pintar ya sayang, selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan"
Ucap Diva yang sudah terlepas dari pangut*n tersebut...
"Tentu saja sayang, jika aku tidak pintar, mana mungkin aku bisa menjadi seorang pengusaha obat obatan terlarang, bahkan sampai saat ini tidak ada yang berani mengganggu bisnis ku itu Diva"
"Iya... aku akui kau memang lah sangat hebat kekasih ku, sekarang katakan kepada ku, apakah kau sudah memiliki rencana yang bagus untuk membunuh Arimbi? "
Tanya Diva menatap dengan mata tidak sabaran..
"Sudah... tapi..... apakah tidak terlalu sayang, jika kita menghabisi gadis itu begitu saja? aku rasa dia terlalu cantik untuk di musnahkan dengan cepat sayang"
"Apa maksud perkataan mu Josep....? apakah kau sedang memuji wanita sial itu saat ini? "
Tanya Diva dengan sangat marah...
Dia benar-benar tidak suka jika mendengar Kekasih nya mengatakan jika Arimbi adalah gadis yang cantik..
Josep langsung tertawa terbahak-bahak, entah mengapa dia sangat suka membuat Diva menjadi marah..
"Jangan marah sayang, aku hanya bercanda saja"
"Aku tidak suka Josep, aku tidak suka jika kau memuji wanita itu"
"Baiklah.... aku tidak akan memuji nya lagi, tapi... seperti yang aku katakan sebelum nya sayang, jika terlalu mudah membunuh Arimbi, seperti nya akan lebih seru jika kita memperkosa Arimbi lalu baru membunuh wanita itu"
"Memperkosa kata mu? lalu siapa yang akan melakukan nya? apakah kau Josep? "
"Tentu saja tidak sayang, aku mana level dengan wanita kurus seperti dia, aku akan menyuruh para anak buah ku untuk melakukan nya, kita buat dia menderita terlebih dahulu Diva, kalau bisa sampai menangis darah, bagaimana? "
Tanya Josep sambil mengedipkan sebelah mata nya..
Membuat Diva merasa sangat senang dan langsung memeluk pria tersebut dengan erat..
"Aku suka rencana mu itu sayang, terimakasih ya sayang ku"
__ADS_1
Kata Diva dan langsung menyerang kembali kekasih nya dengan sangat ganas tepat di dalam mobil tersebut, hingga mobil mulai terlihat bergoyang goyang dari arah luar