
Tepat pukul 11 malam mereka berempat sudah tiba dirumah mewah milik papa Abraham, dan tentu saja kedatangan mereka langsung disambut hangat oleh pria berusia 60 tahun tersebut
Apalagi ini adalah kali pertama nya untuk sang putra kembali kerumah mewah tersebut, setelah beberapa bulan lamanya, Bara di usir dan diperintahkan pergi dari rumah itu..
Jadi khusus untuk malam ini, tuan Abraham sengaja memasak hingga banyak untuk menyambut kepulangan putra serta kedatangan menantu nya yang tak lain adalah Arimbi,
Dengan semangat 45 ,papa Abraham menyuruh para koki untuk membuatkan banyak makanan lezat dan juga berbahan paling nomor satu..
Hingga detik kemudian, kini Papa Abraham langsung tersenyum dengan senang, saat melihat sebuah mobil yang berhenti didepan rumah milik nya
Papa Abraham berlari untuk mendekati mobil tersebut, karena sudah tidak sabar ingin memeluk tubuh sangat putra..
"Papa!" panggil Bara dengan kuat, membuat pria tua itu merasa sangat bahagia .
"Bara, akhirnya kamu kembali kerumah ini juga nak" ucap papa Abraham merentangkan kedua tangan nya
Dan selanjutnya pelukan hangat serta rasa rindu yang besar langsung dituang kan didalam diri mereka berdua, dengan memberikan pelukan dan rasa rindu yang sudah sangat menggebu.
Bara memeluk papa nya dengan sangat erat, membuat ketiga orang yang berada dibelakang dirinya merasa ikut terharu,
Bahkan tanpa Arimbi sadari, kini wanita itu sudah meneteskan air mata nya, karena ikut merasakan kebahagiaan tersebut..
"Apakah kau sehat nak?" tanya papa Abraham setelah melerai pelukan nya
"Tentu saja aku sehat pa, memang nya aku sakit apa! " jawab Bara sedikit kesal
Membuat pria tua itu langsung tertawa dengan cekikikan,
"Hahah... kau tetap tidak berubah ya Bara, masih sama seperti dulu, oya.. dimana menantu kesayangan ku, apakah dia tidak ingin menyalami mertua nya ini" sindir papa Abraham melirik ke arah Arimbi
Tentu saja hal itu membuat Arimbi tersenyum dengan malu, dan dengan cepat wanita itu langsung melangkah kan kaki nya mendekati sangat mertua
__ADS_1
"Selamat malam papa, senang bisa bertemu dengan papa kembali" sapa Arimbi mencium tangan papa Abraham
Papa Abraham langsung mengelus kepala Arimbi dengan sayang, akhirnya dia bisa mendapatkan seorang anak perempuan,
"Papa juga sangat senang bisa bertemu dengan mu lagi nak, oya bagaimana dengan acara bulan madunya, apakah berjalan dengan lancar? " tanya papa Mario ramah
"Emmm.. semua berjalan dengan lancar pa, tapi kami harus pulang dengan mendadak karena ada masalah dengan suami ku, apakah papa tahu tentang berita tersebut pa? "
"Tentu saja papa tahu, dan papa sengaja membiarkan nya saja, agar anak pembuat onar itu bisa dewasa dan mampu untuk membereskan nya" Jawab papa Abraham yang membuat Bara merasa sangat terkejut
"Jadi papa sengaja membiarkan berita itu tersebar dinegara ini? apakah papa tidak marah karena nama ku sudah dibuat jelek oleh mereka? " tanya Bara dengan nada yang kesal
"Itu bukan urusan ku Bara, karena setiap apa yang kau tanam dimasa lalu pasti kau juga yang akan menuai nya, jadi ini lah balasan dari perbuatan buruk mu dimasa lalu Bara, kau harus bisa membersihkan nama mu dan menemukan dalang dibalik berita palsu itu, apakah kau mengerti Bara" jelas papa Abraham dengan sangat tegas
Membuat Bara tidak berani untuk menjawab kembali
"Aku mengerti papa"
"Bagus, jika begitu ayo kita masuk kedalam, dan kau Mario, ajak lah istri mu masuk juga, kita akan makan malam bersama" Ajak papa Abraham sambil menatap ke arah Mario dan juga Cinta
"Hem.. Arimbi ayo ikut dengan papa, malam ini kau telah menjadi putri papa" ajak papa Abraham merangkul bahu Arimbi
Membuat Bara menjadi kesal dan juga tidak Terima, dengan cepat pria itu mengejar
langkah sang papa dan Arimbi yang telah masuk kedalam rumah mewah tersebut
"Tunggu pa, kenapa papa malah merangkul istri ku, apakah papa juga menyukai Arimbi? jika memang menginginkan seorang wanita, kenapa kau tidak menikah saja pa, jangan malah mengganggu istri ku"
"Diam kau Bara, mulut mu benar benar berisik" ucap papa Abraham kepada Bara, tanpa membalikkan tubuh mereka kearah belakang
Hingga tak lama kemudian, kini mereka mulai menyantap makanan yang sangat lezat tersebut hingga habis tak tersisa
__ADS_1
Papa Abraham merasa sangat senang, karena dia bisa memiliki sebuah keluarga yang benar-benar tulus menyayangi dirinya..
