
"Cinta kau......!!!! "
Ucap Mario dan Bara secara bersamaan, sungguh mereka tidak pernah menyangka jika saat ini,
Penculik tersebut sudah babak belur dipukuli oleh Cinta , Leon terlihat terkapar lemas di atas ranjang dengan kedua tangan nya yang sudah terikat oleh tali kabel lampu..
Wajah nya telah lebam berdarah darah tidak berbentuk, karena terkena pukulan dari kaca lampu yang sudah pecah tepat dikepala Leon..
Begitu juga dengan baju Leon, pria itu sudah sangat mirip seperti seorang gembel yang berpakaian compang camping, karena baju nyasar sudah koyak tidak berbentuk,
Sungguh Mario dan juga Bara langsung menelan ludah dengan kasar, saat menyaksikan kejadian yang menimpa diri Leon
"Astaga Mario , aku sungguh salut dengan istri mu, sepertinya dia lebih hebat dari pada dirimu bro"
Ucap Bara yang langsung menyadarkan lamunan Mario
Mario sekali lagi mencoba mengerjap ngerjapkan kedua matanya, bagaimana mungkin wanita yang dia nikahi ternyata adalah seorang wanita yang sangat ganas..
Untung saja selama ini Mario selalu menuruti apa perintah dari istri nya tersebut, jika tidak,... sudah bisa dipastikan, jika dia duluan yang akan mengalami nasib mengenaskan seperti itu..
Glekkk....
Mario mencoba menelan ludah nya dengan kasar, sungguh... istri nya saat ini berubah tampak sangat menyeramkan..
"Sayang..... aku datang untuk menyelamatkan mu"
Ucap Mario dengan pelan, dia takut jika Cinta malah marah kepada nya karena sudah datang terlambat,
Cinta yang melihat kedatangan suami nya itu pun, langsung berlari seperti film ala ala india, doa sungguh merasa bahagia karena telah di jemput oleh suami nya tersebut..
Apa lagi, terlihat jelas di kedua manik Cinta, penampilan sang suami yang sudah berlumuran darah dipakaian yang dia kenakan, itu artinya Mario telah berusaha dengan sangat keras melumpuhkan para anak buah Leon hanya demi menyelamatkan dirinya..
"Suamiku... akhirnya kau datang juga, aku sungguh bahagia melihat nya"
Ucap Cinta langsung memeluk tubuh Mario seperti seekor kukang..
Mario benar-benar merasa sangat terkejut, ternyata istri nya tidak marah sedikit pun dengan nya..
Mario mulai membalas pelukan Cinta dan memutar mutar tubuh mereka berdua, persis seperti di drama india..
"Sayang... maafkan aku, maaf karena aku sudah terlambat menyelamatkan mu, apakah kau tidak apa apa sayang? apakah pria bajingan itu sampai menyentuh mu sayang? ayo katakan kepada ku? "
Tanya Mario sambil menatap wajah Cinta dengan tatapan khawatir..
"Tidak.. dia tidak menyentuh ku sayang, memang sih awalnya dia mengajak ku untuk bermain di atas ranjang, dan aku langsung menyetujui ajakan nya tersebut"
__ADS_1
"Apa.....!! jadi kau menerima ajakan Leon untuk bermain di atas ranjang begitu? "
Tanya Mario dengan perasaan kesal, sedangkan Bara langsung menggeleng gelengkan kepala nya setelah melihat drama dari kedua manusia tersebut
"Iya sayang..., kami bermain di atas ranjang dengan sangat hot, dan lihat lah, dia sampai lemah lunglai seperti itu, karena tidak bisa menandingi kehebatan ku , dan sekarang aku akui, jika hanya kau saja lah yang bisa menyamai diri ku sayang, aku tidak suka dengan pria yang lain nya dan mulai sekarang aku ingin mengaku jika aku sudah sangat jatuh cinta kepada mu suamiku "
Ucap Cinta dengan tersenyum, membuat Mario merasa syok dengan pengakuan dari istri nya tersebut
Apakah benar jika istri nya sudah mulai mencintai dirinya, sungguh Mario sangat bahagia mendengar kenyataan tersebut.
