Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya

Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya
Berita yang mengejutkan


__ADS_3

Tepat pukul 7 pagi, mereka semua kini sudah berkumpul di meja makan, terlihat banyak makanan yang disajikan oleh Cinta dan juga Mario, membuat Arimbi merasa sangat terkesan


"Cinta,apakah ini semua kau yang memasaknya? " tanya Arimbi menatap kearah Cinta


Cinta langsung menganggukkan kepalanya sambil menyunggingkan senyuman manis


"Ini spesial untuk mu Arimbi, agar kesehatan mu bisa pulih kembali, jadi aku membuat kan mu banyak makanan sehat"


"Terimakasih ya Cinta, kau benar-benar sahabat terbaik ku" puji Arimbi tersenyum


"Iya, kau juga adalah sahabat terbaik ku Arimbi, jika begitu sekarang ayo kita nikmati sarapan pagi nya"


"Baiklah... selamat makan semuanya" ajak Arimbi , membuat mereka bertiga tersenyum mengiyakan


Dan acara sarapan pagi pun terjadi dengan begitu menyenangkan, Arimbi mulai makan dengan lahap agar tubuh nya bisa kembali fit kembali,


Hingga beberapa menit kemudian, kini mereka sudah selesai menyantap semua makanan yang tersaji di atas meja makan, dan yang paling banyak menghabiskan makanan tersebut adalah Mario dan juga cinta,


Sungguh mereka itu adalah sepasang suami istri yang sangat serasi, karena mempunyai sifat dan hoby yang sama,


Arimbi dan Bara tersenyum lucu melihat tingkah mereka berdua, yang mampu membuat suasana menjadi ramai dan penuh canda tawa..


Hingga akhirnya Cinta mulai mengeluarkan suaranya kembali..


"Arimbi... apakah kau sudah lebih baik saat ini? "


"Iya, aku sudah lebih baik kok Cinta? memang nya kenapa? apakah kalian berdua ingin mengajak ku untuk berjalan jalan? " tanya Cinta tersenyum..


Cinta dan Mario langsung saling menatap antara satu sama lain, mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk menyampaikan kepulangan mereka kepada Arimbi


Bara yang melihat hal itu pun langsung berusaha membantu mereka berdua..


"Sayang.... sebenernya Cinta dan Mario mereka akan segera kembali ke negara kita sayang" ucap Bara membuat Arimbi merasa sangat terkejut..


"Apa...! kenapa mereka mau kembali sayang , apakah kau yang menyuruh mereka untuk pulang duluan? " tanya Arimbi menatap curiga..


"Tidak, mana mungkin aku melakukan hal itu sayang, tapi... Mario memang harus kembali duluan karena dia memiliki pekerjaan yang sangat penting di sana"

__ADS_1


"Apakah lebih penting dari pada acara bulan madu ini Mario? bukan kah kau sudah berjanji akan melakukan bulan madu sampai Cinta hamil juga, jika kalian pulang, itu artinya perjodohan akan batal bukan? " tanya Arimbi memasang wajah penuh kekecewaan,


Dan tentu saja mereka bertiga langsung menatap kearah Arimbi dengan sangat penasaran.


"Kenapa harus batal Arimbi? " tanya Cinta


"Tentu saja batal, karena belum tentu kau akan segera hamil, karena suami mu tidak fokus dalam program pembuatan bayi nya, dia pasti akan sangat sibuk nantinya Cinta, bahkan untuk menghabiskan waktu berdua dengan mu pun, dia tidak akan bisa, apa lagi untuk mengajak mu bercinta" jelas Arimbi dengan tatapan menyedihkan


Membuat Mario yang mendengar penuturan tersebut langsung tertawa dengan lucu


"Hahaha... Arimbi.. sungguh kau sangat lah lucu, bisa bisa nya kau memikirkan kegiatan kami di atas ranjang" ucap Mario yang langsung mendapatkan timpukan sendok dari Bara..


"Sakit tau, kenapa kau malah menimpuk ku dengan sendok"


"Itu karena mulut mu sudah lancang menertawakan istri ku, apakah kau tidak lihat jika saat ini istri ku sedang merasa sedih? " ketus Bara kepada Mario..