"Sungguh, aku merasa sangat bahagia saat ini, karena putra ku sudah menemukan pendamping hidup yang sangat baik seperti Arimbi, begitu juga dengan Mario dan Bimo, mereka adalah seorang sahabat yang tulus berteman dengan Bara, tidak seperti Panji dan Andre" gumam papa Abraham sambil mengunyah makanan didalam mulut nya..
Cinta dan Mario tampak heboh seperti biasanya, mereka selalu ribut saat sedang melakukan acara makan,
Dan hal itu benar-benar membuat papa Abraham ikut tertawa dengan lucu
"Aku sungguh terhibur dengan kalian semua, kalau bisa tinggal lah dirumah besar ku ini, agar aku tidak sendirian lagi disini" ucap papa Abraham kepada mereka berempat
"Iya, benar yang dikatakan oleh papa, aku juga setuju jika Cinta dan Mario tinggal dirumah ini" Jawab Arimbi menimpali,
Membuat Bara hanya terdiam membisu, dia mana berani untuk menyangkal perkataan istri nya tersebut
Sedangkan Mario, tidak bisa menerima penawaran itu, karena dia sudah berniat ingin mengenalkan Cinta kepada seluruh keluarga besar milik nya..
"Maaf paman, dan Arimbi, tapi aku dan Cinta akan kembali kerumah keluarga ku, lagian aku juga belum pernah mengenal kan dirinya kepada seluruh keluarga besar ku, "
"Iya, benar yang dikatakan oleh Mario , aku juga sangat ingin mengenal keluarga suami ku dengan baik, "
"Ya sudah jika itu keputusan kalian berdua, tapi.. kita harus sering bertemu ya, terutama untuk menyusun rencana memberikan pelajaran kepada wanita j*l*ng bernama Mischa" ucap Arimbi kepada Cinta
"Baiklah... mulai besok kita akan bertemu kembali" Jawab Cinta sepakat
Papa Abraham yang mendengar rencana dari menantu nya itu pun,sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Arimbi
Karena baginya menantu dari keluarga Abraham harus mempunyai keberanian dan juga kekuatan, agar bisa disegani oleh para wanita yang ingin mengganggu keharmonisan rumah tangga mereka..
Arimbi akan membuat para wanita takut jika ingin mendekati suaminya Bara, karena setiap pria yang sukses dan juga kaya, pasti akan mendapatkan cobaan dari godaan para wanita
"Bagus,papa sangat mendukung rencana mu itu Arimbi, dan papa akan memberikan mu hadiah sebongkah emas 600 gram jika kau bisa mengalahkan wanita itu" ucap papa Abraham yang membuat Arimbi dan Cinta menatap tidak percaya..
__ADS_1
"Apakah papa sedang mengeprank ku pa? " tanya Arimbi penasaran
"Tentu saja tidak, papa serius Arimbi" jawab papa meyakinkan, membuat Arimbi langsung berjingkrak dengan sangat bahagia..