"Benarkah kah yang kau katakan ini sayang? kau tidak sedang membohongi ku kan? "
"Tentu saja tidak, memang nya kapan aku membohongi mu suami ku, sekarang ayo beri pelajaran kepada pria itu karena dia lah pria yang sudah mengambil keperawanan ku sayang"
"Apa.....!! jadi maksud mu, dia lah mantan kekasih mu dahulu yang sudah memaksa mu untuk melakukan hubungan intim? "
Tanya Mario kembali dengan pertanyaan yang lebih mengejutkan
"Iya kau benar sayang, dan aku ingin jika kau membalas perbuatan nya itu"
"Kurang ajar...., dasar pria bajingan, untung saja istri ku tidak sampai hamil,sekarang kau harus mendapatkan pelajaran dari ku Leon sialan"
Teriak Mario yang sudah berdiri mendekati tubuh Leon,
Pria itu langsung menarik Leon hingga terjatuh dari atas ranjang, Leon terkapar di atas lantai, dengan menjerit kesakitan...
Tanya Mario yang sudah membalikkan tubuh Leon agar bisa menatap wajahnya,
Leon mulai membuka mata nya dengan perlahan...
Hingga detik kemudian, dia dikejutkan dengan kehadiran wajah seorang pria yang familiar bagi nya,
Dan pria itu adalah seorang ketua mafia dari kalangan atas, sungguh Leon benar-benar merutuki kebodohan nya tersebut, dan sekarang nikmati lah kematian yang akan menimpa dirinya..
"Kau..... Tuan Mario"
"Cih... dasar preman Jalanan, bisa bisa nya kau menculik istri ku dan hampir saja menodai dirinya, lalu di masa lalu, kau juga yang telah merenggut kesucian dari istri ku, apakah kau tidak punya otak preman sialan, kau pantas untuk aku siksa sebelum mati Leon"
Teriak Mario dengan sangat marah, membuat Leon merasa sangat ketakutan...
"Aku mohon, jangan bunuh aku tuan, aku sungguh minta maaf"
"Cih.. sekarang kau baru berlagak takut, siapa suruh kau telah menculik istri ku, aku tidak akan mengampuni mu Leon"
Srekkk....
__ADS_1
Mario mulai mengeluarkan pedang nya tepat di tubuh Leon, membuat pria itu langsung menjerit dengan kesakitan..
"Akhhh...... ampun tuan, aku mohon ampuni aku"
"Itu balasan karena kau sudah berani menyentuh istri ku"
Srekkk kkk.....
"Itu balasan karena kau sudah mengambil kehormatan istri ku di masa lalu, "
Srekkk.....
"Dan itu balasan karena kau sudah berani berniat menodai istri ku bajingan"
Darah segar mulai mengalir dari tubuh Leon yang terluka karena besetan sebilah pedang,
Leon benar-benar sudah sangat kesakitan, membuat Bara yang melihat nya merasa tidak tega..
"Mario, habisi saja dia sekarang, aku rasa dia sudah sangat kesakitan"
"Baiklah... aku akan segera mengakhiri hidup nya"
Jawab Mario mengambil ancang ancang..
Hingga detik kemudian..
Crukkkkkk.....
Pedang panjang nan tajam milik Bara sudah menembus tepat diperut Leon,
Membuat pria itu langsung batuk darah dan memejamkan mata nya..
Cinta sudah membalikkan tubuhnya sedari tadi, dia sungguh tidak tega melihat orang di bunuh..
"Sekarang semua sudah selesai, semoga kau bisa masuk kedalam syurga Leon"
Ucap Mario dan langsung membuang pedang itu dan membalikkan tubuhnya melangkah mendekati Cinta..
"Maaf jika aku sangat sadis Cinta, tapi ini lah dunia ku, aku sangat tidak suka jika ada yang mengganggu ku Cinta"
"Baiklah aku bisa mengerti sayang, jika begitu ayo sekarang kita kembali, aku takut jika Arimbi merasa khawatir saat ini"
"Oiya... aku kan telah meninggal kan nya sendiri didalam Villa, ayo kita segera pulang"
Ajak Bara yang berlari dengan kencang keluar dari villa tersebut..
__ADS_1
Dan mereka mulai meninggal kan Villa yang sangat menyeramkan itu...