Hingga detik kemudian, Mario langsung mendapatkan cubitan maut dari istri nya sendiri,


"Awww.... kenapa kau juga malah ikut ikutan mencubit ku sayang? apakah kau juga marah sama seperti Bara? " tanya Mario memasang wajah sedih


"Baiklah... aku minta maaf karena sudah menertawakan perkataan Arimbi, tapi.. satu hal yang perlu kau ketahui Arimbi, jika aku dan Cinta tidak perlu bulan madu yang terlalu lama hanya untuk membuat seorang anak, karena kami bisa melakukan nya dimana pun, contohnya, di kantor, di dapur, di atas meja, di toilet juga bisa, jadi kau jangan takut soal pembuatan bayi yang akan menjadi menantu mu kelak ya Arimbi yang cantik, aku jamin ketika kau hamil , pasti Cinta juga akan hamil sama seperti mu"jelas Mario membuat mereka bertiga langsung membuka mulut dengan menganga...


Dasar Mario tidak waras, bisa bisa nya dia mengatakan hal seperti itu kepada Arimbi yang masih dalam level polos..


"Memang nya bisa ya main di tempat seperti itu? "tanya Arimbi yang kembali membuat mereka terkejut..


Sedangkan Mario mulai tertawa terbahak bahak sambil menjawab pertanyaan dari istri sahabat nya tersebut..


" Hahahha...... kau sungguh lucu Arimbi, seperti nya Bara belum terlalu banyak mengajari mu ya, dasar pria tidak berpengalaman, Arimbi... kau harus tahu, jika bermain selain di atas ranjang itu lebih asyik dan juga menantang, jadi kau harus mengajak Bara untuk mencoba nya Arimbi "


"Benarkah... sayang... ayo kita mencoba nya" ucap Arimbi kepada Bara, membuat Bara tersenyum dengan kecut..


"Baiklah.. kita pasti akan mencoba nya sayang, sekarang biarkan mereka bersiap siap untuk pulang ya, agar kita bisa lebih leluasa berada di villa ini"


"Tidak... aku tidak mau berada disini lagi,bagaimana jika kita ikut pulang saja, aku juga sudah bosan berada disini"


"Tapi.. sayang....!!!

__ADS_1


" Sayang.. ayo lah, lagian kita bisa bermain dimana pun seperti yang Mario ucapkan, lagian aku tidak suka keadaan yang sepi" ucap Arimbi merayu Bara,


Membuat pria itu langsung menatap kearah dua manusia tersebut..


Cinta yang melihat kepanikan dari raut wajah Bara pun mulai mengeluarkan handphone yang ada dikantong celana Mario,


Membuat kedua pria itu langsung terkejut dan bangun dari kursi mereka..


"Cinta apa yang kau lakukan? " tanya Bara membulat kan matanya..


"Maaf Bara , tapi menurut ku kita tidak bisa menyembunyikan masalah ini dari Arimbi, karena dia berhak untuk mengetahui nya Bara"


"Cinta..., bukan kah kita sudah sepakat untuk menutupi masalah ini dari Arimbi! " teriak Mario kepada istri nya..


Membuat Arimbi merasa curiga dengan mereka bertiga..


"Tunggu... sebenarnya apa yang sedang kalian bertiga rahasiakan dari ku? apakah kalian mulai tidak jujur kepada ku, ? " tanya Arimbi memasang wajah kecewa,


Arimbi langsung pergi dari ruang makan tersebut, membuat Bara dan yang lain nya mengejar Arimbi dengan cepat,


"Sayang... tunggu, kau jangan marah kepada ku,aku mohon" cekal Bara memegang tangan Arimbi..


Membuat Arimbi terpaksa menghentikan langkahnya dan menatap mata Bara dengan tatapan nanar..


"Arimbi , aku akan memberitahu mu apa yang sebenarnya terjadi, tapi kau harus percaya kepada Bara apapun yang terjadi, karena dari semua orang di dunia ini, kau lah yang paling mengenal suami mu sendiri bukan" Ujar Cinta mencoba menjelaskan


"Baik aku pasti akan percaya dengan suami ku"


"Baiklah, sekarang baca lah berita ini, dan kau jangan pernah percaya dengan berita yang kau lihat itu Arimbi"


Arimbi mulai mengambil handphone yang diberikan oleh Cinta, dan dia mulai melihat isi berita yang ada didalam handphone tersebut


"Bara Abraham telah menghamili wanita bernama Mischa,hingga wanita itu melahirkan seorang putra yang tak di akui oleh Bara Abraham,"


Degghh.....


Arimbi benar-benar merasa sangat terkejut dengan pemberitaan tersebut, dan dia mulai menatap wajah Bara dengan tatapan nanar....

__ADS_1


__ADS_2